Sate Kere Solo Alun-alun Pasar Kliwon, Murah Tapi Gak Murahan

Jika Teman Traveler sedang liburan di Solo, ada banyak alun-alun keren yang bisa dikunjungi. Hampir semua sediakan beragam gerai kuliner menarik untuk disambangi. Salah satu yang pantang kalian lewatkan adalah Sate Kere Solo.

Alun-Alun Pasar Kliwon

img_20190725_wa0026_OqT.jpg
Salah satu kedai Sate Kere (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Sate Kere yang saya belakangan saya cicipi ada di Alun-alun Pasar Kliwon, Jalan Gading, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Ada banyak penjaja kuliner menarik di sini. Teman Traveler bisa pilih-pilih dulu sembari berkeliling naik motor sebelum memutuskan turun dari kendaraan.

img_20190725_wa0027_fUh.jpg
Sate sedang dibakar (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Jika Teman Traveler berencana mampir ke sini, pastikan jangan datang lebih dari jam pukul 21.30. Menurut peraturan Kraton Solo, semua kegiatan wajib dihentikan begitu memasuki pukul 22.00. Oleh karena itu, setengah jam sebelumnya para pedagang biasanya sudah mulai berhenti berdagang.

Sate Kere yang Unik

img_20190725_wa0030_qfg.jpg
Sate yang belum dibakar (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Salah satu jajanan yang cukup menarik di alun-alun ini adalah Sate Kere. Dalam Bahasa Jawa, kata ‘kere’ bisa diartikan miskin. Disebut demikian karena sajian ini harganya sangat terjangkau alias murah. Namun jangan salah Teman Traveler, rasanya begitu mantap di lidah lho.

img_20190725_wa0031_XfF.jpg
Spanduk penjaja sate (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Seporti Sate Kere dibanderol Rp10.000 dengan isi tujuh tusuk. Bentuknya persegi panjang, menggunakan bahan dari kedelai yang disebut gembus. Bahan ini terbuat dari ampas tahu yang telah difermentasi menggunakan jamur Rhizopus Spp.

Nikmatnya Memanjakan

img_20190725_wa0033_Pbd.jpg
Meski sederhana, nikmatnya luar biasa (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Gembus yang telah dimasak dengan bumbu manis dibentuk persegi panjang sebelum ditusuk rapi. Pemanggangan bakal dilakukan ketika pembeli datang alias dadakan. Tujuannya agar tetap panas saat disajikan.

img_20190725_wa0032_gxu.jpg
Proses pemanggangan sate (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Sate Kere punya rasa unik lantaran beda dari sate kebanyakan, yang menggunakan bahan daging. Gembusnya terasa empuk dan lembut ketika dikunyah. Tambahan bumbu kacang dan irisan bawang merah bikin sensasi rasanya makin luar biasa.

img_20190725_wa0034_Wva.jpg
Salah satu penjaja sate di Alun-alun Pasar Kliwon (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Begitu digigit, Sate Kere bakal terasa juicy. Teman Traveler akan mencicipi sensasi lelehan manis yang berpadu apik dengan bumbu kacang. Benar-benar menggoyang lidah. Makin lengkap dengan gembus yang bertekstur lembut. Tambahan bawang merah mentah yang strong bikin serasa melayang.

Menu Lainnya Juga Ada

img_20190725_wa0025_pEO.jpg
Seporsi Sate Kere (c) Rachma Muslika/Travelingyuk

Kedai sate di sini bula mulai pukul 15.00 hingga 21.30. Jangan sampai ketinggalan mencoba sajian murah meriah dengan rasa tak murahan ini. Jika Teman Traveler ingin, ada juga pilihan menu lain seperti sate jeroan, kikil, dan daging tetelan.

Itulah pengalaman saya bersantap Sate Kere Solo di Alun-alun Pasar Kliwon. Buat Teman Traveler yang sedang keliling wisata Solo, jangan lupa mampir ke sini ya. Bagaimana, mau coba sama siapa nih?

Tags
kontributor kuliner Solo sate kere Solo Travelingyuk
Share