Roller Coaster di Taman Bermain Taiwan Macet, Bagaimana Nasib Pengunjungnya?

Rani Aisyah

Rani Aisyah

On Luar Negeri
Ilustrasi Roller Coaster di Taiwan Macet Ilustrasi Roller Coaster di Taiwan Macet

Roller coaster menjadi wahana menantang namun banyak peminatnya. Pengunjung rela antri demi merasakan ketegangannya. Tidak terkecuali yang ada di salah satu taman bermain di Taichung ini. Tragisnya, roller coaster di Taiwan ini sempat macet saat berada di titik tertingg. Bagaimana nasib pengunjungnya? Informasi selengkapnya dibaca pada ulasan berikut, ya.

Pengunjung Tergantung Terbalik 30 Menit

Ilustrasi Gerbong Gravity Max Macet di Atas via Instagram @xchocogalx
Ilustrasi Gerbong Gravity Max Macet di Atas via Instagram @xchocogalx

Dilansir dari laman The Sun, wahana bermain di LIHPAO Discovery Land di Taichung, Taiwan ini merupakan salah satu tilting roller coaster di dunia. Roller coaster bernama Graviti Max ini punya titik drop sebesar 90 derajat.

Pada Rabu (31/1) lalu roller coaster di Taiwan ini, sempat macet ketika berada di titik tertinggi, dengan penumpang 20 orang. Mereka pun tergantung terbalik, menghadap ke bawah, selama kurang lebih 30 menit.

Kesalahan Teknis

Ilustrasi Roller Coaster dengan Titik Drop 90 Derajat via Instagram @brentverick
Ilustrasi Roller Coaster dengan Titik Drop 90 Derajat via Instagram @brentverick

Cara kerja tilting roller coaster yang sempat macet di Taiwan ini, adalah pengendara akan dibawa pada bagian paling pinggir wahana di platform horisontal. Kemudian seluruh gerbong dimiringkan 90 derajat, secara perlahan akan menuju ke jalur vertikal selanjutnya.

Dalam proses sebelum meluncur kembali, gerbong akan menggantung sebentar, tidak sampai 5 menit. Seperti dikutip dari situs The Sun, Gravity Max mengalami misalignment, di mana roller coaster tidak masuk pada jalur vertikal di bagian bawahnya.

Penumpang Diberi Kompensasi Senilai Rp90 Ribuan

Ilustrasi Insiden Disebabkan Misalignment via Instagram @captain.coaster
Ilustrasi Insiden Disebabkan Misalignment via Instagram @captain.coaster

Setelah sempat tergantung terbalik, roller coaster tersebut perlahan kembali pada jalurnya. Semua penumpang selamat dan tidak ada yang terluka. Pihak taman bermain memberikan kompensasi kepada mereka, berupa voucher senilai kira-kira Rp90 ribuan per orang.

Menurut salah satu pengelola yang dikutip dari laman news.com.au, kesalahan teknis berupa misalignment biasa terjadi ketika angin kencang, hujan deras, maupun keadaan berkabut.

Wahana Dibuka Beberapa Puluh Menit Setelah Insiden Terjadi

Ilustrasi Cara Kerja Tilting Roller Coaster via Instagram

Setelah penumpang diselamatkan, pihak teknisi pun memeriksan keadaan Gravity Max yang dibuka mulai tahun 2002 dengan jalur sepanjang kira-kira 580 meter tersebut. Mereka memastikan wahana dengan titik tertinggi hampir 50 meter, serta memiliki kecepatan sekitar 93 kilometer per jam ini, aman untuk dinaiki kembali.

Sehingga Gravity Max pun dibuka kembali sekitar 20 menit setelah insiden macet berlangsung. Mereka menganggap bahwa wahana ini 100% aman untuk dikendarai kembali.

Tujuannya ingin bersenang-senang, malah terjebak macet selama kira-kira 30 menit. Waduh menegangkan sekali! Semoga tidak ada kejadian serupa terjadi di waktu selanjutnya, ya.