Wot Batu, Menikmati Ragam Seni Kontemporer di Atas Perbukitan Bandung

Bagi Teman Traveler yang menyukai seni kontemporer, ada satu tempat di Bandung yang wajib dikunjungi. Namanya Wot Batu, sebuah galeri berbentuk taman terbuka berisikan bangunan-bangunan batu. Galeri ini merupakan karya seniman tanah air, Bapak Sunaryo. Penasaran seperti apa istimewanya wisata seni kontemporer ini kan? Berikut ulasan dari Kontributor Travelingyuk, Muthia Anindita.

Wisata Unik dan Menarik di Kota Kembang

Gerbang Depan Wot Batu
Gerbang Depan Wot Batu (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Wot Batu terletak di Jalan Bukit Pakar Timur No. 98, Bandung. Di tanah seluas 2000 m² ini, Pak Sunaryo membangun sebuah mahakarya seni dari 135 +1 batu vulkanik yang sebagian besar berasal dari pegunungan di Bandung dan sekitarnya.

Setiap bangunan batu memiliki makna. Penempatan setiap bangunan batu dirancang sedemikian rupa, sehingga kepingan-kepingan makna tersebut terjalin menjadi sebuah cerita. Awal cerita tersebut terlihat dari awal memasuki gerbang taman dan terus mengalir hingga cerita terhenti saat mendekati pintu keluar area taman.

Batu Gerbang Sebagai Pintu Masuk

Batu Gerbang
Batu Gerbang(c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Batu pertama yang menyambut kita di pintu masuk dinamakan “Batu Gerbang”. Di sini terdapat tonjolan yang dihaluskan menyerupai bentuk tangan manusia. Sebelum memasuki taman, Teman Traveler akan disarankan menyentuh tonjolan batu tersebut, seolah menandakan kita sedang bersalaman dengan pemilik batu.

Batu Air Berlatar Pemandangan Alam

Batu Air
Batu Air(c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Terdapat kurang lebih 10 bangunan batu di galeri ini. Di antaranya yang menjadi ikon Wot Batu adalah bangunan bernama ‘Batu Air’. Karya seni ini didirikan di atas sebuah kolam. Letaknya bagian ujung taman dan tepian bukit yang menghadap langsung ke lembah di bawahnya. Refleksi batu pada kolam dirancang seolah tak berujung, melambangkan dunia setelah kehidupan yang tak berbatas dan tak tergapai oleh nalar.

Batu Ruang Menuju Ruang Bawah Tanah

Batu Ruang
Batu Ruang(c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Di sebelah kiri batu air, terdapat tangga yang mengarahkan kita ke ruang bawah tanah. Tempat didirikannya “Batu Ruang”. Di ruangan ini kita dapat melihat tayangan audiovisual proses pembentukan bumi. Karya tersebut diproyeksikan di atas permukaan sebuah batu.

Tempat Ibadah yang Nyaman

Mushalla
Mushalla(c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Di area taman ini terdapat sebuah Mushalla yang dapat digunakan umat Muslim untuk beribadah. Uniknya, dari bangunan ini adalah di lempengan kaca yang menandakan arah kiblat. Selain itu, juga terdapat kepingan batu yang berasal dari Gua Hira di Mekah, kota suci umat Muslim. Di bawah kepingan batu tersebut, terukir Surat Al-Fatihaah, surat yang dibaca ketika melaksanakan Shalat.

Bale Batu, Aula Keren dari Wot Batu

Bale Batu
Bale Batu(c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Tepat sebelum pintu keluar, terdapat aula yang dinamakan Bale Batu. Di sini pengunjung dapat beristirahat sejenak setelah mengelilingi area Wot Batu, sambil menikmati segarnya minuman tradisional Teh Rosella. Bale Batu juga menawarkan video pembuatan Wot Batu yang memakan waktu kurang lebih tiga tahun untuk pengunjung.

Batu Prasasti
Batu Prasasti(c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Wot Batu diresmikan pada tanggal 4 September 2015 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Anies Baswedan. Pesan yang disampaikan Bapak Anies Baswedan untuk pengunjung diukir dalam Batu Prasasti yang ditemparkan di pintu masuk Bale Batu.

Jika teman traveller ingin berkunjung ke Wot Batu, tempat wisata ini buka setiap hari mulai jam 10.00 – 18.00, kecuali hari Senin dan hari libur nasional. Harga tiket masuk sebesar Rp50.000. Terdapat potongan harga untuk pelajar menjadi Rp30.000. Pastikan untuk membawa kartu pelajar ketika membayar. Bagaimana, siap jalan-jalan bareng teman atau keluarga?

Tags
Bandung Indonesia Jawa Barat Travelingyuk wisata bandung
Share