Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019, Rasakan Bertransaksi dengan Mata Uang Gerabah

Salah satu gelaran seni Yogyakarta yang diselenggarakan setiap tahun, kini hadir kembali di tahun 2019. Namanya adalah Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 yang dihelat dari tanggal 5 Juli sampai dengan 21 Juli. Lantas, apa saja sih isi dari festival tahunan satu ini? Yuk simak ulasan berikut. 

Panggung yang Siap Menghibur Pengunjung

Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019
Ada panggung pertunjukan via Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Di Festival Kebudayaan Yogyakarta terdapat sebuah panggung untuk disaksikan para pengunjung yang datang. Biasanya, panggung tersebut berisikan pentas seni dari beberapa penggiat kebudayaan. Misalnya saja seperti musisi, penari sampai dengan pertunjukan wayang kulit. Menariknya, setiap harinya pertunjukan yang diselenggarakan selalu berbeda-beda. Hal ini tentu membuat para pengunjung penasaran, sehingga ketagihan untuk datang ke sana. 

Keunikan yang Ada di Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019

Memakai uang Kethip via Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Ada hal menarik di festival seni satu ini Teman Traveler. Adalah segala transaksi kuliner yang dilakukan di dalam festival menggunakan mata uang khusus bernama Kethip. Berbentuk bulat yang tengahnya berlubang dan terbuat dari gerabah. 1 Kethip ini bernilai Rp 1.000. Jadi, jika nilai atau angka dalam koin kethip adalah 5 maka itu sama dengan Rp 5.000. Jika dalam koin tertulis angka 10 maka itu sama dengan Rp 10.000. 

Tenang, kalian tidak perlu bingung mencari di mana mata uang ini. Di dalam festival sudah ada gubuk-gubuk kasir yang digunakan untuk menukar uang rupiah dengan Kethip. Jumlah gubuk tidak hanya satu, sehingga tak perlu mengantre panjang. 

Berbagai Macam Makanan Dijual di Festival 

Sate Kere via Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Setelah menukar rupiah menjadi Kethip, saatnya Teman Traveler berburu makanan di area kuliner. Ada banyak jenis kuliner yang dijual di sana, baik jajanan ringan hingga makanan berat. Salah satunya yang paling dicari oleh wisatawan adalah Sate Kere. Bagi yang belum tahu, Sate Kere merupakan makanan khas Yogyakarta yang terbuat dari gajih atau lemak sapi. Apabila kalian ingin mencicipinya, Sate Kere bisa didapat dengan harga 20 Kethip. 

Ada Parfum Buatan Lokal 

Parfum Batik via Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Keunikan dari Festival Kebudayaan Yogyakarta tidak hanya dari mata uang yang dipergunakan. Tapi juga dari salah satu stand pengisi festival yaitu Parfum Batik. Parfum ini buatan lokal dan menggunakan bahan alami yang berasal dari beberapa kota di Jawa seperti Yogyakarta dan Solo. Selain itu, parfum ini memakai desain batik pada kemasannya sehingga terlihat lebih menarik. 

Mainan Tradisional juga Ada di Sini

Mainan tradisional via Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Tidak lengkap rasanya apabila sebuah festival kebudayaan tidak menghadirkan barang-barang di zaman dulu. Nah, di tempat ini kalian akan menemukannya, salah satu contohnya mainan tradisional. Mainan-mainan tersebut dibuat dari barang yang ramah lingkungan dan dijual dengan harga terjangkau. Cocok sekali untuk Teman Traveler yang ingin membawa oleh-oleh bagi sanak saudara yang masih kecil. 

Terdapat Spot Foto Menarik

Ada spot foto via Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Selain bisa melihat beragam pertunjukan dan membeli barang, di sini Teman Traveler juga bisa berfoto. Di sini terdapat sebuah instalasi seni berbentuk orang menggunakan egrang dan terbuat dari jerami. Nah, instalasi seni tersebut menjadi spot favorit kedua para wisatawan setelah lampu di pintu utama untuk berfoto. 

Begitulah suasana dari Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019. Untuk yang sedang berlibur di Yogyakarta, bisa datang ke Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Sewon, Kabupaten Bantul. Selain berlibur, kalian di sana juga bisa belajar tentang kebudayaan daerah yang sudah terkenal di seantero jagat ini. 

Tags
Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 Indonesia info terbaru Yogyakarta
Share