9 Pesona Wisata Kabupaten Kudus, Jerusalem van Java yang Jarang Terendus

Alfri

Alfri

On BackPacker

Nama Kabupaten Kudus memang tidak asing di telinga traveler namun sebatas sebagai tujuan wisata ziarah dimana dua tokoh walisongo dimakamkan di kota tersebut. Selebihnya kota ini dikenal sebagai Kota Kretek yang merujuk pada banyaknya pabrik rokok yang beroperasi di dalamnya termasuk salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yaitu PT. Djarum.

Walaupun namanya belum sepopuler Kabupaten Jepara yang notabene tetangga kota dengan Kudus namun bukan berarti kota ini tidak punya destinasi wisata yang keren meskipun minus laut. Untuk mengetahui potensi wisata apa saja yang dimiliki Jerusalemnya pulau Jawa, yuk ikuti Travelingyuk membedah 9 pesona wisata Kabupaten Kudus.

1. Air Terjun Monthel, Pesona Alam di Desa Wisata Colo

Desa Colo adalah satu dari dua desa wisata yang dimiliki Kabupaten Kudus. Di desa ini terdapat makam Sunan Muria. Namun selain menawarkan wisata ziarah desa ini juga menyimpan tempat-tempat keren salah satunya adalah Air Terjun Monthel. Air terjun di lereng Gunung Muria ini sangat cantik dipandang mata sekaligus menyuguhkan suasana segar nan alami.

Air Terjun Monthel, via instagram
Air Terjun Monthel, via instagram

Dari makam Sunan Muria, air terjun ini bisa dicapai dengan berjalan kaki selam 30 menit saja. Panorama air terjun setinggi 50 meter yang dikelilingi tebing-tebing hijau membuatmu bakal betah lama-lama berada di sana. Bukan hal yang aneh jika banyak sekali traveler yang menyempatkan untuk mampir ke air terjun ini setelah berziarah di makam Sunan Muria.

2. Bingung Belum Ketemu Jodoh? Coba Berkunjung ke Sendang Jodo yang Punya Mitos Mendekatkan Jodoh

Ada satu tempat menarik yang musti kamu kunjungi selama berada di Kabupaten Kudus. Ialah Sendang Jodo, kolam alami yang terletak di desa Purworejo, kecamatan Bae. Namun untuk sampai di lokasi tidaklah mudah sebab traveler akan dihadapkan pada kondisi jalan yang rusak.

Sendang Jodo, via instagram
Sendang Jodo, via instagram

Pun demikian tidak akan mengurangi niat muda-mudi untuk berkunjung setelah tahu sendang tersebut memiliki mitos mendekatkan jodoh. Jadi bagi mereka yang belum bertemu dengan jodohnya jika berkunjung ke Sendang Jodo dipercaya akan segera bertemu jodoh. Sedangkan mereka yang datang dengan pasangan maka akan dilanggengkan hubungannya. Kamu bisa membuktikan mitos ini sendiri dengan berkunjung ke sana.

3. Taman Oasis, Tempat Nongkrong Anak Muda yang Lagi Hits di Kudus

Taman nyentrik yang dibangun oleh perusahaan rokok terbesar di Indonesia, PT. Djarum ini tengah menjadi tempat rekreasi yang hits bagi kaum muda maupun keluarga. Meski dimiliki oleh perusahaan rokok namun isi taman ini bukan hanya pabrik rokok saja namun juga ruang terbuka hijau, kompleks perkantoran hingga mall.

Taman Oasis, via instagram
Taman Oasis, via instagram

Namanya Taman Oasis, terletak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, tidak jauh dari Universitas Muria Kudus. Dari depan, traveler yang datang akan disambut oleh monumen berbentuk unik bertuliskan Djarum Oasis Kretek Factory. Di dalamnya terdapat taman dengan aneka pepohonan hijau dan juga bunga-bunga. Taman ini dibagi menjadi dua, salah satu taman berada di dalam kawasan pabrik. Dekorasinya lebih cantik namun hanya orang tertentu yang bisa masuk.

4. Grey Canyon, Tempat yang Katanya Mirip Grand canyon di Kudus

Sebelumnya traveler telah mengenal Green Canyon di Pangandaran dan Brown Canyon di Semarang yang digadang-gadang sebagai Grand Canyon-nya Indonesia. Warga Kudus pun boleh bangga sebab mereka juga memiliki tempat yang seperti itu, mereka menyebutnya dengan Grey Canyon.

Grey Canyon, via instagram
Grey Canyon, via instagram

Sekilas Grey Canyon yang ada di desa Tanjung Rejo, kecamatan Jekulo ini nampak mirip yang ada di Semarang. Kesamaan itu bisa dilihat dari fungsinya yang sama-sama sebagai area tambang pasir dan batu. Banyak anak muda yang datang ke sana pada akhir pekan hanya untuk berburu foto dengan latar belakang tebing-tebing tinggi yang nampak mirip dengan Grand Canyon di Arizona.

5. Bagi yang Hobi Petualangan Cobalah Mendaki Puncak Gunung Muria

Kudus memiliki Gunung Muria lengkap dengan tokoh penyebaran agama Islam yaitu Raden Mas Said atau lebih dikenal sebagai Sunan Muria. Beliau dimakamkan di lereng Gunung Muria. Di kawasan yang sama tepatnya di desa Colo, dijadikan pula sebagai desa wisata yang menawarkan aneka destinasi alam yang keren serta budaya Jawa yang kental.

