Nggak Cuma Robusta, Ini Jenis Kopi yang Ada di Indonesia, Rasanya Gimana?

Rani Aisyah

Rani Aisyah

On Indonesia
Jenis Kopi di Indonesia via Shutterstock Jenis Kopi di Indonesia via Shutterstock

Kalau ngopi di rumah, jenis kopi apa yang digunakan? Biasanya, sih, pakai robusta yang memang melekat pada orang Indonesia. Namun, Teman Traveler perlu tahu juga bahwa ada jenis kopi di Indonesia lainnya, yang awalnya dibawa dari kawasan Afrika sejak zaman kolonial. Tentunya masing-masing punya keunikan dan karakteristik unik. Coffee lovers sudah tahu belum? Simak saja ulasan berikut.

Kopi Arabika

Kopi Arabika via Shutterstock
Kopi Arabika via Shutterstock

Jenis biji kopi arabika awalnya berasal dari dataran tinggi Ethiopia Barat. Biasanya tumbuh pada ketinggian 600 sampai 2.200 mdpl pada suhu 15-24 derajat celsius. Biji arabika memiliki tingkat kafein lebih rendah daripada robusta, rasa asamnya tinggi, manis, dan cenderung punya rasa lebih kompleks mulai dari floral, fruity, earthy, nutty, maupun seperti coklat.

Bentuk biji kopi arabika umumnya berbentuk oval, ukurannya sedikit lebih besar dari robusta, warnanya juga lebih terang walau memang tergantung proses penggorengan. Daerah penghasil kopi arabika di Indonesia yang cukup populer adalah dataran tinggi Gayo di Aceh, Kintamani di Bali, Bajawa di Flores, Jawa Barat, dan banyak lainnya.

Kopi Robusta Merupakan Jenis Kopi di Indonesia yang Umum

Jenis Kopi di Indonesia
Kopi Robusta via Shutterstock

Jenis kopi Indonesia satu ini tentu sudah tidak asing lagi. Robusta sendiri berasal dari Sub-Saharan Africa yaitu sebuah kawasan yang terletak di bagian selatan Gurun Sahara. Umumnya tumbuh di ketinggian 0 hingga 800 mdpl, dengan suhu 18-36 derajat celsius. Kalau Teman Traveler bisa merasakan, robusta cenderung punya rasa pahit atau seperti kayu terbakar.

Tingkat kafeinnya lebih tinggi daripada arabika dan kandungan gulanya lebih sedikit. Biji kopi robusta biasanya berbentuk lebih bulat dan punya warna cenderung lebih gelap setelah digoreng. Lampung dan Dampit Kabupaten Malang adalah dua dari beberapa penghasil kopi robusta di Indonesia.

Kopi Liberika

Jenis Kopi di Indonesia
Kopi Liberika via Shutterstock

Mirip dengan namanya, jenis kopi di Indonesia satu ini berasal dari daerah Liberia, Afrika Barat. Kopi jenis ini dapat berkembang dengan baik di dataran rendah, kurang lebih 0-200 mdpl dan bisa tumbuh sepanjang tahun. Liberika sering disebut sebagai kopi nongko alias nangka karena punya ukuran biji sekitar 2 kali lipat daripada jenis lainnya.

Rasa kopi liberika kurang lebih serupa dengan robusta, cenderung pahit, menyengat tajam, dan seperti ada rasa sayuran. Keunikan lainnya, daun liberika punya tingkat kafein lebih tinggi daripada bijinya. Jambi dan Bengkulu merupakan daerah penghasil liberika di Indonesia. Wisata kampung kopi Jatiarjo Pasuruan juga coba menanam liberika.

Kopi Excelsa adalah Salah Satu Jenis Kopi di Indonesia

Kopi Excelsa via Instagram @elkoffieshop
Kopi Excelsa via Instagram @elkoffieshop

Selanjutnya ada kopi excelsa berasal dari Afrika Barat, yang tidak banyak dikembangkan. Jenis kopi di Indonesia satu ini bisa tumbuh pada ketinggian 0-750 mdpl dengan iklim tropis dan curah hujan sedang. Kalau dilihat dari ukuran, bijinya biasanya lebih besar dari arabika. Rasa kopi excelsa cenderung lebih pahit dan strong. Jambi dan Wonosalam Jombang adalah dua penghasil kopi excelsa di Indonesia.

Seperti itulah gambaran jenis kopi yang ada di Indonesia. Jadi coffee lovers sudah pernah icip yang mana?