Asyik Tapi Bikin Deg-degan, Menaklukkan Goa Kerek Sukabumi

Helga Christina

Helga Christina

On Indonesia
Wisata Susur Goa Kerek Sukabumi Wisata Susur Goa Kerek Sukabumi

Masih bingung tentukan tujuan liburan? Teman Traveler bisa coba mampir ke Sukabumi. Banyak kegiatan seru menanti kalian di sana, salah satunya adalah menyusuri deretan goa cantik. Sebelumnya, saya sempat menceritakan pengalaman menyusuri goa horizontal Buni Ayu di malam hari. Nah, begitu pagi menjelang, petualang dilanjutkan dengan menyambangi Goa Kerek Sukabumi.

Dibantu Guide Berpengalaman

Perlengkapan sebelum menyusuri goa (c) Helga Christina/Travelingyuk

Dengan energi baru di awal hari, rombongan saya kala itu begitu bersemangat ingin menaklukkan medan menantang Goa Kerek. Saya sempat membayangkan kondisi dalam goa takkan jauh beda dengan Buni Ayu. Tak terlalu ekstrem.

Oh ya, Teman Traveler tak perlu khawatir kala menyusuri deretan wisata goa di Sukabumi. Kalian bakal dibantu oleh para guide berpengalaman. Jangan risau ya. Namun tak ada salahnya berdoa sebelum perjalanan dimulai, memohon agar senantiasa berada dalam lindungan Tuhan.

Persiapan Menyusuri Goa

Antusias menjelang petualangan (c) Helga Christina/Travelingyuk

Beda dengan goa horizontal, medan goa vertikal tidak bisa dilalui sembarangan. Teman Traveler wajib mengenakan baju khusus lapangan, sepatu boot, helm, dan membawa senter untuk memastikan aktivitas susur gua berjalan mulus serta aman.

Turun ke Goa Kerek

Turun menggunakan tali webbing (c) Helga Christina/Travelingyuk

Begitu sampai di mulut Goa Kerek Sukabumi, rombongan kami turun menggunakan tali webbing hingga kedalaman sekitar 20 meter. Situasinya sangat gelap. Satu-satunya sumber cahaya berasal dari headlamp.

Menurut guide pendamping, kami akan bertualang sejauh 2,5 kilometer menuju akses keluar Goa Kerek. Perjalanan diperkirakan memakan waktu antara empat hingga lima jam, tergantung ritme pergerakan rombongan kami.

Petualangan Menguji Adrenalin

Wajah lelah usai menyusuri goa (c) Helga Christina/Travelingyuk

Setelah sampai dasar goa, Teman Traveler harus pandai mengatur nafas. Jangan sampai panik. Adrenalin saya cukup terpacu selama petualangan di sini. Sensasi deg-degan terus saya rasakan. Untungnya, suhu di dalam goa tidak terlalu panas atau dingin. Lumayan sejuk.

Trek yang kami lewati cukup bervariasi, kadang kering, namun ada juga yang licin dan berlumpur. Bahkan dalam satu kesempatan kami harus melewati tebing. Cukup membuat jantung serasa mau copot, lantaran kami hanya berpegangan pada tali di dinding gua dan berpijak pada dua kaki. Adrenalin rasanya benar-benar diuji.

Berikutnya kami juga wajib turun ke sungai. Saat itu saya sudah tak peduli lagi apa saja yang mungkin ada di dalamnya. Rasanya ingin cepat-cepat sampai keluar. Buru-buru mencari cahaya. Sayangnya, ternyata perjalanan kami belum benar-benar berakhir. Masih harus melewati hamparan lumpur.

Teman Traveler harus berhati-hati jika melewati medan ini. Terlalu lama berdiri di satu tempat, bisa-bisa kalian akan tenggelam di lautan lumpur. Inilah tantangan yang begitu melelahkan. Apalagi menggunakan sepatu boots, yang tidak terlalu menempel di telapak kaki.

Perjuangan kami baru berakhir setelah tampak secercah cahaya. Begitu memanjat ke arah sana, kami berhasil keluar dari Goa Kerek. Rasanya begitu melegakan, sekaligus sedikit tak berdaya.

Perjalanan Pulang nan Menyenangkan

Perjalanan pulang (c) Helga Christina/Travelingyuk

Untungnya rombongan kami tak perlu berjalan kaki untuk kembali ke titik keberangkatan. Jemputan mobil pick-up sudah menanti di permukaan. Saat itu kami benar-benar lelah. Kami hanya ingin tiduran, sembari bersyukur bisa keluar wisata Sukabumi ini, usai melewati pengalaman mendebarkan.

Benar-benar pengalaman baru yang menyenangkan. Saya tak menyangka wisata goa bisa mendebarkan sekaligus menarik seperti ini. Bagaimana Teman Traveler, tertarik merasakan serunya jelajah Goa Kerek di Sukabumi?