Rekomendasi Wisata Dekat Stasiun Blitar, Belajar Sejarah di Kota Koi

Berkunjung ke Blitar, tapi bingung harus ke mana? Teman Traveler bisa coba datang ke beberapa tempat wisata dekat Stasiun Blitar. Selain mudah dijangkau, deretan wisata Blitar ini juga sangat cocok untuk para backpacker.

Penasaran? Yuk, simak deretan rekomendasi wisata dekat Stasiun Blitar yang bisa kalian kunjungi berikut ini.

Istana Gebang

Bagian tengah Istana Gebang (c) Rosita/Travelingyuk

Istana Gebang merupakan sebuah rumah kuno di pusat Blitar. Bukan sekedar bangunan lawas biasa, tempat ini merupakan saksi bisu kehidupan masa muda Bung Karno. Lokasinya berada di Jalan Sultan Agung no 57-59 dan 61, Kampung Gebang, Kelurahan Sananwetan, Blitar.

Rumah kuno dengan halaman luas ini ditempati keluarga Bung
Karno antara tahun 1917 hingga 1919. Hingga barang-barang di dalamnya masih terawat baik, meski sudah berusia puluhan tahun. Semuanya bisa kalian lihat langsung dari dekat, termasuk kamar tidur yang dulunya ditempati Bung Karno.

Makam Bung Karno

Astana Mulyo dipadati peziarah (c) Rosita/Travelingyuk

Bicara soal Blitar, hal pertama yang bakal diingat banyak orang adalah Makam Bung Karno. Primadona wisata setempat ini memang tak pernah sepi peziarah dari berbagai daerah. Berdiri di atas lahan seluas 1,8 hektar, komplek makam Sang Proklamator tampak tertata rapi. Bahkan jalanan di sekitarnya sudah di-paving.

Di sini Teman Traveler bisa menyambangi tempat peristirahatan terakhir Bung Karno. Kalian bakal melihat nisannya yang terbuat dari batu pualam hitam besar, ditempatkan di bangunan joglo bernama Astana Mulyo. Di tempat yang sama, terdapat pula makam kedua orang tua Sang Proklamator, R Soekeni Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.

Monumen PETA

Monumen PETA (c) Rosita/Travelingyuk

Kota kecil di Jawa Timur ini memang cocok untuk pecinta wisata
sejarah
. Selain makam dan rumah Bung Karno, Blitar juga memiliki Monumen PETA. Posisinya berada di Jalan Sudanco Supriyadi, Desa
Bandogalit, Kecamatan Sananwetan. Teman Traveler bisa menemukannya tepat di seberang Taman Makam Pahlawan Raden Widjaja.

Monumen yang diresmikan pada 14 Februari 2008 ini dibangun untuk mengenang perjuangan Tentara PETA di Blitar, khususnya Shodanco Supriyadi dan enam prajurit lainnya. Tepat pada tanggal 14 Februari 1945 jam 02.30 dini hari, berdentum suara mortir yang menandai pemberontakan Tentara PETA di Blitar. Gerakan ini dikomandoi Shodanco Supriyadi, dengan tujuan melawan penjajah Jepang.

Stasiun Blitar (c) Rosita/Travelingyuk

Itulah ulasan mengenai tiga rekomendasi wisata dekat Stasiun Blitar. Tunggu apa lagi Teman Traveler? Segera wujudkan rencana liburan kalian ke Kota Koi dan jangan lupa mampir ke tiga destinasi di atas. Selamat jalan-jalan!

Tags
Blitar kontributor Travelingyuk wisata blitar
Share