Mengintip Goa Rangko, Kolam Renang Pribadi Di Labuan Bajo

Bagi para pecinta wisata alam, goa merupakan destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya bentuknya yang berbeda-beda di setiap goanya, namun bagaimana cara untuk menuju kesana juga bisa jadi cerita tersendiri. Salah satunya adalah Goa Rangko yang terletak di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur ini. Simak liputannya berikut!

1. Naik kapal untuk bisa sampai di Goa Rangko

20181103_115642_n9v.jpg
Suasana kapal (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Dari kota Labuan Bajo, kita bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Perjalanan dari kota nya sendiri sekitar 45 menit sampai 1 jam dengan melewati perbukitan. Setelah sampai di Tanjung Boleng, Manggarai Barat, kita harus menyewa kapal nelayan dengan kisaran harga Rp 200.000/ orang untuk pulang-pergi. Biasanya para penduduk sekitar, yang sebagian besar adalah nelayan, akan menawarkan kapal ini kepada kita.

2. Butuh waktu 20 menit untuk sampai ke Goa Rangko

20181103_121522_TPr.jpg
Suasana kapal (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Durasinya memang tidak terlalu lama karena goa ini terletak di balik bukit di Tanjung Boleng. Hanya saja, belum ada akses darat yang bisa langsung menuju goa. Tak perlu khawatir jika tiba-tiba mesin kapal mati. Kamu bisa menikmati pemandangan lautan dengan air yang jernih, terumbu karang, dan juga ikan-ikan kecil yang berenang. 

3. Bersiaplah berenang di kolam renang pribadi di dalam Goa

20181103_125348_Kd1.jpg
Suasana di dalam goa (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Tibalah kita di pesisir pantai. Sebelum memasuki goa, kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000,-. Setelah itu, kita perlu berjalan sedikit sambil menaiki bukit sekitar 10 menit. Jangan lupa untuk membawa minuman sendiri ya apalagi jika cuaca sedang panas!

Setelah mendaki sambil sedikit berkeringat, sampailah kita ke Goa Rangko. Inilah saatnya untuk menikmati segarnya air di sini! Mungkin mengajak teman-teman berenang bersama akan lebih menyenangkan daripada sendirian.

Memasuki pintu masuk gua, kita akan disambut oleh pemandangan stalagtit dan stalagmit. Hanya bunyi-bunyian alam yang terdengar, karena memang belum terlalu banyak turis yang datang ke tempat ini. 

4. Berhati-hatilah saat menuruni dan menaiki tangga masuk Goa Rangko

artikel_VDQ.jpg
Tangga naik-turun di Goa Rangko (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Tangga untuk naik-turun di Goa Rangko ini hanya 1, itupun terbuat dari kayu utuh. Karena licin, ada baiknya kita lepas alas kaki saat menaiki atau menuruni tangga ini supaya tidak terpeleset. Bagusnya lagi jika kalian menggunakan alas kaki anti selip.

5. Lihatlah pemandangan sekitar saat keluar dari Goa

20181103_125839_beg.jpg
Pemandangan di sekitar Goa Rangko (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Tahukah kalian bahwa pemandangan di sekitar goa sangat bagus untuk dilihat? Nah, pada saat keluar dan naik dari Goa Rangko nanti, cobalah lihat sekeliling. Kalian akan menyadari keindahan alam di sekitar goa. Terhampar pemandangan laut yang indah dan masih alami.

6. Perhatikan Jam Pulang Dari Goa Rangko

20181103_140345_X6o.jpg
Dermaga Tanjung Boleng (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Saran saya, sebaiknya tidak pulang terlalu sore, karena kondisi air laut yang bisa surut tiba-tiba akan membuat kapal nelayan yang kita tumpangi sulit menepi ke pesisir. Akibatnya, kita harus berjalan dari pantai menuju ke tengah lautan sekitar 500 meter tanpa pengaman apapun.

Akhirnya kami sudah kembali ke kapal! Rasa lega dan puas menyelimuti diri kami. Sekarang saatnya pulang ke dermaga Tanjung Boleng dan kembali ke kota Labuan Bajo. Mau mencoba sensasi berenang di Goa Rangko seperti kami? Yuk ke sini!

Tags
Indonesia Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur
Share