Kacapiring Coffee Malang, Suasana Nyaman Deadline Aman

Mengerjakan tugas di kafe saat ini sudah jadi hal lumrah. Di tengah suasana santai santai, Teman Traveler bisa tetap produktif mengerjakan tugas atau mengejar deadline. Nah, jika sedang berada di Malang, kalian bisa coba mampir ke Kacapiring.

Kedai kopi satu ini tawarkan atmosfer tenang, cocok banget untuk mengerjakan tugas maupun hal produktif lain. Ditambah lagi, ada ruangan khusus yang bebas asap rokok. Seperti apa istimewanya? Yuk, simak ulasan soal Kacapiring selengkapnya.

Buka Sejak Pagi

Kafe ini buka sejak pagi (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Buka sejak pagi, Kacapiring sangat ideal untuk mengerjakan tugas. Awal hari biasanya merupakan waktu terbaik guna melakukan hal-hal produktif. Selain itu, di Malang sendiri masih jarang ada kedai kopi yang buka pagi hari.

Khusus Senin hingga Sabtu, Teman Traveler bisa mampir antara pukul 09.00 hingga 22.00. Sementara untuk Minggu, tempat nongkrong keren ini hanya melayani pengunjung mulai pukul 09.00 hingga 18.00.

Tempat Nyaman, Deadline Aman

No smoking area yang nyaman banget (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Kacapiring berada di area perumahan, tepatnya di Jalan Menur nomor 18, Lowokwaru, Malang. Tempatnya sedikit jauh dari jalan raya, sehingga bebas dari bisingnya kendaraan. Jika Teman Traveler ingin mencari coffee
shop
dengan suasana tenang, tempat ini sangat cocok dijadikan pilihan.

Cappucino dan filtered coffee (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Selain ambiencenya tenang, Kacapiring sangat nyaman untuk nugas karena ada WiFi dengan kualitas koneksi memadai. Selain itu juga tersedia banyak stop kontak. Jika ingin lebih fokus, Teman Traveler bisa mampir ke ‘Non Smoking’ area.

Sebaliknya, ‘smoking area’ di sini kurang cocok untuk Teman Traveler yang datang untuk nugas. Kalian takkan menemukan stop kontak sama sekali. Ruangan ini lebih cocok jika kalian berniat datang untuk ngopi maupun bercengkrama.

Luas, Cocok Banget untuk Ngumpul

Area depan Kacapiring (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Kafe satu ini juga cocok dijadikan tempat ngopi bareng teman-teman satu geng karena areanya luas. Kalian bisa pilih duduk di area depan, dalam, maupun belakang. Dijamin bakalan puas habiskan waktu santai sambil membahas banyak hal di sini.

Smoking area (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Pengelola Kacapiring sengaja memisahkan smoking dan no smoking area demi kenyamanan pengunjung. Teras depan kafe ini merupakan area outdoor, khusus buat Teman Traveler yang merokok. Posisinya berdampingan langsung dengan halaman depan tempat memarkir kendaraaan.

No Smoking Area di Kacapiring Coffee (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

No Smoking Area adalah ruang paling luas di sini. Ada banyak pilihan meja. Selain itu juga ada pendingin udara, sehingga Teman Traveler bisa nongkrong dengan nyaman di siang hari. Takkan merasa kegerahan. Pokoknya nyaman, deh.

Banyak Pilihan Beans

Aneka pilihan menu (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Pilihan menu di kafe ini memang masih sedikit. Bisa dimaklumi, mengingat Kacapiring baru berdiri Februari 2019 lalu. Meski demikian, para penikmat filtered coffee bakal hepi lantaran ada lumayan banyak pilihan biji kopi arabika di sini. Saya sendiri jadi bingung nih mau coba yang mana!

Pilihannya banyak (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Harga menu di kafe ini juga sangat ramah di kantong lho Teman Traveler, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp15.000 saja. Buat yang suka kopi, bisa pilih cappucino, filtered coffee, maupun iced coffee. Sementara untuk kalian yang lebih memilih minuman non-coffee ada cokelat dan matcha.

Mencari snack pengganjal perut? Tenang, pilihan menunya lumayan beragam kok. Teman Traveler bisa pesan donat maupun kentang goreng.

Itulah sedikit pengalaman saya nongkrong di Kacapiring Coffee. Dengan suasana tenang, fasilitas mumpuni, dan harga ramah kantong yang ditawarkan, kedai kopi satu ini benar-benar ideal untuk mengerjakan tugas. Jika sedang eksplor wisata Malang, Teman Traveler boleh agendakan mampir ke sini. Teman Traveler ada yang sudah pernah coba?

Tags
kacapiring coffee kafe malang kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share