Jogja International Kite Festival 2019, Puluhan Naga di Langit Parangkusumo

Langit Bantul pada 27 dan 28 Juli mendadak lebih meriah. Puluhan naga tampak berseliweran di angkasa salah satu kabupaten di Jogjakarta tersebut. Bertempat di Pantai Parangkusumo, dihelat Jogja International Kite Festival 2019 yang diikuti peserta dari 11 negara.

Gelaran ke-7

img_20190728_155710_vxJ.jpg
Salah satu layang-layang yang siap diterbangkan (c) Rachma Muslika/Travelingyuk
img_20190728_153309_BR6.jpg
Layang-layang berbentuk naga (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Festival tahun ini merupakan gelaran ke-7. Gelaran meriah ini berhasil terselenggara dalam tujuh tahun terakhir berkat kerja sama solid antara komunitas Penggiat Layang-Layang Nusantara dan Pemerintah Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Kabupaten Bantul tentu juga turut andil dalam perhelatan meriah ini.

Peserta dari Berbagai Negara

img_20190728_154759_9iO.jpg
Layang-layang naga tengah melayang di angkasa (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Total ada 11 peserta dari negara berbeda memeriahkan gelaran festival layang-layang kali ini. Selain Indonesia, ada juga kontestan dari Vietnam, India, Thailand, Singapura, Korea Selatan, Tiongkok, Polandia, Taiwan, Malaysia, serta Amerika Serikat.

Peserta dari Nusantara sendiri tak hanya hanya datang dari satu daerah. Selain dari kawasan sekitar Jawa, ada yang bahkan rela jauh-jauh bepergian dari Kalimantan, Sumatra, dan Kepulauan Riau.

Seru dan Menarik

img_20190728_154021_GNA.jpg
Berpose dengan salah satu layang-layang (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Festival Layang-layang Jogja melombakan banyak kategori. Ada tiga dimensi, dua dimensi, naga, umbul bertema batik, serta layang-layang segi enam. Memasuki penyelenggaraan hari kedua, layang-layang yang dilombakan semuanya berbentuk naga. Sangat menarik perhatian dan sukses menyedot animo penonton.

img_20190728_151802_Bsy.jpg
Naga yang satu ini tampak garang ya? (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Layang-layang naga yang dilombakan rata-rata memiliki panjang 60 hingga ratusan meter. Coraknya beragam, nampak berwarna-warni dan sangat menarik. Dalam satu sesi, ada 10 layang-layang diterbangkan bersamaan. Untuk sesaat, langit Pantai Parangkusumo di Bantul tampak dipenuhi naga berseliweran.

img_20190728_154314_RFc.jpg
Peserta tampak serius mengendalikan layang-layang (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Layang-layang naga di festival ini jumlahnya mencapai puluhan Teman Traveler. Semuanya nampak lincah meliuk di angkasa. Namun tahukah kalian? Pembuatan layang-layang ini ternyata tidak sembarangan. Prosesnya memakan waktu antara satu hingga tiga bulan, tergantung kerumitan desainnya.

Tingginya Animo Masyarakat

img_20190728_153147_krt.jpg
Layang-layang sebelum diterbangkan (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Animo masyarakat untuk menonton festival ini sangat tinggi. Tak mengejutkan, mengingat gelaran ini hanya diadakan setahun sekali dan berlangsung selama dua hari saja. Ketika saya datang, nampak ratusan warga kompak menyerbu area sekitar Pantai Parangkusumo untuk menonton.

img_20190728_153904_mIW.jpg
Salah satu layang-layang peserta (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Cukup dengan bayar Rp10.000 untuk tiket masuk dan Rp3.000 untuk parkir motor, penonton sudah bisa melihat meriahnya festival layang-layang. Banyak pengunjung datang bersama keluarga, karena gelaran ini memang bisa jadi aktivitas menyenangkan untuk habiskan pekan. Ditambah lagi panorama sekitar Pantai Parangkusumo benar-benar memanjakan mata.

img_20190728_155126_6Y8.jpg
Kesibukan peserta mempersiapkan diri (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Buat para pengunjung cilik, di sekitar pantai terdapat banyak penjual layang-layang dengan bentuk menarik. Mulai dari karakter kartun hingga hewan. Semuanya dikemas lucu dan tentunya bisa jadi sarana bermain apik untuk si kecil.

img_20190728_151551_Dhl.jpg
Penjual layang-layang untuk anak (c) Rachma Muslika/Travelingyuk
img_20190728_154801_bAV.jpg
Naga yang ikut meramaikan langit Parangkusumo (c) Travelingyuk

Itulah sedikit pengalaman saya menyaksikan meriahnya Jogja International Kite Festival 2019. Buat Teman Traveler yang tak sempat datang, jangan berkecil hati. Gelaran ini bakal kembali menyapa warga Jogjakarta tahun depan. Jadi, susun rencana matang dan jangan sampai kelewatan ya.

Tags
Jogja Jogjakarta kontributor Travelingyuk wisata jogja Wisata Jogjakarta
Share