Pilihan Pecel Trenggalek, Bisa Sarapan Sambil Keliling Alun-alun

Trenggalek, salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur ini memiliki potensi wisata kuliner tradisional yang patut dilestarikan. Tidak hanya camilan ringan berbentuk bulat berwarna kunin yang bernama alen-alen, Teman Traveler juga harus menjajal makanan berat terkenal di Trenggalek yaitu pecel. Bukan pecel biasa, terdapat varian baru yang memiliki citarasa unik tapi sedap. Berikut adalah beberapa varian pecel Trenggalek yang bisa teman traveler nikmati. Yuk dibaca!

Tape Pecel

Tape Pecel via Instagram @devitasukmasari

Sudah pernah mencicipi tape yang memang bercitarasa manis asam? Bagaimana jika tape dijadikan pendamping makan pecel? Pecel Trenggalek yang dicampur tape bisa pecinta Teman Traveler coba di Alun-alun. Tape yang merupakan fermentasi singkong ini disandingkan dengan sayuran rebus lalu disiram bumbu pecel. Menimbulkan citarasa pedas, manis, asam, dan tentunya sehat. Tertarik mencoba kuliner bercitarasa unik ini?

Kerupuk Pecel

Kerupuk Pecel via Facebook [source]
Biasanya pecel disandingkan dengan nasi atau pengganti nasi yang merupakan makanan berat. Pecel Trenggalek pun menyajikan kuliner sayur berbumbu kacang dengan kerupuk kali yang merupakan khas kota ini. Kerupuk ini tidak digoreng dengan minyak, tapi menggunakan pasir sungai (kali). Pecinta kuliner bisa menjadikan kerupuk kali sebagai “sendok” untuk mengambil pecel. Sungguh nikmat!

Punten Pecel

Pecel Punten via Instagram @pesona.trenggalek

Punten di sini bukanlah Bahasa Sunda, namun sebutan untuk olahan nasi gurih terbuat dari beras putih dengan santan dan ditambah daun salam agar menimbulkan citarasa gurih. Punten biasanya cenderung lebih padat daripada nasi gurih pada umumnya, sehingga cocok disandingkan dengan pecel. Perpaduan gurihnya punten dengan pedas manisnya bumbu pecel menambah kenikmatan dalam menyantap makanan berat ini.

Lontong Pecel

Lontong Pecel via Facebook [source]
Nah, varian Pecel Trenggalek satu ini mungkin terdengar lebih familiar di telinga Teman Traveler. Bukan dengan nasi putih biasa, tapi menyantap pecel dengan potongan lontong. Sayuran yang biasa dijadikan pecel Trenggalek adalah daun pepaya yang direbus bersama dengan daun singkong, ada pula daun ketela rambat, dan kangkung, serta kecambah.

Kalau sudah puas keliling Trenggalek, jangan lupa memuaskan perut dengan berwisata kuliner. Melipir saja ke Alun-alun yang tidak jauh dari Masjid Jami’. Pastikan juga untuk tak lupa menyantap varian Pecel Trenggalek yang nggak bikin enek. Bagaimana, ada yang sudah coba?

Tags
Indonesia Jawa Timur kuliner Pecel Trenggalek
Share