Antrukan Pawon, Keunikan Wisata Air Lumajang

Kabupaten Lumajang selama ini dikenal dengan air terjun Tumpak Sewu yang memikat. Padahal sebenarnya masih ada banyak destinasi air memikat di sekitar sana. Salah satunya adalah Air Terjun Antrukan Pawon, yang sempat saya sambangi beberapa saat lalu.

img_3301_pGS.jpg
Aliran air di Antrukan Pawon (c) Rosita/Travelingyuk

Destinasi di kaki Gunung Semeru ini tak kalah memukau dibanding Tumpak Sewu. Untuk mencapai lokasinya, Teman Traveler harus melewati jalan setapak, melalui medan berat, dan masuk ke dalam goa. Wah, seperti apa serunya? Yuk, simak cerita saya selengkapnya.

Nama yang Cukup Unik

img_3357_y39.jpg
Debit airnya kecil saat musim kemarau (c) Rosita/Travelingyuk

Pemberian nama Antrukan Pawon sebenarnya bukan sesuatu yang sembarangan Teman Traveler. Dalam bahasa Jawa, ‘antrukan’ memiliki kurang lebih memiliki makna air terjun atau sama dengan kata ‘coban’. Sementara istilah ‘pawon’ bisa dimaknai sebagai dapur. Lumayan unik bukan?

img_3287_gQw.jpg
Jalan setapak menuju air terjun (c) Rosita/Travelingyuk

Jika diartikan secara bebas, berarti destinasi ini adalah kucuran air yang masuk ke dalam tungku. Diberi nama demikian, lantaran aliran air di sini berasal dari atas goa, jika dilihat sepintas memang mirip tungku perapian yang biasa digunakan untuk memasak. Keunikan ini menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk mampir.

Berada di Kaki Gunung Semeru

img_3263_xLu.JPG
Kebun Teh Kertowono (c) Rosita/Travelingyuk

Dibandingkan dengan air terjun lain di kawasan Lumajang, seperti Tumpak Sewu dan Kabut Pelangi, nama Antrukan Pawon memang belum terlalu populer. Namun demikian, hal tersebut tak lantas menghentikan niat para pelancong untuk berkunjung. Sebab keindahan yang ditawarkan memang begitu unik dan luar biasa.

img_3362_30u.jpg
Jalan setapak menuju air terjun (c) Rosita/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang penasaran, air terjun ini berada di Kertowono, Desa Wangkit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Jaraknya sekitar 20 kilometer dari pusat kota. Daerah ini dikenal sebagai penghasil teh jempolan. Di sini kalian juga bisa mampir ke kawasan perkebunan teh Kertowono, yang sudah rutin memproduksi teh untuk diekspor ke luar negeri.

Air Terjun Dalam Goa

img_3338_TcK.jpg
Pemandangan dari dalam goa (c) Rosita/Travelingyuk

Sesuai namanya, air terjun ini memang unik. Sebab untuk bisa melihat aliran airnya Teman Traveler harus menjelajah ke dalam goa terlebih dulu. Selain itu, alam di sekitarnya juga masih sangat asri. Wajar saja, mengingat tempatnya masih jarang disambangi pelancong.

Pemandangan di destinasi ini bakal kelihatan sangat indah ketika berkas sinar mentari masuk dari atas goa. Teman Traveler akan menyaksikan sorotan indah bagaikan cahaya surgawi. Membentuk paduan indah bersama aliran sungai yang mengalir ke hilir. Benar-benar luar biasa memukau.

img_3299_SRm.jpg
Aliran air yang mengucur ke dalam goa (c) Rosita/Travelingyuk

Butuh waktu sekitar 30 menit berjalan kaki untuk mencapai Antrukan Pawon. Perjalanan memang akan sedikit melelahkan. Begitu mendengar suara gemericik air, itu tandanya Teman Traveler sudah semakin mendekati tujuan. Oh ya, siapkan stamina dan alas kaki nyaman sebab kalian akan melewati medan yang lumayan sulit.

img_32929_ExQ.jpg
Menikmati keindahan sekitar air terjun (c) Rosita/Travelingyuk

Itulah sekilas ulasan mengenai keindahan Air Terjun Antrukan Pawon. Buat Teman Traveler yang sedang liburan di Malang dan berada di sekitaran Kabupaten Lumajang, tempat ini wajib masuk dalam list perjalanan kalian. Selamat jalan-jalan!

Tags
kontributor Lumajang Malang Travelingyuk Wisata Lumajang wisata malang
Share