Wisata Religi di Makassar, Beribadah Sambil Merasakan Sensasi Keliling Dunia

yaumil

yaumil

On Indonesia
Masjid di Makassar Masjid di Makassar

Ragam arsitektur yang terinspirasi dari berbagai kawasan di dunia menjadi khas tersendiri bagi sebuah tempat ibadah. Mengambil corak dari negara asal membuatnya terlihat indah di mata. Kali ini, Travelingyuk ingin memberikan informasi mengenai rumah ibadah di Makassar yang mengambil gaya ala luar negeri. Disimak, ya!

1. Masjid Al-Markaz

Salah satu mesjid terbesar di Makassar [image source]
Masjid yang terletak di Jalan Mesjid Raya, Kecamatan Bontoala ini mampu menampung sebanyak 50.000 jemaah sekaligus. Tempat ibadah ini terdiri atas tiga lantai dan dilengkapi dengan menara setinggi 84 meter. Bentuk bangunannya terinspirasi dari masjid-masjid di Arab Saudi. Dominasi warna hijau yang ditonjolkan bertujuan untuk menunjukkan bahwa Islam itu tenteram.

Eksis setelah beribadah juga bisa [image source]

2. Masjid Raya Makassar

Terlihat megah dengan arsitektur menawan [image source]
Bangunan ini memiliki luas mencapai 1.5 Kilometer persegi dan telah berdiri sejak tahun 1949.  Desain arsitekturnya terinspirasi gaya timur tengah dengan sentuhan mediterania. Di sini juga terdapat Al-Quran raksasa dengan berat 584 kilogram, loh. Menurut cerita, tempat ini dibangun dengan modal sebesar Rp60.000 saja oleh seorang ulama bernama K.H Ahmad Bone.

Keindahannya bisa bikin ibadah jadi khusyuk [image source]

3. Klenteng Ibu Agung Bahari

Tampak dalam Klenteng Ibu Bahari [image source]
Klenteng ini juga dikenal dengan nama Thian Ho Kong yang berarti Istana Ratu Langit. Bangunan ini terdiri dari empat bagian, di mana tempat sembahyangnya berada di bagian belakang. Desain arsitekturnya menggambarkan kemegahan budaya Tionghoa dengan dominasi warna merah. Sekali berada di sini, kamu bisa merasakan nuansa layaknya di negeri bambu.

Penuh corak khas negara Cina [image source]

4. Gereja Katedral

Gereja Katedral dengan arsitektur ala Eropa [image source]
Memiliki nama lain Gereja Hati Kudus Yesus. Tempat ini terletak berseberangan dengan Lapangan Karebosi yang menjadi titik nol kilometer kota Makassar. Tempat ibadah ini berdiri pada tahun 1898 dan menjadi cagar budaya yang dilestarikan. Bentuk bangunannya masih sama seperti waktu pertama kali dibangun, dengan mengadopsi gaya arsitektur Eropa.

Melaksanakan pernikahan di gereja ini pasti romantis [image source]
Bagaimana, berminat untuk menjelajahi tempat ibadah yang ada di Makassar? Setiap sudutnya memiliki keindahan tersendiri. Yuk berkunjung!