Hungry Kitten Malang, Surganya Pecinta Burger dan Steak yang Pas untuk Berbuka

Kuliner Malang belakangan makin berkembang pesat. Beragam sajian menarik bisa ditemui di Kota Bunga. Western atau Eastern, Sabang hingga Merauke, semua tersedia di sini. Salah satu yang cukup menarik dan recommended adalah Hungry Kitten.

Tenang, Gak Ada Kucingnya Kok

Suasana di dalam resto (c) Sri Rahayu/Travelingyuk

Awalnya saya sempat ragu berkunjung ke resto di Jalan Simpang Raya Langsep no 16C ini. Ragu-ragu, antara yes or no. Sebab nama resto ini ada bau ‘ngeong-ngeong’-nya, sementara saya agak fobia dengan hewan satu itu.

Saya pun lantas mulai menduga-duga. Yes or no ada kucingnya? Apakah bakal makan bareng kucing? Atau malah menyantap menu kesukaan kucing? Sebelum akhirnya membulatkan tekad, saya juga sempat searching menu, harga, dan suasana. Tak lupa baca review, tanya-tanya, dan mengintip saldo.

Pesanan sedang dimasak (c) Sri Rahayu/Travelingyuk

Nah, setelah browsing sana-sini ternyata jawaban tiga pertanyaan saya di atas adalah Noooooooo! Meski namanya berarti ‘kucing lapar’, saya tak menemukan satu pun kucing di sini, walaupun ada beberapa hiasan motif jejak kucing melekat di dindingnya.

Sajian yang jadi andalan di sini adalah western food. Tak heran lantaran konsepnya dibuat mirip seperti kedai di Amerika Serikat. Teman Traveler akan menemukan banyak olahan daging, ikan, dan salad di sini. Uniknya, dua yang disebut pertama kebetulan juga merupakan kesukaan hungry kitten, hehe.

Sajikan aneka masakan western (c) Sri Rahayu/Travelingyuk

Hmm, karena sudah dapat bocoran dari salah satu teman, saya sudah siapkan selembar kartu ATM dalam dompet. Eits, tapi pastikan saldonya tidak kosong ya. Di sini Teman Traveler memang bisa bayar tagihan dengan debit maupun cash.

Tidak perlu dompet tebal untuk bisa makan di sini, yang penting saldo ATM penuh hehe. Seporsi menu seperti Steak Platter for Sharing wajib ditebus dengan modal Rp45.000.

Resto Mahal, Yes or No?

Olahan daging menggugah selera (c) Sri Rahayu/Travelingyuk

Deretan menu di Hungry Kitten dibanderol antara Rp8.000 hingga Rp60.000, tergantung jenis daging steak-nya. Teman Traveler bisa memilih daging lokal atau impor, sirloin maupun tenderloin. Begitu pula dengan jenis ikan dan beratnya.

Jika sudah begini, mahal bukan lagi patokan. Semuanya jadi relatif. Tapi tenang, menu dengan harga terjangkau masih ada kok. Contohnya saja paket kids yang dibanderol Rp18.000 saja.

Burger juga bisa dipesan di sini (c) Sri Rahayu/Travelingyuk

Saya sendiri sempat memesan Asian BBQ Premium seharga Rp85.000. Namun saya meminta daging dimasak well done, dengan pilihan daging lokal. Tak heran ketika dimakan terasa sedikit alot. So, jika Teman Traveler merasakan hal sama jangan salahkan kokinya ya. Untuk kasus saya, sepertinya akan lebih baik jika memesan setengah matang.

Hampir semua masakan di Hungry Kitten disajikan bersama salad dan kentang goreng sebagai pendamping. Porsinya juga cukup mengenyangkan untuk perut mungil saya. Jika sedang tak berselera makan steak, Teman Traveler bisa pesan Beef Burger seharga Rp35.000. Dimasak dengan daging asli, terasa yummy dan nikmat, apalagi ditambah keju melted.

Varian Menunya Banyak

Pilihan menunya lengkap (c) Sri Rahayu/Travelingyuk

Bagi para petualang kuliner, Hungry Kitten bisa jadi salah satu destinasi pilihan. Menunya cukup beragam, mulai dari appetizer hingga dessert. Main course-nya pun bervariasi, nasi atau ikan semua ada. Mau pizza? Di sini juga ada kok.

Itulah sedikit pengalaman saya mampir ke salah satu kuliner hits Malang, Hungry Kitten. Kira-kira kalo Teman Traveler diajak menemani seseorang di sini, mau pesan menu yang mana?

Tags
hungry kitten kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share