Tiram Bakar Lajari, Kelezatan Seafood Tak Tertandingi

E M Usran

E M Usran

On Indonesia
Tiram Bakar Lajari Tiram Bakar Lajari

Sajian seafood bisa dibilang sudah membumi, ada di mana-mana dan mudah didapatkan. Namun mungkin hingga kini belum ada yang seeistimewa atau bisa menyaingi lezatnya tiram bakar Lajari.

Kuliner satu ini merupakan olahan sari laut khas Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Tak hanya nikmat, namun kaya nutrisi, mengandung kalsium dan vitamin A, serta rendah kalori.

Murah Meriah

Proses bakar tiram (c) E.M Usran/Travelingyuk

Tiram Bakar Lajari bisa Teman Traveler temukan di Desa Lajari, Kecamatan Tanete Rilau. Tiram yang dimasak biasanya didapat dari hasil tangkapan nelayan. Kalian juga bisa membelinya dalam kondisi segar dari para pedagang di sepanjang jalan desa. Harganya sangat murah, per karungnya hanya Rp25.000. Lengkap dengan sebakul nasi jika kalian ingin disajikan matang.

Daerah Kaya Tiram

Menikmati tiram dengan nasi (c) E.M Usran/Travelingyuk

Pedagang lokal biasa mulai turun mencari tiram di pagi hari, sekitar pukul 06.00. Berbekal peralatan seadanya lantaran tiram sangat mudah didapat. Sekali turun mereka bisa mendapat sekitar enam karung tiram.

Dalam sehari para pedagang sanggup menjual antara 5-10 karung tiram. Jumlahnya bakal meningkat hingga tiga kali lipat pada hari libur dan tanggal merah. Mereka bahkan harus turun dua sampai tiga kali ke sungai untuk mengambil tiram segar.

Proses Pembuatan Tiram Bakar

Tiram yang sudah dibakar (c) E.M Usran/Travelingyuk

Para pedagang masih menggunakan cara sederhana untuk mengolah tiram. Mereka hanya memanfaatkan tungku batu dengan daun kelapa muda untuk menghasilkan kobaran api. Meski demikian, cara pengolahan sederhana ini justru menjadi daya tarik tersendiri dan menghasilkan cita rasa tradisional yang bikin ketagihan.

Proses pembakaran tiram memerlukan waktu sekitar 30 menit. Setelah selesai, tiram-tiram tersebut akan diletakkan di wadah besar atau bale-bale pemilik warung. Sebelum bisa disantap, pengunjung harus membuka cangkang tiram terlebih dahulu. Untuk melakukan ini, tersedia alat pemukul besi atau kayu sepanjang kurang lebih 20 cm.

Kelezatan Menggoda

Deretan tiram (c) E.M Usran/Travelingyuk

Mula-mula tiram yang akan disantap diletakkan di atas batu dan dipukul hingga cangkangnya terbuka. Setelah itu daging tiram bisa langsung disantap menggunakan tangan atau sendok. Proses ini memang tidak mudah, namun dijamin takkan menyesal. Sensasi rasa dan aroma tiram bakar benar-benar menggoda serta memanjakan lidah.

Sajian tiram bakar bakal lebih nikmat disantap bersama nasi gurih atau nasi putih, tergantung selera. Meski tampilan luarnya kurang menjual, kuliner khas Barru ini memberikan sensasi tersendiri yang dijamin bakal bikin ketagihan.