Ranu Gumbolo, Wisata di Tulungagung dengan Pemandangan Alam yang Memesona

Advertisement
Advertisement

Keindahan Ranu Kumbolo di jalur pendakian Gunung Semeru telah popular sejak menjadi latar film 5cm. Pesonanya membuat pecinta wisata alam begitu tertarik ingin melihat secara langsung. Belum bisa naik gunung? Cobalah liburan ke Tulungagung. Ada tempat wisata yang mirip dengan Ranu Kumbolo Semeru, bernama Ranu Gumbolo. Penasaran kan? Berikut penuturan dari Kontributor Travelingyuk, Reezumiku.

Ranu Gumbolo Tulungagung yang Hijau dan Menyejukkan

Ranu Gumbolo, Bukan Ranu Kumbolo
Ranu Gumbolo, Bukan Ranu Kumbolo (c) Reezumiku/Travelingyuk

Ranu Gumbolo berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung dan sudah diresmikan sebagai daerah wisata semenjak 2016 lalu. Jaraknya sekitar 3 km dari wisata Bendungan Wonorejo. Kawasan Ranu Gumbolo ini memang merupakan aliran muara Waduk Wonorejo yang dulunya dibangun guna menanggulangi banjir di kabupaten Tulungagung.

Hijau air waduk
Hijau air waduk(c) Reezumiku/Travelingyuk

Nama Ranu Gumbolo sendiri yang diberikan untuk daerah ini memang terinspirasi dari Ranu Kumbolo. Sebab, ada kemiripan hutan pinus, air hijau dan suasana segar menenangkan. Pepohonan yang berdiri tegak tertata rapi membuat pemandangan nampak cantik. Keasrian alami itu semakin menarik wisatawan hingga akhirnya, pihak perhutani merombak total hutan belantara tersebut menjadi lokasi wisata.

Sewa hammock untuk bersantai

Nikmati waktu di atas hammock
Nikmati waktu di atas hammock(c) Reezumiku/Travelingyuk

Di sepanjang jalan setapak yang mulai disemen oleh pengelola, sudah tumbuh berbagai tanaman bunga warna-warni. Gazebo-gazebo dari kayu dan bambu beratap daun-daun kering pun tersedia bagi pengunjung yang ingin duduk santai dengan teman dan kerabat. Jika tidak kebagian tempat, Teman Traveler bisa menyewa hammock pada petugas parkir yang harganya Rp5.000. Cukup murah bukan? Apalagi kita bisa menggunakan sepuasnya tanpa batasan waktu, dengan syarat menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat penyewaan.

Berbagai wahana juga sudah tersedia. Bila ingin menyusuri aliran muara, kita bisa menyewa sepeda air dengan biaya Rp15.000 per jamnya. Sedangkan, bagi yang suka tantangan bisa mencoba outbond dan flyingfox jarak pendek melintasi air waduk yang hijau lumut dengan biaya Rp15.000.

Harga Tiket Masuk Ranu Gumbolo

Spot foto favorit
Spot foto favorit(c) Reezumiku/Travelingyuk

Kini, tiket masuk ke area wisata Ranu Gumbolo ini memiliki harga yang bervariasi. Saat weekday hanya Rp5.000, sedangkan pada hari libur menjadi Rp8.000. Ada biaya asuransinya juga yang harus dibayarkan, yaitu Rp500. Biayanya cukup murah untuk kita bisa menikmati keindahan alam di sini sambil bersantai bersama teman ataupun keluarga. Tempat ini mulai dibuka pada pukul 06.30 hingga pukul 17.30 WIB.

Nikmati Sejuknya Ranu Gumbolo dari Gardu Pandang

Melihat seluruh area dari gardu pandang
Melihat seluruh area dari gardu pandang(c) Reezumiku/Travelingyuk

Yang menariknya lagi, Teman Traveler bisa berfoto dari ketinggian di atas gardu pandang. Nah, spot ini dibangun di atas pohon pinus dengan latar keindahan yang menawan khas Ranu Gumbolo. Saat ini, hanya ada satu pohon saja. Jadi ketika ramai pengunjung, Teman Traveler harus sabar mengantre untuk mendapatkan kesempatan berfoto. Letaknya sangat strategis menjangkau keseluruhan area wisata.

Kegiatan Seru Lain di Ranu Gumbolo

Seorang bapak dan anaknya yang sedang memancing
Seorang bapak dan anaknya yang sedang memancing(c) Reezumiku/Travelingyuk

Bagi yang hobi memancing, bisa membawa peralatan pancing juga lho. Pasalnya, area ini sudah lebih dulu dikenal sebagai tempat memancing favorit sebelum menjadi lokasi wisata. Kalau beruntung bisa mendapatkan berbagai ikan air tawar yang ukurannya besar. Warga desa setempat maupun pengunjung dari kota biasa menghabiskan waktu di tepi waduk sembari menunggu tangkapan.

Area Camping yang Menyenangkan

Sekelompok pramuka sedang melakukan kegiatan
Sekelompok pramuka sedang melakukan kegiatan(c) Reezumiku/Travelingyuk

Selain tempat wisata, kegiatan camping di Ranu Gumbolo juga bisa dilakukan. Di beberapa sudut terdapat tempat landai dan bisa untuk mengelar tenda. Beberapa siswa, mahasiswa maupun komunitas pernah melakukan berbagai kegiatan outbond dan camping di sini. Khusus buat Teman Traveler yang ingin bermalam di area terbuka tersebut, perlu untuk ijin terlebih dahulu kepada pengurus kawasan demi keamanan dan kenyamanan.

Nyaman duduk di rerumputan
Nyaman duduk di rerumputan(c) Reezumiku/Travelingyuk

Selain tiket masuk, terdapat biaya parkir sepeda motor dengan tarif Rp2.000 dan mobil Rp5.000. Warung makan dan penjual jajanan banyak dijumpai di sepanjang tempat kendaraan. Jika berkunjung di hari tertentu, biasanya ada acara-acara special dengan beragam tontonan yang semakin memeriahkan suasana.

Nah, itulah ulasan tentang wisata Ranu Gumbolo Tulungagung. Ingat, bukan Ranu Kumbolo ya. Jadi, sudah siap untuk jelajah wisata Tulungagung ini kan? Jangan lupa untuk abadikan setiap momen mu ya!

Advertisement
Tags
Indonesia Jawa Timur Travelingyuk Tulungagung Wisata Tulungagung
Share