Kota yang Jadi Saksi Bisu Kehidupan BJ Habibie, Mana Saja Ya?

Mantan presiden Indonesia ke-3 yakni BJ Habibie telah tutup usia setelah melawan penyakitnya untuk beberapa lama. Tepatnya pada tanggal 11 September 2019 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Oleh karenanya, Travelingyuk akan mengulas kota yang menjadi saksi bisu kehidupan BJ Habibie. Mulai dari tempat kelahiran sampai beliau menghembuskan nafas terakhir. Berikut uraiannya.

Parepare yang Jadi Tanah Kelahirannya 

kehidupan BJ Habibie
Monumen Cinta Sejati BJ Habibie via instagram/hendra.manggala

Tempat pertama yang menjadi saksi hidup BJ Habibie adalah Parepare, Sulawesi Selatan. Beliau lahir di sana pada tanggal 25 Juni 1936. Ia bersama keluarganya menghabiskan masa kecilnya di kota tersebut, kira-kira sampai BJ Habibie mengenyam pendidikan SMP.

Meskipun tergolong singkat, warga Parepare sampai saat ini begitu menyayangi Bapak Teknologi tersebut. Bahkan, masyarakat setempat membuat wisata yang dipersembahkan untuk BJ Habibie yaitu Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun. Juga sebagai kado pernikahan lelaki cerdas satu ini yang ke 53 tahun.

Melanjutkan Pendidikan di Kota Bandung 

kehidupan BJ Habibie
Institut Teknologi Bandung via instagram/pasaribuivan

Bandung, menjadi kota kedua yang dijajaki oleh BJ Habibie. Ini dimulai ketika sang ayah meninggal dunia, sehingga beliau bersama keluarganya berpindah ke Bandung. Akhirnya, pria yang akrab disapa Rudy ini melanjutkan pendidikan di Gouverments Middlebare School. Kemudian kuliner di Institut Teknologi Bandung dengan mengambil Jurusan Teknik Mesin.

Di Bandung pulalah BJ Habibie menemukan cinta sejatinya, Hasri Ainun Besari. Tak butuh waktu lama, keduanya pun menikah dan memutuskan untuk pindah ke Jerman. Ini dilakukan karena pria yang hobi membaca ini ingin meneruskan kuliah doktornya.

Kuliah dan Bekerja di Aachen 

kehidupan BJ Habibie
Kuliah sambil kerja di Aachen via instagram/aachendeutschland

Pria keturunan Gorontalo ini melanjutkan kuliah di Rhein Westfalen Aachen Technisce Hochschule (RWTH) Aachen, Jerman. Di samping itu, ia juga bekerja karena harus membiayai kuliahnya.

Meskipun dirundung kegiatan yang padat, BJ Habibie berhasil meraih predikat lulusan terbaik di universitasnya. Alhasil, dirinya bisa bekerja di  industri kereta api Firma Talbot di Jerman.

Tak puas dengan S2, BJ Habibie bersemangat kembali meneruskan kuliah di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachen. Lagi-lagi dirinya mendapat predikat lulusan terbaik dengan rata-rata 10.

Berkarir dan Hidup dengan Keluarga Kecilnya di Hamburg 

Berkarir di Hamburg via instagram/hamburg

Setelah lulus, BJ Habibie melanjutkan karirnya di Messerschmitt-Bolkow-Blohm, yang merupakan perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman. Di momen-momen inilah, anak dari pakar pertanian tersebut kembali ke Indonesia untuk menikahi Ibu Ainun dan kembali lagi ke Hamburg. Dua sejoli itu pun akhirnya dikaruniai dua orang anak, yakni Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Jakarta, Menjadi Kota Awal BJ Habibie Dikenal Indonesia 

Menjabat menteri hingga presiden di Jakarta via shutterstock

Berkat kecerdasannya, BJ Habibie disuruh oleh Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia. Tujuannya adalah untuk menobatkan ayah dari dua anak ini sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Pembangunan. Sejak saat itulah, seluruh warga Indonesia mengenalnya dan menjulukinya sebagai Bapak Teknologi.

Di kota ini juga, BJ Habibie diperintahkan untuk menggantikan kedudukan Soeharto sebagai presiden Indonesia. Tapi, masa pemerintahan pria cerdas ini tidak berlangsung lama. Hanya sekitar 1,5 tahun.

Batam yang Diubah Menjadi Kota Modern

Jembatan Barelang via Shutterstock
Jembatan Barelang via Shutterstock

Kota terakhir yang menjadi saksi kehidupan mantan presiden Indonesia ini adalah Batam. BJ Habibie telah mengadakan perubahan besar terhadap kota ini agar menjadi lebih maju dan modern. Salah satu buktinya adalah Jembatan Barelang yang dibangun oleh BJ Habibie. Sekarang, jembatan tersebut menjadi ikon dari Kota Batam.

Itulah tadi kota yang menjadi saksi bisu kehidupan BJ Habibie. Sepertinya, tak ada satupun wilayah yang ditinggalkan begitu saja olehnya. Mantan presiden ini pasti meninggalkan jejak dalam berbagai rupa, dan tentu akan selalu mengingatkan warga setempat kepada jasa-jasanya. Selamat jalan Pak BJ Habibie, terima kasih atas semua ilmu dan jasa yang telah kau berikan kepada Indonesia.

Tags
Indonesia kehidupan BJ Habibie news
Share