Sehari di Mataram, 8 Tempat Wisata Ini Wajib Dikunjungi

no image available

no image available

Dalam beberapa tahun terakhir ini minat traveler liburan ke Pulau Lombok menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain lokasinya dekat dengan Bali pulau yang masuk ke dalam provinsi Nusa Tenggara Barat ini masih relatif lebih sepi dan alami.

Saat liburan di Lombok kebanyakan traveler langsung menyerbu tempat wisatanya yang paling terkenal yakni Tiga Gili yang berupa tiga pulau kecil eksotis bernama Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Sebetulnya masih banyak tempat wisata menarik lainnya yang bisa dikunjungi salah satunya tempat-tempat wisata di ibukota provinsi NTB, Mataram.

Tidak perlu berhari-hari untuk menjelajahi keindahan kota ini, cukup luangkan waktu sehari dan kalian bakal terhibur dengan mengunjungi 8 tempat wisata keren ini.

1. Masjid Islamic Center, Mengagumi Keindahan Rumah Ibadah di Pulau Seribu Masjid

Meski letaknya bertetanggaan dengan Bali namun mayoritas warga di pulau Lombok memeluk agama Islam. Julukan pulau ini pun berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Bali. Kalau pulau Dewata dikenal dengan Pulau Seribu Pura maka Lombok adalah Pulau Seribu Masjid. Pulau ini pula yang tahun lalu baru dinobatkan sebagai tujuan wisata halal dunia.

Jadi kalau datang ke Lombok singgah dulu ke kota Mataram. Di pusat kota ini terdapat bangunan ibadah yang begitu megah berupa Masjid Islamic Center, sebuah masjid termegah dan terbesar di Nusa Tenggara Barat. Masjid ini memiliki menara yang dinamakan “Menara 99” refleksi dari Asmaul Husna. Keunikan lain yang dimiliki Masjid Islamic Center ini adalah kubahnya yang dihiasai oleh motif batik Sasambo khas NTB.

2. Pura Meru, Pura Hindu Terbesar di Lombok

Keindahan pura bukan hanya dijumpai di Bali saja. Kalau sedang berada di kota Mataram traveler wajib berkunjung ke Pura Meru, pura Hindu terbesar di pulau Lombok. Pura ini menjadi saksi sejarah bahwa agama Hindu juga pernah menyebar di Lombok yang notabene memang berbatasan dengan Bali. Pura Maru dibangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1720 dan lokasinya berada di pusat bisnis kecamatan Cakranegara.

Pura Meru dibangun dengan perpaduan antara seni arsitektur Jawa Kuno dan Lombok sehingga menghadirkan bangunan yang rapi dan indah dipandang. Keunikan dari pura ini terletak pada atapnya yang bertingkat. Salah satu pura bahkan memiliki 11 tingkat yang melambangkan Pura Shiwa. Tidak jauh dari pura terdapat Pasar Cakranegara yang bisa traveler kunjungi untuk berburu oleh-oleh khas. Hingga saat ini Pura Meru masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah bagi warga beragama Hindu.

3. Wisata Pura Taman Air Mayura, Saksi Sejarah Kerajaan Hindu Lombok

Meski Lombok secara kultur jauh berbeda dengan Bali namun nuansa Hindu masih sedikit dirasakan di kota Mataram. Suasana Hindu tersebut bisa traveler rasakan saat berkunjung ke Wisata Pura Taman Air Mayura yang terletak di kecamatan Cakranegara, kota Mataram. Taman ini menjadi saksi bisu sejarah kerajaan Lombok Nusa Tenggara yang dibangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1744.

Nama Mayura sendiri diambil dari bahasa Sanskerta yang mempunyai arti burung merak. Menurut sejarah saat dibangun, taman ini dipenuhi banyak ular sehingga didatangkanlah banyak burung merak untuk mengusir ular biar warga bisa berdoa dengan tenang di sana. Area taman Mayura dibagi menjadi dua yakni area taman air dan area pura. Traveler yang datang ke taman Mayura ini akan disuguhi dengan pemandangan asri plus udara yang sejuk, dijamin betah rekreasi seharian di tempat ini.

4. Taman Udayana, Rekreasi Sambil Wisata Kuliner

Taman Udayana adalah salah satu pilihan tempat santai yang nyaman di kota Mataram. Ukuran taman ini sangat luas dan mungkin sebagai taman dengan ruang terbuka hijau terluas yang ada di Nusa Tenggara Barat. Di sekeliling taman banyak ditumbuhi pepohonan hijau yang memberikan suasana kesejukan pada pengunjung.

