Son Doong, Gua Terbesar di Dunia, Keberadaanya Sempat Dianggap Mitos

Yuni Astutik

Yuni Astutik

On Luar Negeri
Son Dong Son Dong

Wisata susur gua belakangan memang sedang naik daun ya Teman Traveler. Ada beberapa di Indonesia, gua-gua cantik yang dibuka untuk wisata serupa. Dan tidak bisa dipungkiri jika gua memiliki keeksotisan yang berbeda dengan destinasi jenis lainnya. Nah, jika kamu merasa kurang puas, ada gua terbesar di dunia yang bisa kamu sambangi. Namanya adalah Son Doong yang memesona.

Gua Son Doong dengan Keagungan yang Ditawarkan

Gua yang begitu istimewa, via Shutterstock
Gua yang begitu istimewa, via Shutterstock

Son Doong adalah gua terbesar di dunia. Lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Provinsi Quang Binh, Vietnam. Panjang dari gua ini mencapai 9 kilometer, dengan kedalaman mencapai 150 meter. Di beberapa bagiannya, tempat ini juga memiliki tinggi langit-langitnya mancapai 180 meter.

Gua yang begitu istimewa, via Shutterstock
Gua yang begitu istimewa, via Shutterstock

Oh iya Teman Traveler, tempat ini termasuk dalam warisan dunia UNESCO. Son Doong sendiri dalam bahasa Vietnam memiliki arti sungai gunung, karena di dalamnya terdapat sungai deras yang mengalir.

Tempat ini sudah lama ditemukan oleh penduduk setempat. Namun lantaran suara aliran sungainya begitu kencang, membuat banyak orang ciut nyalinya untuk bertandang. Barulah di tahun 2008 tempat ini dieksplorasi oleh para peneliti dari Inggris.

Pertama Kali Ditemukan oleh Petani

Ditemukan warga lokal, via Shutterstock
Ditemukan warga lokal, via Shutterstock

Tempat ini pertama kali ditemukan pada tahun 1990 oleh warga lokal yang bernama Ho Khanh. Ia merupakan sosok yang gemar treking untk menemukan makanan dan kayu untuk dijual. Nah, ia kemudian melihat celah dan mengintip bagian dalamnya, menyaksikkan awan dan mendengar deburan air di dalam.

Khanh merasa takut dan tak melanjutkan perjaanan tersebut. Dan ia lupa dimana ia menemukannya. Bahkan saat ia menceritakan kepada orang-orang terdekat dan tetangganya, goa ini dianggap tidak nyata, hanya mitos belaka.

Cantik bak surga, via Shutterstock
Cantik bak surga, via Shutterstock

Sampai di tahun 2008, goa ini ditemukan kembali oleh Ho Khanh. Sampai akhirnya memimpin ekspedisi Howard and Deb Limbert of the British Cave Association untuk ekspedisi pertama. Goa tersebut dibuka untuk umum pada tahun 2013. Dan ekspedisi ke sana hanya diperbolehkan satu perusahaan saja, namanya adalah Oxalis.

Tapi untuk dicatat ya, pemerintah setempat hanya mengeluarkan 300-500 izin setiap tahun untuk bisa menjelajah gua. Dan biaya yang diperlukan cukup besar, sekitar 3000$ atau setara dengan Rp 41 jutaan. Gimana, apakah kamu tertarik berjelajah?