Kunjungi Galeri Oma, Nongkrong Asyik Sambil Buru Barang Antik

Apakah Teman Traveler termasuk pecinta kopi dan barang antik? Jika iya, tempat satu ini sangat cocok untuk kalian. Berada tak jauh dari pusat kota Jogjakarta, Galeri Oma hadir dengan menawarkan sensasi seru.

Sembari nongkrong dan menikmati secangkir kopi hangat, Teman Traveler bisa sekaligus berburu barang antik. Meski sudah beroperasi sejak 2016, tempat ini masih tetap keren untuk dikunjungi. Yuk, kita simak ulasannya.

Perpaduan Galeri dan Kafe di Sleman

Galeri Oma Vintage Store (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Berada di daerah Sleman, tepatnya di Jalan Monumen Jogja Kembali 51-55, Sinduadi, Mlati, Galeri Oma bukan tempat baru. Berdiri sejak 2016, galeri unik ini mencoba tampil beda dengan menghadirkan unsur kafe di dalamnya.

Jika Teman Traveler berangkat dari Tugu Jogja, bisa arahkan kendaraan ke utara melewati Jalan AM. Sangaji. Setelah itu lurus saja hingga Jalan Monumen Jogja Kembali. Jaraknya kurang lebih 5 kilometer dengan waktu tempuh 10 menit. Galeri Oma berada di sisi kanan jalan dan sangat mudah ditemukan.  

Buka hingga malam (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Begitu masuk, pengunjung akan disambut kehadiran sederet barang antik. Mulai dari kursi besi, hiasan rumah, meja antik, hingga motor jadul. Semuanya bisa Teman Traveler beli, termasuk barang-barang yang berada di halaman.

Kafenya sendiri ada di sisi kanan galeri dan mengusung nama Kava Kopi. Galeri Oma ingin menawarkan atmosfer hangat bagi pengunjung, sembari asyik berburu barang antik.

Meski berada dalam satu kawasan, galeri dan kafe memiliki jam buka yang berbeda. Galerinya buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00. Sementara kafe buka sedikit lebih siang hingga dini hari.

Berburu Barang-Barang Antik

Surga pecinta barang antik (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Begitu masuk galeri, kita akan dibuat kagum dengan kerajinan dan barang-barang antik yang terpajang di sini. Bagi para pecinta benda-benda lawas, tempat ini tak ubahnya surga berisi sederet asesoris dan perabotan bertema vintage dan retro.

Tak hanya perabot rumah seperti meja, kursi, lemari, dan rak, galeri ini juga menawarkan piranti makan seperti piring, rantang, teko, nampan, dan lainnya. Hiasan-hiasan dinding atau meja jangan sampai luput dari perhatian. Aksesoris berukuran mungil dipajang dekat pintu masuk. Semuanya ada di sini.

Beragam barang antik (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Bagi pecinta fotografi, Galeri Oma juga menawarkan sederet koleksi kamera jadul. Ada kamera merk Mamiya dari tahun 1960-an, Agfa dari tahun 1956, dan yang paling menarik adalah Kodak keluaran 1914. Lawas sekali ‘kan?

Untuk para pecinta musik, ada beberapa koleksi vynil yang bisa diborong. Turntable kuno dan portable juga tersedia di sini. Cocok untuk melengkapi koleksi kalian di rumah.

Teman Traveler juga bisa mendapatakan versi tempo dulu dari alat-alat seperti telepon, radio, mesin ketik, dan televisi. Semuanya tersedia dalam beragam jenis dan bentuk. Terlihat sangat terawat dan mengagumkan.  

Salah satu radio kuni di galeri (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Selain barang-barang vintage, Galeri Oma juga punya beberapa koleksi bertema rustic dan shabby chic. Semuanya bisa Teman Traveler beli. Bahkan bagi yang berada di luar Jogjakarta, pihak galeri juga melayani pembelian melalui online.

Bagi Teman Traveler yang ingin mengisi rumah dengan furniture antik atau barang-barang lucu, Galeri Oma adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.  

Nongkrong dan Seruput Kopi di Kava Kopi

Pengunjung bersantai sejenak di Kava Kopi (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Setelah berkeliling galeri dan memanjakan mata dengan barang-barang ala tempo dulu, Teman Traveler bisa bersantai sejenak di Kava Kopi yang terletak di sebelah galeri. Tempatnya cukup nyaman, dengan pilihan menu makan dan minum yang harganya cukup terjangkau. Kafe ini baru buka pukul 14.00. Meski jam operasionalnya dimulai lebih siang dari galeri, Kava Kopi siap melayani pelanggan hingga pukul 24.00.

Selain area duduk di dalam, Kava Kopi memiliki area outdoor di bagian belakang. Meski terbilang kecil, pengunjung dijamin betah karena ada fasilitas colokan dan free WiFi dengan kecepatan cukup tinggi. Tak sedikit mahasiswa yang memilih tempat ini untuk mengerjakan tugas atau berdiskusi.  

Roti dan minuman di Kava Kopi (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Usai berkeliling galeri, menikmati sajian khas kafe ini jadi pilihan tepat. Kava Kopi menyajikan beragam varian snack seperti roti bakar, mie, chicken pok-pok, kava plater, risol, dan mendoan.

Namun yang jadi andalan tentu saja adalah kopinya. Mereka menawarkan beragam varian seperti kopi tubruk, Americano, Vietnam Drip, dan V60. Jika tak termasuk penikmat kopi, Teman Traveler bisa memesan milky greentea, happy mango, milk tea, atau lemon tea.

Harga yang ditawarkan tidak akan menguras dompet. Snack dibanderol dengan harga mulai Rp10.000 hingga Rp20.000. Sedangkan menu minuman dihargai antara Rp4.000 hingga Rp25.000.    

Galeri Oma di daerah Sleman (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Teman Traveler termasuk pecinta barang antik? Maka wajib nih kunjungi Galeri Oma. Ada banyak koleksi vintage dan retro di wisata Jogja ini yang pastinya akan membuat kalian jatuh cinta. Jika ingin memborong beberapa, siapkan uang berlebih.

Namun jika hanya ingin window shopping atau sekedar melihat-lihat, jangan khawatir. Mas-Mas penjaga di sini akan dengan senang hati memperbolehkan. Pengunjung bahkan diperbolehkan berfoto-foto, asalkan tetap jaga sikap dan tidak merusak barang. Menarik bukan?  

Tags
Jogja kontributor kuliner Jogja kuliner Sleman Sleman Travelingyuk
Share