4 Hostel di Melaka yang Instagenic dan Murah, Sayang untuk Dilewatkan!

Renada Vischa

Renada Vischa

On Akomodasi
Deretan hostel di Melaka Deretan hostel di Melaka

Hostel sering kali menjadi penyelamat bagi para backpacker yang sedang traveling sendirian. Selain karena murah, biasanya letaknya strategis sehingga memudahkan calon tamu yang ingin menginap jika ingin berburu kuliner, berkunjung ke tempat wisata, hingga belanja oleh-oleh. Berencana ke Melaka, Malaysia? Berikut deretan hostel di Melaka yang sayang untuk dilewatkan. Apa saja ya?

Olive Flashpackers

Olive Flashpackers via Instagram/marocaman

Olive Flashpackers adalah salah satu hostel instagenic yang beralamat di Jalan Munshi Abdullah 76. Memiliki suasana yang nyaman dan bergaya rumahan, interior hostel didesain seminimalis mungkin. Tampak rak buku disusun dengan rapi dan juga beberapa dekorasi seperti kursi santai yang empuk membuat tamu yang berada di sana betah untuk berlama-lama.

Biaya yang harus dikeluarkan juga tak banyak yakni hanya Rp52 ribu per malam. Lokasinya pun juga tak jauh dari pusat perbelanjaan, tempat peribadatan, dan Sungai Melaka.

The Bunk by Olive

The Bunk by Olive via Instagram/chikowong91

Hostel di Melaka yang juga nggak kalah instagenic adalah The Bunk by Olive. Akomodasi hemat budget ini hanya memasang tarif sebesar Rp62 ribu per malam di dorm campuran berkapasitas enam orang dalam satu ruangan.

The Bunk by Olive menyediakan spot foto yang berada di lobi yakni berupa sepeda berukuran sedang berwarna putih lengkap dengan keranjang bunga matahari buatan. Selain itu, lantainya dihias dengan karpet berupa rumput sintetis. Kamar juga cantik dengan warna kuning dan hitam. Hostel cantik ini berlokasi di Jalan Ong Kim Wee 49-M.

Omni Hostel

Omni Hostel via Instagram/dutchbangkokian

Memiliki warna bangunan yang kontras dengan sekitarnya, Omni Hostel sayang untuk dilewatkan ketika Teman Traveler mencari tempat menginap murah. Berhadapan langsung dengan Sungai Melaka, tamu dapat menikmati pemandangan tersebut dari lobi yang nyaman.

Didominasi oleh warna serba putih, semakin menambah kesan bersih dan cerah jika terkena cahaya. Berkediaman di Jalan Kampung Pantai No.18-1, untuk bermalam di hostel instagenic ini budget yang dikeluarkan untuk per malamnya sebesar Rp130 ribu saja.

Yote 28

Yote 28 via Instagram/yote28melaka

Tampak dari luar, Yote 28 malah terlihat seperti kafe yang instagenic. Ketika memasuki bangunan, Teman Traveler akan disuguhkan dengan ruangan yang instagramworthy, artistik, dan unik. Lantai bermotif dengan perpaduan warna hitam putih dan dekorasi kayu, menambah kesan minimalis juga cozy.

Bertempat di Jalan Plaza Merdeka No.28, lobi Yote 28 didekorasi senyaman mungkin. Terdapat sebuah level yang terbuat dari kayu, lengkap dengan bantal bermotif lucu yang tampak nyaman jika digunakan untuk bersantai sejenak. Tarif per malam di sini berkisar mulai dari Rp144 ribu. Tertarik untuk mencobanya?

Setelah melihat deretan hostel di Melaka tadi, sayang banget kan untuk dilewatkan begitu saja? Mana nih yang sesuai dengan seleramu?