Sindu Kusuma Edupark Jogja, Persilangan Hiburan Modern dan Tradisional

Satu hal yang membuat Jogjakarta sukses menjadi salah satu destinasi favorit Indonesia adalah kemampuan menjaga keseimbangan. Tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional, Kota Gudeg tetap bisa melangkah maju merangkul modernitas. Hal tersebut nampak jelas dalam wujud Sindu Kusuma Edupark.

Sindu Kusuma Edupark merupakan salah satu taman hiburan keluarga populer di Jogja. Tak hanya menawarkan beragam wahana permainan modern, mereka juga mencoba mengajarkan pada para pengunjung betapa indahnya seni budaya tradisional. Sobat traveler yang belum tahu akan ke mana di musim liburan kali ini, tak ada salahnya datang berkunjung.

Dikelola Grup Sarat Pengalaman

Bianglala di Sindu Kusuma
Bianglala di Sindu Kusuma via Instagram arnasyitha

Tak perlu kaget jika fasilitas dan pelayanan di Sindu Kusuma Edupark begitu memuaskan. Kawasan ini dikelola oleh grup Argo Wisata, yang sudah berpengalaman mendirikan dan mengatur tempat wisata serupa di Jawa Timur. Sobat traveler yang mengajak keluarga maupun orang terdekat ke sini dijamin bakal mendapat pengalaman memuaskan.

Taman hiburan Sindu Kusuma mulai beroperasi sejak 2014 silam. Konsep yang diusung adalah wahana hiburan yang menggabungkan unsur edukasi dan budaya. Berdasarkan pengamatan ekspos di media sosial, pengunjungnya terus bertambah dari tahun ke tahun.

Penghargaan Unsur Tradisional

Festival kostum bernuansa tradisional
Festival kostum bernuansa tradisional via Instagram skedupark

Meski menyediakan wahana hiburan bernuansa modern, pengelola Sindu Kusuma Edupark cukup jeli menyelipkan unsur edukasi dan tradisional di dalamnya. Contoh paling sederhana adalah soal penamaan, yang masih menggunakan bahasa Jawa. Bianglala dinamai Cakra Manggilingan, segway disebut pit egrang, bumper car dinamai montor tumbur, dan masih banyak lagi.

Namun sekedar menggunakan nama unik saja tentu tidak cukup untuk membuat pengunjung datang. Setiap tahun, pengelola SKE selalu mencoba berinovasi dengan menambah wahana baru. Pertengahan 2017 saja, mereka sukses menghadirkan Taman Lampu dan 4D Rider yang menggunakan teknologi Korea.

Ajarkan Pelancong Berkreativitas

Antrian pengunjung
Antrian pengunjung via Instagram skedupark

Tak cuma memanjakan para pengunjung dengan beragam wahana seru, Sindu Kusuma Edupark juga memberikan fasilitas untuk menyalurkan kreativitas. Hal tersebut diwujudkan dengan hadirnya Kampung Seni. Kampung yang dibuka untuk segala usia ini wajib dikunjungi sobat traveler yang tertarik belajar membatik, melukis, maupun menari.

Mereka bahkan punya kelas khusus gamelan. Meski hanya dalam waktu singkat, pengetahuan soal budaya lokal dijamin bakal bertambah. Asyiknya lagi, semua karya yang dihasilkan di Kampung Seni boleh dibawa pulang.

Wisata Malam nan Memanjakan

Lampu malam di Sindu Kusuma
Lampu malam di Sindu Kusuma via Instagram skedupark

Sindu Kusuma Edupark siap memanjakan pengunjung dari pukul 10 pagi hingga 10 malam. Begitu matahari terbenam, panorama sekitar bakal membuat sobat traveler terpukau. Ratusan lampu warna-warni di Taman Lampu Hias memancarkan sinar indah nan menenangkan.

Taman hiburan ini juga termasuk mudah dijangkau karena terletak di tengah kota. Biaya masuknya berkisar di angka 15 ribu rupiah dan 70 ribu rupiah, untuk tiket terusan. Namun harga tersebut massih bisa berubah sewaktu-waktu, terutama menjelang musim liburan.

Itulah tadi sekilas gambaran mengenai keseruan dan keindahan di Sindukusuma Edupark Jogjakarta, taman hiburan yang menjadi persilangan unsur tradisional dan modern. Jika sobat traveler masih bingung menentukan hendak liburan ke mana, tak ada salahnya melancong ke sini.

Tags
Jogjakarta Wisata
Share