Pengunjung yang datang ke Taman Udayana bisa melakukan banyak kegiatan seperti bermain dan berolahraga, hingga saat perut mulai keroncongan mereka bisa mencicipi aneka kuliner khas Lombok yang dijual para pedagang di sekitaran taman. Sedikit minus dari taman ini adalah ditemukannya banyak vandalisme pada tugu yang berada di tengah taman. So keep clean ya kalau berkunjung ke taman ini!

5. Perluas Wawasan ke Museum Negeri Nusa Tenggara Barat

Tak lengkap rasanya jika berlibur ke Mataram tanpa mengunjungi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat. Museum ini menyimpan banyak sekali benda-benda bersejarah yang amat penting bagi perkembangan kota Mataram. Lokasinya berada di Jalan Panji Tilar Negara Tanjung Karang, kecamatan Ampenan dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Dr. Daoed Joesoef pada tanggal 23 Januari 1982.

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat diklaim sebagai museum terlengkap yang ada di provinsi Nusa Tenggara Barat. Beberapa koleksi yang bisa traveler jumpai di dalam museum antara lain keris bergagang emas, ribuan naskah kuno yang ditulis pada daun lontar, jenis-jenis mata uang kuno, kerajinan suku Sasak dan tak ketinggalan adanya buaya muara sepanjang 4 meter yang diawetkan. Museum ini buka setiap hari kecuali Senin mulai pukul 8 pagi waktu setempat. Masalah biaya masuk tidak usah dikhawatirkan sebab tiket masuk ke Museum Negeri ini cukup terjangkau.

6. Kawasan Kota Tua Ampenan, Potret Mataram Tempoe Doeloe

Jika Jakarta punya Kota Tua sedangkan Semarang punya Kota Lama maka Mataram memiliki daya tarik kota jadul lewat kawasan Kota Tua Ampenan. Kota tua ini berada tepat di perbatasan Selat Lombok yang menghadirkan potret daerah dermaga dengan bangunan tua peninggalan kolonial Belanda. Seperti diketahui pada masa penjajahan Belanda, Ampenan adalah sebuah kota pelabuhan yang ramai hingga akhirnya ditutup tahun 1970 dengan alasan gelombang laut Selat Lombok besar dan membahayakan.

Agar tidak terbengkalai dan menjadi kota mati, pemerintah kota Mataram berinisiatif untuk merawat kota bekas pelabuhan ini menjadi sebuah kawasan wisata. Bangunan-bangunan tua sebagian digunakan sebagai gudang dan sebagian lainnya dimanfaatkan untuk toko dan rumah makan. Jadilah kawasan ini sebagai salah satu tempat wisata menarik khususnya buat traveler yang suka berburu foto-foto yang menyimpan nilai historis tinggi.

7. Makam Loang Baloq, Makam Keramat yang Jadi Tujuan Wisata

Ada sebuah makam keramat di kota Mataram yang dijadikan sebagai tempat wisata. Namanya adalah Makam Loang Baloq yang letaknya berada di kawasan Ampenan atau lebih tepat berada di kelurahan Tanjung Karang. Tempat ini merupakan kompleks pemakaman di mana ada 3 makam yang dikeramatkan oleh warga yang masing-masing dipercaya sebagai makam ulama besar dari Jazirah Arab Maulana Syech Gaus Abdurrazak, makam anak yatim dan makam Datuk Laut.

Makam ini memang sengaja dirawat sebagai upaya mengenang jasa Maulana Syech Gaus Adurrazak yang diyakini sebagai salah satu tokoh penyebaran agama Islam di Lombok. Kawasan Makam Loang Baloq berada tepat di pinggir pantai Tanjung Karang dan hanya terpisah oleh jalan raya saja. Traveler bisa sekalian bermain ke pantai yang identik dengan deretan pohon kelapa ini.

8. Taman Sangkareang, Taman Kota Mataram yang Sedap Dipandang

kota Mataram memiliki sebuah taman kota cantik bernama Taman Sangkareang. Taman ini bukan hanya menjadi kawasan hijau namun juga menjelma sebagai ikon ibukota Nusa Tenggara Barat. Lokasinya berada di jantung kota tepatnya di dekat kantor walikota Mataram dan kantor gubernur NTB.

Alamat lengkap Taman Sangkareang ini terletak di Jalan Pejanggik dan banyak dimanfaatkan para pengguna jalan untuk berhenti sejenak melepas penat. Setiap hari taman ini menjadi pusat berkumpulnya warga kota yang sedang berekreasi atau sekedar bersantai saja menikmati hijaunya taman kota kebanggaan warga Mataram. Taman Sangkareang adalah tempat yang tepat buat traveler yang suka membaur dengan warga lokal.

Itulah daftar tempat wisata di kota Mataram yang asyik untuk dikunjungi. Kapan rencanamu menjelajahi kota Mataram?

Tags
Indonesia Lombok makam masjid Mataram NTB pura Taman
Share