Wisata Alam di Kampar, Ada yang Menjadi Benteng Pertahanan Terakhir di Riau

Dijuluki sebagai Serambi Mekkah di Provinsi Riau, Kampar merupakan Kabupaten yang berada di Ibu Kota Bangkinang dengan berbagai potensi wisata yang mengagumkan. Dari air terjun hingga perbukitan, semuanya tersedia di kawasan ini. Siap untuk membuat Teman Traveler terpesona pada kunjungan pertama. Nggak usah penasaran lagi, yuk kita kulik lebih mendalam tentang pesona deretan wisata alam di Kampar.

Rimbang Baling

Rimbang Baling
Rimbang Baling via Instagram/harry_ftt

Bagi Teman Traveler yang belum tau, Rimbang Baling merupakan salah satu hutan hujan tropis yang ada di Provinsi Riau. Ditetapkan sebagai area konservasi dengan status Suaka Margasatwa, hutan ini menjadi benteng pertahanan terakhir di Riau. Di dalam kawasan banyak ditemukan hewan-hewan yang dilindungi seperti Harimau Sumatera, Kambing Hutan, Rangkong, Ungko, dan jenis spesies kucing hutan. Selain itu, tempat ini juga dialiri oleh Sungai Subayang. Berada di Kampar Kiri Hulu, jika berangkat dari Kota Pekanbaru, wisatawan membutuhkan waktu 3 jam perjalanan untuk sampai tujuan.

Air Terjun Pangkalan Kapas

Air Terjun Pangkalan Kapas
Air Terjun Pangkalan Kapas via Instagram/arikaharmon

Walaupun berada di dataran rendah, Riau memiliki air terjun yang juga indah. Menjadi salah satu air terjun tertinggi di Sumatera, ketinggian Pangkalan Kapas mencapai 200 hingga 300 meter, lho. Wisata alam di Kampar ini memiliki pesona yang menakjubkan, tak heran banyak wisatawan yang selalu datang berkunjung. Suasana alami masih terasa karena di sekitar kawasan masih dipenuhi oleh hutan. Berada di Desa Bigau, Kenagarian Pangkalan Kapas, Kampar Kiri Hulu, untuk menuju tempat ini membutuhkan waktu selama 2 jam perjalanan dari Pekanbaru. Lokasi air terjun berjarak sekitar 4 hingga 5 km dari Desa Bigau.

Puncak Mahligai

Puncak Mahligai
Puncak Mahligai via Instagram/ardiesensei

Berada tak jauh dari kawasan Ulu Kasok yaitu sekitar 1 km, wisata alam lain yang ramai dikunjungi adalah Puncak Mahligai. Pengunjung bisa menghampiri spot-spot foto terbaik sambil memandangi keindahan alam yang terasa asri. Wisatawan dapat melihat gugusan pulau-pulau yang masih tersisa dari genangan bendungan PLTA Koto Panjang. Selain itu, pemandangan hutan di sisi danau menjadi keunikan tersendiri. Berlokasi di Desa Koto Mesjid, Kenagarian Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, ongkos yang perlu Teman Traveer keluarkan adalah sebesar Rp25.000 untuk naik pompong dari Dermaga DAM PLTA.

Sungai Gulamo

Sungai Gulamo
Sungai Gulamo via Instagram/novri_pci

Masih berada di kawasan PLTA Koto Panjang, Sungai Gulamo ini berada di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar tepatnya di deretan kaki Bukit Barisan. Pengunjung dapat melihat hijaunya bantaran sungai yang membelah ngarai dan tebing terjal. Jika memulai perjalanan dari Pekanbaru, untuk sampai ke sini memakan waktu selama 1 jam perjalanan.

Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan perahu motor kayu dengan biaya sebesar Rp750 ribu berkapasitas 9 orang penumpang. Tak hanya bisa menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat melakukan aktifitias lain seperti body rafting, berenang, dan juga tubing. 

Keindahan wisata alam di Kampar ini mampu menghipnotis mata. Kalau berkunjung ke sini, jangan lupa untuk mengabadikan momen dengan berfoto-foto, ya. Tertarik untuk berkunjung ke mana dulu nih?

Tags
Indonesia kampar Riau Wisata wisata kampar wisata riau
Share