Kampung Naga, Wisata Budaya Unik di Tasikmalaya

Berkunjung ke Jawa Barat, ada banyak wisata alam yang bisa memanjakan mata Teman Traveler. Namun, rasanya takkan lengkap jika kalian tak mampir ke Kampung Naga, wisata budaya unik di Tasikmalaya. Masyarakat di pemukiman ini masih memegang teguh adat istiadat nenek moyang.

Kampung Naga dari kejauhan (c) Nurull Huda/Travelingyuk

Warga menolak intervensi dari pihak luar yang ingin mencampuri dan merusak kelestarian kampung. Warga setempat juga tak ingin tempat tinggal mereka dijadikan tempat wisata dan kehidupan mereka ditonton oleh para turis. Namun jangan khawatir, Teman Traveler masih bisa kok menikmati kearifan lokal di sini.

Mudah Ditempuh

Salah satu rumah penduduk (c) Nurull Huda/Travelingyuk

Terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kampung naga menempati sebuah lembah subur dengan perbatasan hutan keramat di manaterdapat makam leluhur masyarakat sekitar.

Kampung ini bisa ditempuh dalam perjalanan kurang lebih satu jam. Jaraknya kira-kira 30 km dari Tasikmalaya dan 26 km jika dari Garut. Sesaat sebelum masuk kampung, Teman Traveler wajib melapor terlebih dahulu kepada petugas.

Arsitektur Khas

Dereta asesoris hasil karya warga (c) Nurull Huda/Travelingyuk

Selain memiliki nama unik, rumah adat di Kampung Naga juga menganut prinsip tata letak dan arsitektur khas. Rumah tradisional di sini berbahan bambu dan kayu. Penggunaan tembok sama sekali dilarang. Bentuk rumah secara umum harus menggunakan model panggung, sementara atapnya wajib terbuat dari daun nipah, ijuk, atau alang-alang.

Posisi rumah harus menghadap ke utara atau selatan dan memanjang ke arah barat-timur. Bangunan rumah juga tidak boleh dicat kecuali diberi kapur atau meni.

Tips Berkunjung

Semua rumah wajib mengusung model panggung (c) Nurull Huda/Travelingyuk

Berkunjung ke Kampung Naga merupakan pengalaman menarik bagi saya pribadi. Ada beberapa tips bagi Teman Traveler yang hendak berkunjung ke tempat unik ini. Pertama, jangan lupa menggunakan jasa guide lokal. Hukumnya wajib, karena ada beberapa lokasi yang dikeramatkan dan tidak boleh difoto.

Berikutnya, Teman Traveler boleh menginap, dengan catatan harus memberitahu tahu kuncen alias juru kunci terlebih dahulu. Jangan lupa untuk tetap jaga kesopanan, mulai dari pakaian yang dikenakan. Perhatikan juga aturan serta adat istiadat yang berlaku.

Perlu diperhatikan, di Kampung Naga tidak dialiri listrik. Jadi ada baiknya Teman Traveler membawa powerbank atau baterai cadangan sendiri. Terutama bagi yang ingin mengabadikan foto-foto keren di sini.

Jangan lupa ke sini ketika sedang jelajah wisata Tasikmalaya ya. Oh ya, ingat untuk terus menjaga etika dan menaati peraturan yang ada. Jadi, kapan kalian mampir ke Kampung Naga?

Tags
kampung naga kontributor Tasikmalaya Travelingyuk wisata tasikmalaya
Share