Pasar Jajanan di Desa Wisata Kemiren, Lokasi Sempurna untuk Berburu Kuliner Khas Banyuwangi

Akan kurang sempurna jika berkunjung ke suatu daerah tanpa menyempatkan untuk mencicipi beragam kulinernya. Selain memesona dengan Kawah Ijen dan Pulau Tabuhan, Banyuwangi  juga memiliki kuliner tradisional yang enak. Berkunjung ke Pasar Jajanan di Desa Wisata Kemiren, Teman Traveler bisa mencoba semuanya sekalian. Tak hanya itu, budaya lokalnya juga disuguhkan. Sekali kunjungan, dapat semuanya.

Gerakan dari Pemuda Osing Kemiren

Gamelan di pintu masuk Pasar Jajan Kemiren
Gamelan di pintu masuk Pasar Jajan Kemiren (c) Travelingyuk

Desa Wisata Kemiren merupakan tempat tinggal bagi Suku Osing. Dari dulu hingga sekarang, masyarakatnya setia melakukan berbagai tradisi. Rumah-rumahnya pun masih banyak yang tradisional khas Osing, yaitu berbahan kayu dan terdapat hiasan berupa kepala burung buraq. Untuk makin mengenalkan Osing Kemiren ke berbagai wisatawan, berbagai paket wisata pun dibuat. Pemuda asli Osing bekerjasama dengan pemerintah untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan tersebut.

Hadir Setiap Hari Minggu

Lapak yang di Pasar Jajanan Kemiren
Lapak yang di Pasar Jajanan Kemiren (c) Travelingyuk

Salah satu kegiatan yang rutin diadakan adalah Pasar Jajanan. Beberapa waktu lalu, Tim Travelingyuk berkesempatan untuk datang langsung dan langsung terpesona. Serunya lagi, Pasar Jajanan ini diadakan setiap Hari Minggu mulai jam 06.00 hingga pukul 10.00. Kegiatan ini dimulai sejak awal tahun 2017 lalu. Meski baru setahun, namun minat wisatawan yang datang terus bertambah.

Kenalkan Budaya Osing Kemiren

Suguhan musik tradisional
Suguhan musik tradisional (c) Travelingyuk

Ada banyak hal yang bisa dinikmati Teman Traveler saat mengunjungi Pasar Jajanan di Desa Wisata Kemiren. Di ujung pasar, Teman Traveler akan disambut dengan gamelan yang mengumandangkan bunyian khas Osing. Lengkap dengan pakaian khas Osing Kemiren yaitu berupa kebaya warna hitam dan jarik untuk para wanita.

Hal lain yang tak kalah menarik perhatian adalah Barong Osing. Meski terlihat mirip dengan lainnya, Barong dari Osing memiliki filosofinya sendiri, di antaranya adalah sayap yang menggambarkan bahwa ayah sang kepala keluarga bisa berkelana sejauh mungkin untuk mencari nafkah. Bahasa Osing juga menjadi hal menarik lainnya yang menjadikan suku ini berbeda.

Surganya Kuliner Khas Banyuwangi

Nasi Tempong Banyuwangi
Nasi Tempong Banyuwangi (c) Travelingyuk

Setiap daerah di Indonesia diperkaya dengan masing-masing sajian khasnya. Ada banyak kuliner tradisional Banyuwangi, seperti Nasi Tempong, Sego Cawuk, hingga Bothok Tawon. Serunya, semua masakan tradisional ini bisa Teman Traveler temukan di Desa Wisata Kemiren saat ada Pasar Jajanan.

Jajanan Tradisional
Jajanan Tradisional (c) Travelingyuk

Pastikan Teman Traveler tidak datang kesiangan untuk bisa mencoba semuanya. Ada juga jajanannya seperti kue kucur dan orok-orok khas Banyuwangi. Terlebih, semuanya murah meriah. Jajanan yang menggoda selera hanya dibanderol mulai 5000 ribuan, lho.

Borong Oleh-olehnya

Oleh-oleh Kopi Kemiren
Oleh-oleh Kopi Kemiren (c) Travelingyuk

Saat Teman Traveler mengunjungi Pasar Jajanan di Desa Wisata Kemiren, jangan lupa juga untuk memborong oleh-olehnya. Desa Osing ini terkenal dengan olahan Kopi Jarang Goyang. Kemasannya yang modern memudahkan kopi ini untuk jadi buah tangan. Selain itu, ada juga batik dengan motif khas Banyuwangi seperti Gajah Oling bisa juga didapatkan di Pasar Jajanan, Desa Wisata Kemiren ini.

Oleh-oleh Batik Kemiren
Oleh-oleh Batik Kemiren (c) Travelingyuk

Nah, bertambah satu lagi alasan untuk berkunjung ke Banyuwangi. Pastikan Pasar Jajanan di Desa Wisata Kemiren masuk dalam daftar kegiatan Teman Traveler, ya. Bagaimana, sudah siap kenyang bahagia di pasar ini?

Tags
Banyuwangi Indonesia kemiren kuliner pasar jajanan Travelingyuk
Share