Gunung Muria, via instagram
Gunung Muria, via instagram

Kalau kamu hobi dengan kegiatan menantang sebaiknya tidak melewatkan pendakian ke Gunung Muria. Kamu bisa melakukan start dari Desa Colo dan bermalam di bumi perkemahan Abiyoso. Suguhan alam sepanjang trek pendakian memang mempesona dimana kamu akan menjumpai sejumlah air terjun serta alaminya hutan-hutan penuh dengan suara hewan liar.

6. Memperkaya Wawasan dengan Berkunjung ke Desa Wisata Rahwatu

Kudus tercatat memiliki dua desa wisata yang layak untuk kamu kunjungi satu per satu. Destinasi pertama yang tak boleh terlewat yaitu Desa Wisata Rahwatu. Butuh waktu sekitar 30 menit dan menempuh jarak 20 km sebelum kamu sampai di desa yang dimaksud. Habiskan waktu dengan berkeliling desa ini dan kamu akan mendapat banyak tambahan wawasan.

Desa Wisata Rahwatu, via instagram
Desa Wisata Rahwatu, via instagram

Desa Wisata Rahwatu terletak di kecamatan Gebog. Desa ini berada di ketinggian 1.600 mdpl yang berarti kamu akan menikmati suasana sejuk pegunungan selama berada di sana. Aktivitas outdoor yang bisa kamu lakukan adalah trekking ke Jonggring Saloka dan Puncak Songolikur. Selain itu kamu juga bisa memperluas wawasan dengan mengunjungi aneka petilasan yang ada di sana sekaligus mempelajari budaya warisan Jawa yang masih dilestarikan oleh warga setempat.

7. Kudus Menjadi Persemayaman Terakhir Dua Walisongo, Salah Satunya Adalah Makam Sunan Muria, Kamu Wajib Berkunjung Kesana

Ada dua tokoh penyebar agama Islam di Pulau Jawa yang dimakamkan di Kabupaten Kudus yaitu Sunan Muria dan Sunan Kudus. Selama jalan-jalan di kota ini wajib hukumnya buat kamu untuk sekaligus berziarah ke kedua makam tersebut. Untuk makam Sunan Muria kamu harus melakukan perjalanan menuju lereng Gunung Muria.

Makam Sunan Muria, via instagram
Makam Sunan Muria, via instagram

Sunan Muria yang semasa hidupnya memiliki nama asli Raden Umar Said ini adalah putera dari Sunan Kalijaga. Makamnya berada di Desa Colo, Kecamatan Dawe. Cukup mudah untuk menuju ke lokasi sebab banyak angkutan umum yang mengambil rute ini. Untuk berziarah ke makamnya, traveler masih harus mendaki 700 anak tangga. Selain berziarah, kamu juga bisa mencicipi kuliner asli kawasan tersebut berupa buah parijoto dan juga pecel Pakis Colo.

8. Belum ke Kudus Jika Belum Berkunjung ke Masjid Menara Kudus yang Sekaligus Menjadi Tempat Persemayaman Sunan Kudus

Mungkin kamu salah satu dari sekian banyak orang yang bertanya-tanya dari mana asal julukan Jerusalem van Java yang diberikan pada Kabupaten Kudus. Julukan tersebut berawal dari keberadaan Masjid Menara Kudus yang terletak di desa kauman, kecamatan Kudus atau sekitar 1,5 km dari pusat kota. Masjid yang memiliki menara unik dengan gaya arsitektur Hindu-Buddha ini dibangun oleh Sunan Kudus.

Masjid Menara Kudus, via instagram
Masjid Menara Kudus, via instagram

Di kompleks masjid ini pula terdapat persemayaman Sunan Kudus yang selalu ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai kota di Indonesia. Keberadaan masjid yang memiliki nama asli Al-Aqsa ini sangat erat kaitannya dengan pemberian julukan Kota Kudus sebagai Jerusalem van Java. Salah satu batu penyusun masjid tersebut berasal dari Yerusalem atau Palestina yang dibawa sendiri oleh Sunan Kudus, dari sanalah kemudian julukan tersebut disematkan pada kota ini.

9. Sebagai Kota Kretek, Kamu Wajib Melengkapi Kunjunganmu di Kabupaten Kudus ke Museum Kretek

Selain terkenal sebagai kota tujuan ziarah, nama kabupaten Kudus juga sangat dikenal sebagai Kota Kretek yang merupakan buah dari banyaknya pabrik rokok yang beroperasi di dalamnya. Sebut saja satu yang paling terkenal yaitu PT. Djarum yang kebetulan juga menjadi perusahaan rokok terbesar di negeri ini. Maka berkunjung ke kota ini akan semakin lengkap jika kamu menyempatkan diri untuk datang ke Museum Kretek.

Museum Kretek, via instagram
Museum Kretek, via instagram

Museum Kretek terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Tidaklah sulit untuk menjangkaunya sebab museum ini hanya berjarak 2 km dari pusat kota. Di dalam museum seluas 2 hektar ini pengunjung akan mendapatkan banyak pengetahuan seputar sejarah dan industri kretek di Indonesia dari masa ke masa. Di sana pula traveler bisa melihat bangunan otentik dari omah plencu atau rumah adat Kudus.

Terbukti kan jika Kudus bukan hanya destinasi wisata ziarah saja. Banyak tempat keren yang bis akamu jadikan tempat rekreasi. So, ayo buruan rencanakan akhir pekan kamu dengan mengunjungi Kota Kretek ini.