Rekomendasi Jajan Tradisional Minangkabau, Dijamin Bikin Ketagihan

Selain panorama alam mengagumkan, Sumatra Barat juga identik dengan kuliner yang digemari banyak kalangan. Ada banyak jajan tradisional Minangkabau yang tawarkan cita rasa nikmat dan pastinya bikin ketagihan. Penasaran apa saja? Yuk, simak beberapa rekomendasinya berikut ini.

Sala Lauak

img_20190909_wa0022_l4O.jpg
Sala Lauak via Instagram.com/atha_na

Jajanan ini berbentuk bulat kuning dan terbuat dari campuran tepung beras serta ikan asin. Biasanya ditambahkan pula irisan daun kunyit sebagai penambah aroma. Mencium wanginya saja dijamin langsung bikin selera makan muncul.   

img_20190909_wa0020_dYE.jpg
Sala Lauak via Instagram.com/dimazzaurus

Panganan ringan ini sejatinya berasal dari Pariaman, namun sudah mulai mudah dijumpai di daerah lain. Aromanya sungguh menggugah selera, apalagi banyak penjual yang menggorengnya langsung di tempat berjualan.

Selain cocok untuk camilan, jajanan tradisional ini juga sering disantap bersama bakso, lontong, sate, mie, dan makanan lainnya. Harganya pun sangat murah, biasanya ditawarkan Rp500 per biji.

Lamang Tapai  

60891190_1256582534502310_716420767829651218_n_mXF.jpg
Lamang Tapai via Instagram.com/ecacamaricaa

Makanan khas ini merupakan salah satu favorit di Ranah Minang. Terbut dari ketan putih bakar, kuliner tradisional ini biasa disajikan lengkap bersama tapai ketan hitam. Paduan rasa lamang dan tapai terasa sangat pas di lidah. Benar-benar enak, dengan sedikit sensasi manis. Begitu menyentuh tenggorokan, akan ada rasa panas menjalar. Dijamin bikin ketagihan.

Lamang Tapai kerap jadi menu wajib di sejumlah pesta rakyat, seperti resepsi pernikahan atau khitanan. Tak sedikit pula yang menyajikannya bertepatan dengan bulan Ramadan.

Kue Bika   

40659131_549066225519407_4418807048361539470_n_DDQ.jpg
Kue Bika via Instagram.com/nomnom7712

Jajanan bercita rasa manis nan lezat ini merupakan camilan khas Koto Baru, sebuah daerah berjarak 10 kilometer dari Bukittinggi. Bahan utamanya terdiri dari air kelapa, tepung beras, dan gula pasir yang diwadahi daun waru.

Dari segi bentuk, jajanan ini mirip kue apem. Teksturnya terasa jauh berbeda dengan Bika Ambon, meski memiliki nama mirip. Jika Bika Ambon diolah dengan cara dikukus, Bika Koto Baru dimasak lewat proses pembakaran atau pemanggangan di atas tungku api beralaskan daun jati. Bagian atas tungku kemudian ditutup dan dibakar lagi dengan api.

Kue tradisional ini bisa Teman Traveler dapatkan dengan harga ramah kantong. Per biji biasanya ditawarkan seharga Rp3.000 saja.

Onde-onde  

img_20190909_wa0019_SSR.jpg
Onde-onde via Instagram.com/uthinute

Kue dari Tanah Minang ini bentuknya bulat kecil, menyerupai bola pingpong, dan berwarna hijau. Permukaannya diberi taburan kelapa dan isiannya menggunakan gula merah cair yang lumer begitu dikunyah.

Tekstur onde-onde ini sedikit kenyal dan lembut. Sekali coba pasti bikin Teman Traveler ketagihan. Dari segi penampilan serta rasa, kue ini sebenarnya mirip kue klepon dari Jawa, namun teksturnya terasa lebih lembut nan empuk.

Sama seperti jajanan lain di daftar ini, harga onde-onde ala Minangkabau juga sangat terjangkau. Satu biji biasanya dijual seharga Rp500 hingga Rp1.000. Cocok untuk oleh-oleh maupun teman minum kopi atau teh.

Itulah beberapa rekomendasi jajan tradisional Minangkabau yang patut Teman Traveler coba. Semuanya menarik bukan? Jika kalian sedang menjelajah wisata Sumatra Barat, jangan lupa sempatkan waktu untuk mencicipi semuanya ya.

Tags
kontributor kuliner sumatra barat Sumatra Barat Travelingyuk
Share