Intip Menu Indonesia Sajian untuk Delegasi IMF-WB 2018 Annual Meetings di Bali

Menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan IMF – WB Annual Meetings 2018 yang dihadiri 189 negara anggota, Indonesia dapat beberapa keuntungan. Salah satunya adalah pendapatan di sektor pariwisata. Seperti yang dikatakan oleh Menko Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan. Terkait hal tersebut, Indonesia memang mendapat panggung untuk tampil “memperkenalkan diri” di depan para delegasi IMF yang datang dari berbagai negara. Salah satunya melalui kuliner. Nah! Sebagai sajian makan siang delegasi IMF-WB 2018 pada pembukaan hari pertama, 8 Oktober kemarin, beberapa menu khas Indonesia pun disajikan. Apa saja kah itu?

1. Nasi Goreng Jawa

Ilustrasi Memasak Nasi Goreng Jawa yang Khas via Instagram/
Ilustrasi Memasak Nasi Goreng Jawa yang Khas via Instagram/ kulinersbytok

Beberapa kuliner Indonesia versi Kementerian Pariwisata Indonesia, menjadi sajian makan siang delegasi IMF-WB 2018 yang utama. Menu pertama adalah Nasi Goreng Jawa. Nasi goreng, mudah masuk dan menyesuaikan di lidah siapa saja. Pun para delegasi IMF yang hadir. Keunikan Nasi Goreng Jawa terletak pada bumbu uleknya. Ia juga kerap dimasak di atas anglo yang dapat membuat citarasa nasi goreng semakin khas.

2. Nasi Campur Bali

Seporsi Nasi Campur Bali yang Turut Disajikan di Ajang IMF-WB 2018 via Instagram/
Seporsi Nasi Campur Bali yang Turut Disajikan di Ajang IMF-WB 2018 via Instagram/ eatwithkoko

Pada pagelaran IMF-WB 2018 yang digelar di Bali, hadir juga makanan khas Pulau Dewata di stan-stan Festival Makanan Indonesia. Adalah Nasi Campur Bali. Dalam seporsi Nasi Campur Bali yang disuguhkan kepada para delegasi, terdapat sate lilit, ayam suwir, jukut urap dan telur. Menu-menu yang disajikan di IMF-WB, mengusung konsep ramah lingkungan. Setiap makanan dikemas dengan konsep grab and go, yaitu menggunakan kotak makanan dari kertas.

3. Nasi Padang

Nasi Padang yang Jadi Favorit Para Delegasi IMF-WB di Bali via Instagram/
Nasi Padang yang Jadi Favorit Para Delegasi IMF-WB di Bali via Instagram/ jangkrikkuliner

Selanjutnya, ada Nasi Padang yang juga turut menjadi sajian makan siang delegasi IMF-WB 2018. Menurut Chef Rachman, dilansir dari Republika, menu ini merupakan menu favorit para delegasi. Mereka penasaran dengan citarasa Rendang yang pernah dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak dunia. Selain Rendang, disuguhkan pula Ayam Pop yang disajikan dengan Sambal Lado Hijau serta Gulai Daun Singkong.

4. Aneka Sate

Aneka Sate yang Turut Disajinak di IMF-WB 2018 via Instagram/
Aneka Sate yang Turut Disajinak di IMF-WB 2018 via Instagram/ bandungfoodsociety

Sebagai menu sajian makan siang delegasi IMF-WB 2018, panitia menyediakan tiga jenis sate, yaitu Sate Kambing, Sate Ayam dan Sate Daging Sapi. Dengan kisaran harga dari Rp 95 ribu hingga Rp 110 ribu, para delegasi bisa menyantap menu-menu pilihan tersebut sambil duduk di saung dan gazebo yang sudah disediakan panitia.

Pemilihan menu untuk sajian di ajang IMF-WB 2018, menurut Chef Rachman sudah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum pelaksanaan. Kuliner, dinilai merupakan industri yang berkontribusi besar untuk ekonomi kreatif. Bahkan, Kementerian Pariwisata memperkirakan, sejumlah 30-40 % pengeluaran wisatawan, rata-rata dialokasikan untuk jajan makanan. Semoga menu sajian makan siang delegasi IMF-WB 2018 sedikit banyak juga dapat berkontribusi besar terhadap pariwisata Indonesia secara keseluruhan ya.

Makanan nusantara memang menjadi salah satu kekayaan Indonesia yang wajib dilestarikan. Tak sedikit sajian yang kelezatannya membuat turis asing jatuh hati. Lalu, mana di antaranya yang merupakan kegemaran Teman Traveler?

Tags
Bali imf wb 2018 Indonesia kuliner sajian makan siang delegasis imf wb Wisata Kuliner
Share