Rujak Mak Tas Khas Pesisir Lamongan, 3 Dekade Tawarkan Sensasi Petis Saripati Ikan Pindang

Rujak merupakan kuliner yang biasanya terbuat dari campuran buah-buahan atau sayur-sayuran yang diberi bumbu. Banyak sekali jenis rujak di Indonesia, ada rujak gobet, rujak petis, dan masih banyak lainnya. Jika Teman Traveler berkunjung ke Lamongan, ada salah satu yang sudah melegenda dan memiliki banyak penggemar. Namanya adalah Rujak Mak Tas. Yuk ulas lebih mendalam mengenai rujak di Lamongan ini.

Melegenda Sejak Tahun 1986

Rujak Paciran, Via Instagram/melatiyeka
Rujak Paciran, Via Instagram/melatiyeka

Bukan main-main, Rujak Mak Tas ini telah berdiri sejak tahun 1986. Sebelumnya memang rujak ini diracik sendiri oleh Mak Tas. Namun setelah meninggal, diteruskan oleh Mak Nah yang merupakan adik kandung dari Mak Tas. Meskipun beda generasi, rasanya tetap sama-sama nikmat dan memiliki ciri khas yang membuat banyak orang kembali datang.

Racikan Sederhana Namun Istimewa

Sederhana tapi luar biasa, Via Instagram/angga_dwi_fahria
Sederhana tapi luar biasa, Via Instagram/angga_dwi_fahria

Sekilas memang jika dilihat rujak uleg di sini seperti yang lainnya. Bahkan, memiliki varian buah yang apa adanya. Buah-buahan yang digunakan di sini antara lain nanas, bengkuang, pepaya setengah matang, nanas, dan juga kendondong.

Rujak Mak Tas
Rujak Mak Tas (c) Travelingyuk/Asnan Affandi

Dan buah-buahan ini bisa diganti dengan yang sejenis. Misalnya saja jika buah kedondong sedang tidak musim bisa diganti dengan mangga muda. Buah-buahan ini berasal dari petani sekitar dan juga pasar. Buah-buahan itu dipotong-potong kemudian disajikan di atas daun pisang dan disiram bumbu.

Rahasia Kenikmatan Rujak Mak Tas

Rujak Mak Tas Paciran, Via Instagram/dianitaokta
Rujak Mak Tas Paciran, Via Instagram/dianitaokta

Mungkin Teman Traveler bertanya-tanya hal apakah yang membuat Rujak Mak Tas ini begitu digemari. Kenikmatannya terletak pada bumbu yang digunakan, yaitu garam, terasi, cabai, sedikit mecin/penyedap rasa, asam jawa, petis dan tak ketinggalan adalah gula merah. Bumbu yang bisa dibilang hampir sama dengan yang lainnya bukan?

Bedanya adalah pengambilan bumbu dari cobek ini memanfaatkan kulit buah siwalan yang telah diambil buahnya. Selain itu, gula merah yang digunakan adalah yang berasal dari pohon tal. Serta, petis yang dimanfaatkan untuk membuat kuliner yang disebut juga dengan Rujak Paciran ini berasal dari saripati ikan pindang yang memiliki rasa asin. Tidak seperti petis kebanyakan yang memiliki citarasa gurih.

Lokasi Rujak Mak Tas Sederhana tapi Rasa Juara

Siwalan dan rujak, Via Instagram/dianitaokta
Siwalan dan rujak, Via Instagram/dianitaokta

Lokas Rujak Mak Tas ini berada di Jl. Raya Paciran, Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Lokasinya sekitar 1 kilometer saja dari arah barat Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang begitu terkemuka. Buka hampir setiap hari mulai jam 8 pagi hingga pukul 5 sore. Sementara itu untuk harganya, satu porsi rujak akan dibanderol Rp5.000 saja. Selain rujak, di tempat ini juga menawarkan menu minuman yang menyegarkan, es siwalan salah satunya.

Perpaduan antara rujak dan segelas es siwalan adalah sesuatu yang akan membuatmu melayang-layang. Rasanya benar-benar nendang dan bikin ketagihan. Maka dari itulah, jangan sampai melewatkan Rujak Mak Tas atau Rujak Paciran ini jika sedang jalan-jalan di Lamongan. Bagaimana, Teman Traveler ada yang sudah coba juga?

Tags
Indonesia Jawa Timur Lamongan rujak mak tas rujak mak tas di lamongan
Share