Festival Camping 100 Tenda, Rangkaian Gamifest 2018 yang Kenalkan Budaya Aceh

Sakura al-miski

Sakura al-miski

On Indonesia
Gamifest 2018 Gamifest 2018

Kesuksesan Asian Games 2018, turut membuat Aceh menarik perhatian. Terutama mengenai tarian adat mereka Ratoh Jaroe. Nah, salah satu budaya satu ini juga dikenalkan dalam ajang tahunan Gamifest 2018 yang berlangsung dari 14 September hingga 24 November 2018. Salah satu rangkaian acara yang menarik perhatian pecinta alam adalah Festival Camping 100 Tenda di Lut Tawar, Aceh Tengah.

Keseruan menyatu dengan alam yang berlangsung pada tanggal 22-23 September 2018 ini juga dirasakan oleh Kontributor Travelingyuk, Sakura Al Miski. Seperti apa pengalamannya?

Disambut Tarian Guel yang Meriah

Para penari guel
Para Penari Guel (c)Sakura Al Miski/Travelingyuk

Dalam acara festival camping 100 tenda dibuka dengan Tari Guel. Sebuah tari untuk menyambut tamu yang dimainkan oleh dua orang dan diiringi musik tradisional Gayo. Bagi masyarakat Gayo, Tari Guel memiliki filosofi dan nilai-nilai yang mewakili budaya mereka. Di setiap gerakan yang ditampilkan mengandung pesan dan nilai khusus.

Makan Malam dengan Kuliner Khas Aceh

Menikmati kuliner khas Gayo
Menikmati kuliner khas Gayo (c)Sakura Al Miski/Travelingyuk

Setelah disambut tarian Aceh, festival yang dihadiri oleh ratusan peserta juga diselingi permainan seru. Malam harinya, dilanjutkan dengan menikmati makanan khas Gayo langsung dari asalnya. Salah satunya asam jing yang berupa kuah asam pedas dengan isi ikan asli dari danau laut tawar. Nah, saat makan malam ada suguhan live music dari panitia. Kapan lagi bisa nyanyi bareng plus makan bareng sepiring rame-rame, ya kan?

100 tenda
festival 100 tenda (c)Sakura Al Miski/Travelingyuk

Liburan Sekalian Belajar Tentang Kopi

Kopi gayo asli
Kopi gayo asli (c)Sakura Al Miski/Travelingyuk

Selain asam jing, dalam acara festival camping 100 tenda ini juga dikenalkan kopi. Seperti yang diketahui, Aceh terkenal sebagai daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia, yaitu berupa Arabica Gayo. Tidak hanya disajikan gratis, tapi juga ada edukasi kopi untuk para peserta. Mulai dari jenisnya, cara menyeduh dan banyak lainnya. Serunya lagi, ada sensasi minum kopi dari barista dengan pemandangan cantik yang menawan.

Acara Puncak yang Ditunggu-tunggu

Pesta lampion dan kembang api
Pesta lampion dan kembang api (c)Sakura Al Miski/Travelingyuk

Dari berbagai acara yang digelar, puncak festival ini adalah pertunjukan seni. Ada banyak penampilan kesenian khas masyarakat Gayo yang menarik perhatian, khususnya tari-tarian. Di sini ada Tari Saman dan Didong. Selain itu, peserta juga diajak menyaksikan langsung pesta kembang api dan menerbangkan lampion secara bersama-sama. Nah, Kalau yang ini nih jadi bagian terfavorit di antara lain-lain.

Ditutup dengan Penanaman Pohon

Penghijauan
Penanaman Pohon (c)Sakura Al Miski/Travelingyuk

Kegiatan tahunan ini diakhiri dengan penanaman bibit pohon di area yang sudah ditentukan. Letaknya tak jauh karena masih berada di sekitar area camping. Penanaman juga gak jauh, hanya di seputaran lokasi saja loh. Kegiatan ini agar lingkungan tetap hijau.

Kegiatan festival camping 100 tenda ini sebenarnya menjadi agenda rutin dalam acara Gamifest. Nah, bagi teman traveler yang ketinggalan, bisa coba untuk mengikuti agenda lain dari Gamifest 2018. Jika pun ingin bermalam di festival di atas, tunggu saja di tahun depan.