Traveling Dengan Anak-anak? Nggak Masalah! Ini dia Tipsnya

Adi Nugroho

Adi Nugroho

On Indonesia

Salah satu hambatan seseorang yang sudah berkeluarga saat akan traveling adalah masalah anak. Ada yang enggak tega buat menitipkan ke saudara. Ada juga yang ingin mengajak anaknya traveling tapi takut jadi repot. Enggak masalah, tetap ada solusinya kok! Anda tetap bisa menikmati liburan tapi tidak merasa berdosa meninggalkan anak!

Coba lakukan tujuh tips di bawah ini jika traveling bersama anak anda yang masih kecil. Jangan tinggalkan dia di rumah dengan orang lain. Kasihan! Mending senang-senang bareng, kan? Nih langsung saja, semua tipsnya untuk anda!

1. Membawa atau Menyewa Kendaraan Sendiri.

Satu hal paling vital saat traveling dengan anak kecil adalah masalah kendaraan. Kalau kita traveling sendiri sih bisa naik apa saja. Mulai dari kendaraan umum yang super panas, sampai kereta yang harus ngantri beli tiketnya. Usahakan untuk membawa kendaraan sendiri seperti mobil. Atau jika tidak punya, bisa menyewa mobil.

Membawa Kendaraan Sendiri [image source]
Membawa Kendaraan Sendiri [image source]
Dengan membawa kendaraan sendiri seperti mobil, kita akan merasa lebih tenang. Anak akan merasa lebih aman meski kadang juga rewel. Tapi setidaknya, jika di dalam mobil, kita dan anak-anak tidak perlu lagi kena panas atau pun juga hujan. So, jika pengin traveling dengan anak persiapkan mulai dari sekarang masalah kendaraan ya. Jangan sampai mendadak!

2. Mencari Akomodasi yang Baik.

Traveling dengan anak-anak tidak bisa dalam waktu sehari langsung selesai. Anak biasanya lebih gampang capai meski jarang bergerak. Sewalah akomodasi yang sangat baik. Bisa berupa hotel, guest house atau penginapan sederhana. Yang penting anak ada tempat untuk beristirahat untuk melanjutkan perjalanan esok hari.

Akomodasi yang baiksesuai kebutuhan [image source]
Akomodasi yang baiksesuai kebutuhan [image source]
Jangan karena membawa mobil lantas anda bisa tidur di dalam mobil ya. Sangat berbahaya, terlebih untuk anak-anak. Bukannya senang, yang ada anak anda malah jadi sakit. Kan malah kasihan. Pesanlah akomodasi sesuai kebutuhan jauh-jauh hari. Biasanya akan ada harga murah atau diskon.

3. Membawa Bekal Makanan Ringan Untuk Berjaga-Jaga.

Jika anda akan traveling ke daerah yang agak pelosok, usahakan membawa bekal berupa makanan ringan. Atau makanan instan yang bisa dimasak dengan mudah. Di daerah yang asing bisa saja makanannya tidak enak atau tidak sesuai dengan anak. Makanan ringan yang dibawa bisa dikonsumsi jika mendapati keadaan darurat seperti ini.

Makanan Ringan [image source]
Makanan Ringan [image source]
Situasi di jalan selalu tidak bisa ditebak. Jadi lebih baik bersiap-siap dari pada nanti kita kelaparan. Atau justru anak enggak mau makan hingga membuatnya sakit. Usahakan memiliki cemilan sehat yang menjadi kesukaan anda.

4. Membawa Obat-obatan Seperlunya Untuk Pertolongan Pertama.

Anak memiliki kekebalan tubuh yang berbeda dengan kita. Biasanya mereka rentan sekali dengan sakit. Entah itu cuma demam atau mendadak kena flu. Untuk mengatasi ini, usahakan untuk membawa minyak kayu putih, atau minyak telon. Sebagai pelengkap bawa juga sirup penurun demam agar badan anak segera dingin.

Obar Untuk Anak-anak [image source]
Obar Untuk Anak-anak [image source]
Masalah lain yang kerap dialami oleh anak-anak adalah merasa pusing dan kadang sampai muntah. Bawalah minuman atau permen yang mampu membuat perut anak jadi mendingan. Perkecil AC mobil agar anak tidak semakin sakit. Terakhir, bila ada masalah yang darurat segera bawa ke klinik terdekat. Untuk itu carilah info seputar klinik di daerah yang menjadi tujuan traveling.

5. Bawalah Permainan Untuk Menghibur Anak di Perjalanan.

Satu hal yang sangat tidak disukai oleh anak adalah perjalanan yang panjang dan membosankan. Selama di dalam kendaraan anak akan merasa jengah, dan akhirnya ia rewel dan membuat anda jadi sakit kepala. Untuk mengatasi hal itu, usahakan untuk membawa permainan yang sangat disukai oleh anak-anak. Entah itu berupa permainan kartu atau cuma sekadar boneka. Jika enggak mau ribet bisa berikan mainan di ponsel.

Membawa Permainan [image source]
Membawa Permainan [image source]
Dengan bermain, anak akan tidak memedulikan lamanya perjalanan. Jika sudah capai dia akan tidur sendiri dan suasana jadi tenang. Jadi, sebelum merencanakan perjalanan, jangan lupa memikirkan permainan yang membuat anak tidak bosan. Kita orang tuanya, pasti tahu dong cara membuat anak jadi senang dan tidak bosan!

6. Belikan Anak-anak Oleh-oleh yang Ia Suka.

Hampir sama dengan kita. Anak-anak juga sangat menyukai oleh-oleh, entah itu berupa barang yang sederhana atau berupa sesuatu yang agak mahal. Belikan anak anda entah itu baju atau gantungan kunci. Ia akan senang hingga mungkin kadar rewelnya akan berkurang dengan sangat banyak.

Souvenir untuk anak-anak [image source]
Souvenir untuk anak-anak [image source]
Selain itu, ia akan punya banyak cerita dan kenangan indah. Jika sudah sekolah ia akan menceritakan hal seru kepada temannya. Dengan begitu, tak anda saja yang merasakan kesenangan. Anak juga akan merasakan itu hingga kelak saat diajak traveling lagi ia akan bersikap lebih baik dan enggak bikin anda jadi pusing

7. Selalu Awasi Gerak-Gerik Anak Jangan Sampai Lengah.

Saat sedang Traveling dengan anak-anak jangan pernah lepaskan perhatian mata anda kepadanya. Ia biasanya akan lari ke sana kemari. Hal-hal tidak diinginkan bisa saja terjadi. Jika anda tidak ingin selalu mengawasi anak, gandenglah tanganya dengan erat. Atau bila anda kuat bisa menggendongnya.

Awasi anak yang sedang bermain [image source]
Awasi anak yang sedang bermain [image source]
Anak sangat rawan dengan tindak kejahatan. Bisa jadi dia akan dibawa orang tak dikenal. Atau hilang di dalam kerumunan. Tak mau dong jika anak kita sampai hilang seperti itu. Hal ini adalah yang paling penting. Karena jika sudah asyik dengan sesuatu kadang kita bisa lupa diri. Kan sangat berbahaya!

Traveling dengan anak tidak akan membatasi kita untuk senang-senang. Justru akan membuat kesenangan itu meningkat. Karena apa yang kita suka, anak juga merasakannya meski kadang rewel dan susah diatur. Tapi di balik itu semua, anak akan senang karena selalu diajak orang tuanya ke mana saja. So, kapan nih traveling bareng anak?