Mumpung Kuliah di Eropa, Pria Ini Traveling ke 40 Negara

Siapa di antara kamu yang sedang berjuang untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri? Jangan patah semangat ya kalau gagal meskipun sudah mencoba berkali-kali. Nah, Travelingyuk menghadirkan satu sosok yang inspiratif banget. Pria ini beruntung banget deh. Selain berhasil belajar ke kampus idaman, Angga Dwi Putra juga punya kesempatan untuk traveling ke ratusan kota di 40 negara yang dikunjunginya. Simak cerita lengkapnya yuk!

Mengajak Orang Lain Punya Impian yang Sama

Liburan ala Angga Dwi Putra [dok.Angga]
Dalam blog pribadinya, lulusan Universitas Indonesia ini menyebutkan jika salah satu kunci kesuksesan adalah doa orang tua. Dengan perjalanannya selama ini serta mengalami banyak hal di negeri orang, Ia begitu lihai menginspirasi lewat kata-kata. Mengajak siapapun untuk punya mimpi menjelajahi dunia. Kini sudah lebih dari 40 negara dan 270 kota ia datangi. Menakjubkan dan keren bukan?

Angga Dwi Putra di Kenya [dok.Angga]

Berangkat dari Sebuah Buku

Liburan ala Angga Dwi Putra di Spanyol [image dok.Angga]
Kalau sudah rezeki memang tidak akan ke mana. Saat kebanyakan orang berusaha menimbun uang untuk bisa keliling dunia, Angga bisa melakukannya tanpa menggunakan biaya sendiri. Bagaimana bisa? Jawabannya ada pada beasiswa S2 di Universitas Sorbonne Prancis yang ia dapatkan. Kesempatan menimba ilmu dan bonus keliling dunia, siapa yang mampu menolaknya? Angga menceritakan bahwa ia terinspirasi dari Buku Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata. Cerita-cerita tentang kemegahan Eropa tidak hanya menggerakkan hati, tapi juga raganya untuk mulai berusaha mendapatkan beasiswa.

Liburan ala Angga Dwi Putra [image dok.Angga]

Paris, Kota Sejuta Cerita

Angga menyempatkan diri menonton pertandingan bola favoritnya [dok.Angga]
Usaha Angga yang sempat gagal sampai 13 kali mengikuti tes untuk mendapatkan beasiswa, akhirnya berbuah manis. Ia akhirnya mendapatkan beasiswa di Universitas Sorbonne, Paris. Tidak seindah yang dibayangkan Angga tentang Paris yang indah. “Semuanya mahal, banyak copet, orangnya judes-judes, nggak ada mie tek-tek, jauh dari keluarga, banyak deh masalah. But still, Paris is Paris,” kata Angga dilansir dari blog pribadinya bosspacker.weebly.com. Meski begitu, tetap ada sisi manis yang pasti selalu dikenang oleh Angga, seperti ketika ia menikmati senja di puncak Menara Eiffel, menyaksikan kabaret di Moulin Rouge, melihat pertandingan sepak bola, hingga naik velib atau sepeda gratis di akhir pekan

Angga di Mykonos [dok.Angga]

Waktu yang Tepat Liburan di Paris

Angga di Putra di sekitar Menara Eiffel [image dok.Angga]
Sepanjang waktu Paris selalu seru. Nah, kalau kamu datang sekitar tanggal 14 Juli bakalan berhadapan dengan banyak sekali acara meriah di kota mode dunia ini. Pasalnya, waktu itu adalah perayaan kemerdekaan Prancis. “Perayaan kemerdekaan Paris setiap tanggal 14 Juli. Nah disitu banyak banget acara. Ada parade militer sepanjang Champs Elysees. Tapi yang paling dinanti, pesta kembang api di Eiffel. Bagus banget. Ribuan orang yang nonton, jadi harus datang dari sorean biar dapat tempat,” tambah Angga.

Angga Dwi Putra di Paris [dok.Angga]
Liburan bisa dengan cara apa saja, sambil belajar terus keliling dunia seperti Angga Dwi Putra tentu boleh dicoba. Sekali lagi, semuanya butuh usaha dan doa. Semoga cerita ini bisa jadi inspirasi untuk kamu ya!

Tags
Indonesia prancis traveler
Share