Karst Sangkulirang, Perpaduan Destinasi Wisata Alam Dengan Wisata Pra Sejarah

Advertisement

Alam Kalimantan memang patut diacungi jempol untuk alami dan naturalnya. Bagaimana tidak, banyak destinasi wisata alam yang sangat tersembunyi bahkan sebagian belum terjamah oleh manusia. Hal ini menjadi garis utama jika pulau Kalimantan masuk dijajaran pulau terbesar didunia yang dimiliki oleh tiga negara sekaligus. Ada beberapa keunikan di pulau Kalimantan ini salah satunya adalah munculnya bebatuan krast yang dibentuk ribuan tahun lamanya. Pulau Kalimantan adalah salah satu kawasan yang dulunya berada didasar laut, dan kemudian terangkat dan mengeras secara alami.

Pegunungan karst ini memiliki keunikan sendiri, baik jika dilihat secara fisik maupun keragaman hayatinya. Pegunungan Karst Sangkulirang di Kalimantan Timur ini contohnya, karena keunikannya situs ini masuk ke dalam Anugerah Pesona Indonesia 2017. Secara pengetahuannya, Krast adalah sebuah permukaan bumi yang berbentuk cekungan-cekungan, bukit-bukit kecil, sungai bawah tanah, dan juga gua.

Kawasan Bentang Alam Karst Kalimantan ini mulai dilingdungi oleh pemerintah setempat akan kelestariannya. Walaupun namanya belum seterkenal destinasi wisata alam lain, namun fakta Karst Sangkulirang yang memukau tidak bisa diabaikan begitu saja. Dan seperti apa keindahan lainnya di Kawasan Batuan Karst Sangkulirang ini?

salah satu bibir goa terbesar di kawasan Karst Sangkulirang. Foto via kutaitimur.com

Kediaman Suku Dayak Basap

Suku Dayak merupakan suku terbesar asli Kalimantan, dan dikawasan pegunungan Karst ini terdapat suku dayak Basap yang mendiaminya. Masyarakat suku tersebut menempati desa atau dusun-dusun kecil yang tersebar di sekitar kawasan Karst Sangkulirang. Selain destinasi wisata alam, tempat ini juga bisa menjadi destinasi wisata budaya. Dimana kamu bisa melihat dan berinteraksi lebih dekat dengan salah satu suku di Indonesia ini.

Suku Dayak Basap salah satu suku pedalaman yang mendiami Karst Sangkulirang

Hiasan Goa Yang Menakjubkan

Kawasan ini mempunyai beberapa bagian yang berupa puluhan goa berlorong panjang. Bukan hanya goa biasa, karena goa-goa di sini dihiasi oleh ornamen stalaktit dan stalakmit yang luar biasa mengagumkan. Sedangkan, flowstone yang berjajar indah memancarkan kristal kalsit yang pasti memukau mata siapapun yang datang. Kamu bakal enggan pulang saat menikmatinya.

Goa diarea kawasan Karst Sangkulirang yang mankjubkan. Foto via merdeka.com

Potensi Alam Luar Biasa Indah

Kawasan ini terdapat hutan kayu, batuan mineral, dan yang lebih menjajikan adalah adanya sarang burung wallet. Bukan hanya itu saja, keanekaragaman faunanya pun sangat  berlimpah, beberapa hewan endemik tinggal dan berkembang biak di kawasan ini, salah satunya adalah orangutan.

Hewan endemik kawasan hutan lindung karst Sangkulirang yang lucu. Foto via grid.id

Kawasan Lindung

Beberapa waktu lalu dunia sempat menyatakan bahwa karst di seluruh dunia terancam punah. Karena itulah pemerintah daerah setempat berupaya untuk menjaganya dari kerusakan, sehingga ditetapkanlah kawasan ini sebagai kawasan lindung. Melalui perlindungan yang terorganisir, bukan tidak mungkin Karst Sangkulirang di masa depan akan ditetapkan sebagai kawasan warisan dunia yang berada di Kalimantan Timur. Tentu sebuah kekayaan yang tidak ternilai yang dimiliki oleh Indonesia.

Sungai di kawasan hutan Karst Sangkulirang yang asri dan alami. Foto via mongabay.com

Kawasan karst di sini banyak memberikan informasi mengenai jejak manusia purba yang dulu mungkin sempat menetap di goa-goa di kawasan Sangkulirang. Beberapa bukti yang tertinggal adalah gambar tangan, gambar perahu, dan beberapa gambar jenis binatang lain yang bisa dilihat hingga sampai saat ini di dinding-dinding goa. Konon lukisan yang ada di goa-goa tersebut sudah berusia sekitar 10.000 tahun sebelum masehi.

Selain ditemukan juga tulang, wadah yang terbuat dari tanah liat, dan beberapa peralatan yang terbuat dari batu yang konon adalah peninggalan manusaa purba. Wah keren banget ya! Tertarik datang ke tempat mengagumkan yang satu ini? Kamu bisa memulai perjalanan dari Kota Samarinda yang kemudian perjalanan di lanjutkan menggunakan bus atau kendaraan pribadi selama 8 hingga 9 jam melewati Sanggata dan Bengalon.

Advertisement
Tags
realita tempat wisata dunia Wisata Alam wisata alam Indonesia Wisata Kalimantan Wisata Pegunungan
Share