Pasar Triwindu, Surganya Barang Klasik di Surakarta

Teman Traveler termasuk penggemar barang antik atau hobi berburu aneka aksesori bernuansa retro? Jika demikian, kalian wajib mampir ke Pasar Triwindu di Surakarta. Saking lengkap koleksinya, kawasan ini sering disebut sebagai Surga Barang Antik Surakarta. Yuk, simak ulasan selengkapnya.

Sudah Eksis Sejak Lama

triwindu_1_w8j.jpg
Pasar Triwindu (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Nama Pasar Triwindu berasal gabungan kata Tri dan Windu. Dalam Bahasa Jawa, tri berarti tiga dan windu punya makna delapan. Sebutan tersebut berkaitan dengan tujuan didirikannya pasar ini, yakni memperingati 24 tahun Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegaran bertahta.

Dengan kata lain, Pasar Triwindu bisa dibilang sudah eksis sejak lama. Tercatat sudah berdiri sejak 1939 dan masih bertahan hingga kini sebagai salah satu pusat penjualan barang antik di kawasan Surakarta.

Berada di Kawasan Ngarsopuro

triwindu_2_VbJ.jpg
Koleksi barang antik di salah satu toko di Triwindu (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang sudah penasaran ingin mampir ke Pasar Triwindu, lokasinya ada di kawasan Ngarsopuro, tepatnya di Jalan Diponegoro, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Surakarta. Wajib banget mampir jika kalian sedang jelajah wisata Solo.

Bakal ada banyak barang antik yang sudah jarang dilihat, mulai dari radio, TV, piring, hingga guci antik. Kesannya sangat klasik dan menarik. Cocok untuk menambah koleksimu, kan?

Buka Hingga Sore

triwindu_3_JFT.jpg
Deretan lampu kuno (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Pasar Triwindu siap menyambut pengunjung setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Buat Teman Traveler yang berniat membuka restoran atau menghias rumah dengan tema klasik, sangat disarankan mampir ke sini. Koleksi barangnya beragam, dijamin kalian bakal bingung memilih.

triwindu_4_tlo.jpg
Koleksi piring dan plakat lawas (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Sekedar saran, sebaiknya Teman Traveler jangan datang di hari Minggu. Pasarnya memang tetap buka, namun ada beberapa lapak yang libur. Jadi akan lebih bijak jika pilih hari kunjungan lain, ya.

Serasa Kembali ke Masa Lalu

triwindu_5_7JI.jpg
Suasananya terasa klasik dan unik (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Begitu memasuki Pasar Triwindu, Teman Traveler akan serasa dibawa lagi ke masa lalu. Hampir di tiap sudut terdapat radio dan TV dari era 90-an. Berjalan sedikit lagi, nampak deretan lampu gantung dari beberapa dekade lalu. Kalian juga bakal menemukan sejumlah piring kuno dengan motif unik.

triwindu_6_7Wz.jpg
Permainan dakon Jawa (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Teman Traveler tak perlu khawatir, meski menjual barang lawas Pasar Triwindu cukup bersih dan tertata kok. Buat kalian yang suka mengoleksi atau sekedar ingin melihat-lihat barang vintage, bisa banget mampir ke sini. Bagi yang sensitif dengan debu, sebaiknya kenakan masker. Meski bersih, bakal ada banyak debu beterbangan.

Sambil Kulineran Juga Bisa

triwindu_7_vAc.jpg
Koleksi topeng juga bisa ditemukan di sini (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Fasilitas di Pasar Triwindu bisa dibilang lumayan lengkap. Parkirannya luas dan sudah ada toilet bersih. Buat yang ingin kulineran, bisa juga lho. Saya sarankan mencoba es puter jadul di sekitar sini. Rasanya sangat enak, terutama jika disantap siang hari.

triwindu_8_qym.jpg
Pajangan tradisional (c) Sri Yana Sari/Travelingyuk

Itulah sedikit pengalaman saya jalan-jalan di sekitaran Pasar Triwindu. Koleksi barang antiknya benar-benar memukau, cocok buat Teman Traveler yang gemar barang-barang retro dan klasik. Jangan lupa mampir jika sedang liburan di Solo ya. Bagaimana kalau akhir pekan ini?

Tags
kontributor pasar triwindu solo Solo Travelingyuk Wisata Solo
Share