Tak Perlu ke China, Saksikan Indahnya Gugusan Karst di Taman Prasejarah Leang-leang

Taman Prasejarah Leang-Leang merupakan tempat terbaik untuk menikmati keindahan gugusan karst di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Perlu Teman Traveler ketahui, keanekaragaman karst di sini sudah diakui dunia Internasional. Oleh karena itu pantang sekali untuk dilewatkan.

Bebatuan di kawasan Leang-leang bahkan diklaim para ahli mirip dengan gugusan serupa yang ditemukan di China dan Vietnam. Jadi Teman Traveler tak perlu jauh-jauh melanglang buana ke Negeri Tirai Bambu hanya untuk melihat keindahan yang mirip. Menarik bukan? Yuk, simak ulasan berikut.

Akses Mudah

Berfoto di pintu masuk Taman Leang-leang (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Taman Prasejarah Leang-leang merupakan wisata yang sangat mudah diakses. Jalan menuju sana sudah sangat memadai dan diaspal halus. Teman Traveler bisa mengunjungi destinasi yang masuk wilayah Taman Nasional Bantimurung ini dengan menggunakan sepeda motor.

Terbesar Kedua Dunia

Berfoto di sekitar bebatuan karst (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Pegunungan karst di Leang-Leang disebut para ahli sudah berumur ribuan tahun. Banyak sumber menyebutkan bahwa kawasan karst di sini merupakan terbesar kedua dunia, hanya kalah dari Guangzhou di China. Luas kawasannya sendiri mencapai 43.750 hektar.

Total destinasi ini memiliki 286 goa dan 30 goa lain yang diduga sudah terbentuk sejak zaman prasejarah. Bagi Teman Traveler yang penasaran, lokasi ini bisa kalian kunjungi dengan perjalanan kurang lebih satu jam dari Makassar.

Mirip China dan Vietnam

Mengunjungi kawasan karst (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Uniknya lagi, jenis bebatuan karst di kawasan Taman Prasejarah Leang-leang kabarnya juga bisa ditemukan di Guangzhou, China dan Teluk Halong, Vietnam. Memang tekstur batu di sini bisa dikatakan cukup unik, beda dari batu biasa. Hal tersebut tentu jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke sini.

Berfoto Asyik Tanpa Kuras Kantong

Mengunjungi Leang-Leang beramai-ramai (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Taman Leang-Leang juga sangat apik untuk mengabadikan momen alias berfoto-foto. Apalagi jika Teman Traveler datang bersama keluarga maupun sahabat. Bahkan tak sedikit pasangan menggelar sesi pre-wedding di sini. Deretan bebatuan raksasa di sekitar sini memang membuat foto tampak lebih dramatis.

Berpose di sekitar bebatuan purba (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Batu-batu dengan bentuk unik dan beragam membuat Taman Leang-Leang mendapat tempat tersendiri di hati para wisatawan. Apalagi tiket masuknya hanya Rp10.000. Dengan dana segitu Teman Traveler sudah bisa berkeliling dan berfoto sepuasnya di sekitar kawasan taman, sembari menikmati keindahan prasejarah Maros.

Jalur Tracking yang Memudahkan

Jalur pejalan kaki (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Akses menuju tiap spot unik di Taman Leang-Leang akan makin mudah dengan adanya jalur pejalan kaki yang sudah disediakan pengelola. Teman Traveler tak perlu takut tersesat karena semua jalurnya sudah ditata sedemikian rapi. Kalian bisa puas mengelilingi kawasan Leang-Leang tanpa melewatkan satu pun sudut indahnya.

Selfie di sekitart taman (c) Muhammad Azhar Triputra Bachtiar/Travelingyuk

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Teman Traveler akan membutuhkan perjalanan sekitar satu jam dari Makassar untuk menuju Taman Leang-Leang. Lokasinya sangat mudah dijangkau, bahkan untuk pelancong luar kota sekalipun, lantaran berada dekat Bandara Sultan Hasanuddin.

Setelah puas menjelajah Leang-Leang, Teman Traveler bisa mengunjungi destinasi lain yang letaknya berdekatan. Sebut saja Taman Wisata Bantimurung atau Kawasan Karst Rammang-Rammang. Sekali jalan, kalian sudah bisa mengakses tiga wisata sekaligus. Asyik bukan?

Jadi bagaimana Teman Traveler, kapan giliran kalian menyambangi keindahan prasejarah di Taman Prasejarah Leang-Leang di Kabupaten Maros?

Tags
kontributor Makassar Maros Travelingyuk wisata makassar wisata maros
Share