Traveling Saat Puasa? Bisa Banget, Yuk Simak Tipsnya

Traveling saat puasa? Why not? Puasa bukan halangan untuk jalan-jalan maupun backpacker-an lho. Meski tenaga tak seperti biasanya, ada beberapa tips yang bisa Teman Traveler praktekkan agar berwisata tetap nyaman saat Ramadan.

Banyak tempat wisata menarik yang bisa Teman Traveler kagumi dengan maksimal, meski sedang berpuasa. Mulai dari museum hingga destinasi bernuansa religi. Oke, tanpa panjang lepar lagi, berikut adalah tips traveling di bulan puasa yang bisa kalian coba.

Jangan Lewatkan Makan Sahur

Persiapan sahur
Ilustrasi makan sahur via Pixabay

Sahur merupakan sumber tenaga saat traveling. Sangat penting agar Teman Traveler tak lemash atau kelelahan di tengah perjalanan. Maka dari itu, jangan sampai melewatkan waktu sahur ya.

Sahur dengan Makanan Bergizi

Makanan hidangan sahur
Ilustrasi menu sahur bergizi via Pixabay

Pastikan tubuh selalu dalam kondisi keadaan fit saat berpuasa. Begitu memasuki waktu sahur, jangan lupa mengkonsumsi makanan bergizi. Hal ini penting menjaga stamina dan kesehatan.

Utamakan Serat, Hindari Makanan Pedas

Sayuran dan buah-buahan
Jenis makanan berserat via Pixabay

Makanan mengandung serat diyakini mampu menahan rasa lapar lebih lama. Selain itu, hindari makanan pedas atau berminyak agar lambung tidak bekerja terlalu keras. Tentu tak mau kan, lambung bermasalah di tengah perjalanan.

Perbanyak Minum Air Putih

Air putih
Ilustrasi air mineral via Pixabay

Jalan-jalan saat puasa pastinya akan menguras tenaga. Oleh karena itu Teman Traveler wajib minum air putih lebih banyak saat sahur atau berbuka. Konsumsi minimal delapan gelas air putih sehari dapat menetralisir bakteri organisme pada luka lambung, atau membersihkan dan mendorong sisa makanan yang menempel.   

Membawa Vitamin 

Vitamin stamina
Ilustrasi vitamin via Pixabay

Puasa membuat kandungan gula dalam tubuh lebih rendah. Tak heran jika Teman Traveler lantas merasa cepat lemas, apalagi saat traveling. Nah, sebelum jalan-jalan sebaiknya kalian minum vitamin saat sahur maupun berbuka puasa.   

Memilih Destinasi Mayoritas Muslim

Wisata tempat muslim
Wisata muslim (c) Pixabay

Tak ada salahnya Teman Traveler coba mencari tempat wisata dengan warga mayoritas muslim. Bukannya apa-apa, kalian nantinya bakal lebih mudah mencari tempat dan menu buka puasa. Bahkan bukan tak mungkin kalian bisa merasakan asyiknya buka bareng penduduk lokal.

Hindari Destinasi dengan Medan Berat

Wisata Masjid
Ilustrasi wisata religi via pixabay

Destinasi wisata dengan medan berat contohnya gunung, pantai, atau hutan belantara. Teman Traveler sebaiknya tidak memilih lokasi semacam ini. Lakukan aktivitas jalan-jalan yang tidak terlalu membuang tenaga, seperti museum, wisata sejarah, maupun wisata religi.

Alokasi Budget

Dana travelling
Ilustrasi mengatur budget via Pixabay

Keuntungan traveling saat puasa adalah Teman Traveler tak perlu keluarkan budget untuk makan siang. Sisa uang tersebut bisa dialokasikan untuk ngabuburit atau membeli menu buka puasa. Namun biasanya godaan terberat di bulan Ramadan adalah memborong jajan atau makanan ringan di pasar takjil pinggir jalan.

Istirahat Cukup

Tidur waktu luang
Ilustrasi beristirahat sejenak via Pixabay

Traveling saat puasa akan membuat tubuh bekerja dua kali lipat lebih keras dari biasanya,. Sebaiknya Teman Traveler ambil waktu istirahat, meski hanya sebentar, hanya untuk sekedar menstabilkan stamina.

Barang Bawaan Simpel

Packing baju
Kenakan ransel praktis saat bepergian via Pixabay

Meski jalan-jalan saat puasa, upayakan membuat tubuh merasa senyaman mungkin. Bagi Teman Traveler yang berencana backpacker-an atau banyak berpindah, pastikan untuk packing dengan rapi dan ringkas. Jangan bawa terlalu banyak barang hingga mengakibatkan kelebihan beban dan mudah lelah.

Itulah sebagian tips traveling saat puasa dari saya. Intinya jika memang punya niat dan tekad keras, ibadah puasa takkan menghalangi Teman Travealer untuk tetap jalan-jalan asyik. Semoga bermanfaaat ya.

Tags
Indonesia kontributor tips dan inspirasi Travelingyuk
Share