Teluk Ijo, Potongan Surga yang Tercecer di Banyuwangi

Mengusung slogan ‘Sunrise of Java’, tak mengejutkan jika Banyuwangi mampu suguhkan sederet destinasi indah. Sebagian besar bernuansa bahari, seperti pantai dan teluk. Namun ada juga yang hadirkan atmosfer alam berbeda seperti Taman Nasional Baluran. Bagi Teman Traveler yang menyukai wisata air, Teluk Ijo alias Green Bay termasuk salah satu yang wajib dikunjungi.

Keindahannya begitu luar biasa, hingga tak berlebihan jika disebut sebagai kepingan surga tercecer di Banyuwangi. Penasaran seperti apa? Simak ulasannya berikut.

Surga Tersembunyi di Desa Sarongan

Landscape Teluk ijo (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Teluk Ijo atau Green Bay merupakan kawasan pantai dengan landscape mengagumkan di kawasan Taman Nasional Merubetiri, Banyuwangi.  Suguhan panorama alam di sini begitu indah laksana surga, membuat kagum siapapun yang melihatnya.

Kilau pasir putih berpadu dengan hijaunya air laut dan bongkahan karang menjulang di tiap sisinya. Sungguh sebuah sajian kecantikan alam istimewa yang sayang dilewatkan. Inilah surga tersembunyi di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sensasi Perjalanan Asyik Tiada Duanya

Pemandangan di sekitar pantai (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Teluk Ijo menawarkan sejuta keindahan, bahkan sejak awal perjalanan dimulai. Teman Traveler bakal melewati kawasan hutan hujan tropis lebat. Jangan kaget jika melihat monyet bergelantungan di pohon-pohon sambil mengeluarkan teriakannya yang khas.

Medannya yang harus ditempuh selama menuju Teluk Ijo pun tak kalah unik. Jalan makadam dengan kontur rapat dan sedikit menanjak. Selama berada di dalam kendaraan, Teman Traveler akan merasakan sensasi bergoyang layaknya biduan dangdut. Tentunya bakal jadi pengalaman liburan tak terlupakan.

Lewati Dulu Pantai Batu

Deburan ombak di sekitar batu karang (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Perjalanan panjang nan melelahkan akan terbayar dengan kilauan indah yang nampak dari kejauhan. Teman Traveler bakal terpesona menyaksikan gradasi warna cantik perairan Teluk Ijo dari atas bukit.

Namun petualangan belum berakhir. Sebelum bisa mencapai bibir pantai, Teman Traveler harus melakukan petualangan yang lumayan menantang adrenalin. Kalian bakal menuruni bukit dengan jalan setapak curam dan berbatu. Belum lagi menembus hutan dengan vegetasi rapat dan pohon-pohon besar. Menghadirkan pengalaman dan keseruan tersendiri.

Setelah beberapa saat, Teman Traveler akan sampai di sebuah kawasan terbuka yang dinamakan Pantai Batu. Suara deburan ombak menghantam karang terdengar seperti batu-batu berjatuhan. Tepat di depannya terbentang pantai dengan hamparan karang tersusun rapi dengan berbagai ukuran. Konon kawasan ini dulunya berparsir, namun karena tsunami tahun 1994 permukaannya dipenuhi bebatuan yang diperkirakan berasal dari dasar laut.

Melihat Teluk Ijo dari Dekat

Menikmati keindahan Sang Pencipta via instagram.com/harris_silaban

Teluk Ijo bersebelahan dengan Pantai Batu. Lokasinya tersembunyi di balik karang kecil di sisi barat, sekitar 300 meter. Teman Traveler harus melanjutkan perjalanan dengan masuk hutan melalui ujung jalan setapak. Kalian bakal melewati aliran sungai kecil, bukit dengan pepohonan rimbun, sebelum menemui dua batu karang berhadapan.

Sejauh mata memandang, Teman Traveler akan dibuat kagum dengan keindahannya. Sembari menikmati panorama sekitar, kalian bisa berenang atau sekedar bermain air di sini. Tak perlu khawatir karena ombaknya tergolong kecil.

Air Terjun Dengan Kisah Unik

Pesona keindahan surga via instagram.com/harris_silaban

Sekitar 20 meter di sisi timur pantai terdapat air terjun setinggi delapan meter dengan debit air sedang. Selama musim hujan volume air akan lebih banyak dan arusnya lebih deras. Air terjun ini biasa digunakan wisatawan membilas diri usai bermain di pantai.

Keberadaan air terjun ini mempunyai kisah sedikit mistis namun unik. Menurut cerita masyarakat sekitar, lokasi ini merupakan tempat mandi para bidadari. Setiap musim hujan akan terlihat pelangi indah mengantung di atas perairan Teluk Rajegwesi. Banyak orang meyakini bahwa ujung pelangi tersebut berasal dari Air Terjun Teluk Ijo.

Menuju Teluk Ijo

Teluk Ijo dapat ditempuh dari Jember maupun Banyuwangi. Teman Traveler cukup arahkan kendaraan menuju Jajag, lanjutkan ke arah Pesanggaran, lalu Sarongan, dan ikuti jalur menuju Pantai Rajegwesi (pintu gerbang taman nasional).

Teman Traveler dapat mengunakan kendaraan pribadi maupun umum. Bagi yang menumpang mobil pribadi, sebaiknya mengunakan jenis 4WD (four wheel drive-red) atau sejenisnya. Akan sangat membantu ketika melewati medan berat.

Begitu sampai di Pantai Rajegwesi, Teman Traveler bisa menitipkan kendaraan di rumah penduduk sekitar. Jika kurang sreg, kalian bisa langsung meluncur ke area parkir dekat Teluk ijo. Namun ingat, jalan ke arah sana lumayan menanjak dengan jalan berbatu.

Bagi yang mengunakan kendaraan umum, naik bus jurusan Banyuwangi dan turun di Terminal Jajag. Lanjutkan perjalanan dengan bus kecil ke Pesanggaran. Setelah itu naiklah angkot jurusan Sarongan. Angkutan ini hanya ada pada jam tertentu, jadi usahakan kalian sudah tiba di sini pagi hari. Setelah itu, kalian bisa menuju Rajegwesi menggunakan ojek.

Dari Rajegwesi perjalanan dapat dilakukan lewat darat maupun air. Perjalanan darat akan memakan waktu sekitar satu jam. Teman Traveler akan menyusuri jalan berbatu menanjak dengan suguhan pemandangan menyegarkan.

Serunya Menumpang Perahu Nelayan

Begitu sampai di pos penjagaan, artinya kalian sudah sampai di jalur tracking Teluk Ijo. Jalur ini cukup menguras tenaga karena pengunjung harus menyusuri tebing dan medan menanjak berbatu licin. Butuh stamina prima dan konsentrasi tinggi.

Jalur air tak kalah seru. Teman Traveler bisa menyewa perahu nelayan di Rajegwesi. Kalian akan menyusuri pantai selatan dengan ombanknya yang terkenal dahsyat. Dijamin seru selama perjalanan.

Keindahan demi keindahan terpapar di alam Nusantara. Satu lagi potongan surga terpapar lewat keindahan Teluk Ijo. Meskipun membutuhkan perjuangan khusus untuk sampai kesana namun itu merupakan bumbu yang membuat wisata Banyuwangi semakin sedap untuk menjadi tempat wisata. Dengan menjaga keindahan yang tersaji adalah bentuk syukur kita kepada sang pencipta atas anugrah indah yang diberikan. Selamat berpetualang.

Tags
Banyuwangi kontributor Travelingyuk wisata banyuwangi
Share