Giyanti Coffee Roastery, Kedai Kopi Tersembunyi di Menteng

Kawasan Menteng telah jadi rumah dari sekian banyak kedai kopi unik di Jakarta. Namun ada satu yang menurut saya berbeda, baik secara konsep maupun racikan kopinya. Mengusung nama Giyanti Coffee Roastery, tempat ini sangat populer di kalangan coffee lover Ibu Kota. Penasaran? Yuk, simak ulasan saya soal kedai kopi tersembunyi ini.

Lokasi Tersembunyi 

2019_09_08_10_4zw.jpg
Bersebrangan dengan Pasar Antik Jalan Surabaya (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Giyanti Coffee Roastery beralamat di Jalan Surabaya No 25 Menteng. Lokasinya berada di pinggir jalan utama dan bersebrangan dengan Pasar Antik. Namun karena kerap dipadati mobil parkir, pengunjung yang baru pertama datang mungkin akan kebingungan mencari tempatnya. Ditambah lagi tidak ada plang khusus yang menandakan nama tempat.

Tapi Teman Traveler jangan khawatir. Kalian cukup mencari bangunan berwarna putih dengan aksen biru. Di sekitarnya ada area parkir yang kerap dipadati kendaraan bermotor. 

2019_09_08_10_oxU.jpg
Bagian depan kedai kopi (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Lokasi Giyanti sebenarnya bisa dibilang sangat strategis karena bisa dijangkau dengan kereta api listrik. Teman Traveler langsung saja turun di Stasiun Cikini, lanjut berjalan kaki sekitar 150 meter ke arah jalan Surabaya. Tempatnya sangat mudah dijangkau kok.

Konsep Vintage nan Artsy

2019_09_08_10_BXA.jpg
Lorong menuju area kafe (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Begitu tiba di lokasi, Teman Traveler harus melewati sebuah lorong dengan corak hijau dan bata merah sebelum sampai di area dalam. Tak berapa lama, mata kalian bakal dimanjakan nuansa vintage dan rustic yang berpadu apik dengan sedikit sentuhan alam. Terkesan sangat artsy dan Instagramable. 

2019_09_08_10_oFO.jpg
Deretan warna eye catchy dan Instagramable (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Warna yang ditonjolkan pun sangat eye catchy. Pengunjung tak hanya sekedar mampir untuk menikmati kopi, namun bisa sekalian mengabadikan momen di beberapa sudut lucu kafe. Cocok banget buat Teman Traveler yang tengah mencari konten baru untuk media sosial.

2019_09_08_10_kBr.jpg
Area outdoor (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Area pertama yang langsung Teman Traveler lihat adalah kawasan outdoor. Tempat ini khusus bagi pengunjung yang ingin nongkrong sambil merokok. Sementara untuk area indoor-nya sendiri terdiri dari dua sisi. Sisi pertama konsepnya seperti kafe biasa, dengan nuansa lebih gelap. Sementara sisi kedua memiliki interior yang terkesan sangat klasik. 

Teman Traveler nantinya akan disambut seorang staff yang sekaligus mengantarkan kalian menuju tempat duduk. Maklum saja, kedai kopi di Jakarta ini selalu dipadati pengunjung sehingga mereka sengaja dihadirkan untuk membantu kalian mencarikan tempat.

Minum Kopi Cara Sehat

2019_09_08_10_LlN.jpg
Ice Latte dengan kadar kopi medium dan soft (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Satu lagi yang menarik dari kafe ini. Menurut salah satu barista, pengelola ingin mengajak tiap pengunjung untuk menikmati kopi dengan cara sehat, yakni tanpa gula atau biskuit manis. Menurut mereka, kopi sehat disajikan tanpa pemanis sama sekali. Namun tenang, kafe ini tetap sediakan gula bagi tidak suka kopi pahit kok

Kekuatan kopi di sini terletak pada rasanya yang lezat. Teman Traveler bisa memesan kopi dalam kadar tertentu, yakni soft, medium, atau strong. Jika ingin menikmati kopi yang soft, kalian bisa coba nikmatnya Ice Latte. Sementara untuk yang versi strong, saya merekomendasikan Espresso

Saya sendiri akhirnya menjatuhkan pilihan pada Ice Latte dengan kadar medium. Meski komposisi susunya lebih banyak, unsur kopi-nya tetap terasa pekat dan terasa di lidah.

Sementara itu, menu paling populer di sini adalah Piccolo. Sebenarnya bisa dibilang mirip latte, namun kopinya jauh lebih dominan dibandingkan susu. 

2019_09_08_10_0tZ.jpg
Carrot Cake yang less sugar (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Minum kopi takkan lengkap tanpa kudapan. Saya rekomendasikan Teman Traveler untuk memesan Carrot Cake. Manisnya terasa wajar, tidak berlebihan. Sangat pas untuk menemani segelas kopi pahit yang kalian pesan. 

Buka Rabu Hingga Sabtu

2019_09_08_10_Qtv.jpg
Mengusung nuansa vintage (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Beda dengan kedai kopi lain yang selalu buka setiap hari, Giyanti Coffee Roastery hanya beroperasi antara Rabu hingga Sabtu. Jam operasionalnya juga cukup singkat, mulai pukul 09.30 sampai 17.30 saja. Hal ini karena semua proses roasting mereka lakukan sendiri di hari libur, agar hasilnya bisa maksimal.

Giyanti nyaris tak pernah sepi pengunjung. Jadi Teman Traveler harus bersabar jika ingin menikmati kopi di sini. Untuk budget, sediakan sekitar Rp50.000 hingga Rp85.000 di kantong. Memang sedikit mahal, namun sesuai dengan cita rasa yang ditawarkan. Penasaran? Buktikan sendiri jika sedang menjelajah wisata Jakarta ya.

Tags
Jakarta kontributor kuliner jakarta Travelingyuk
Share