Pasar Seni Senggigi, Pusat Oleh-oleh Kesenian Khas Lombok di Pinggir Pantai

Sidik Al-Anshori

Sidik Al-Anshori

On Indonesia
Pasar Seni Senggigi Pasar Seni Senggigi

Pantai Senggigi merupakan wisata di Lombok yang populer di kalangan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pesonanya tak pernah pudar walaupun bersaing dengan wisata baru lainnya. Selain bermain di pantai, Teman Traveler juga dapat mengunjungi pasar seni di sekitar pantai. Namanya Pasar Seni Senggigi yang menjual khusus barang-barang seni khas Lombok. Penasaran seperti apa? Yuk, simak ulasan dari Kontributor Travelingyuk, Sidik Al-Anshori.

1. Lokasi Dekat Pantai Senggigi

Pasar Seni Senggigi
Pasar Seni Senggigi (c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

Pasar Seni Senggigi terletak tak jauh dari pantai Senggigi. Teman Traveler hanya perlu berjalan kaki ke utara sejauh 50 meter dari pintu masuk pantai dan melalui pintu belakang. Pintu masuk ke pasar ini juga dapat langsung melalui pintu utama yang berada di Jalan Raya Senggigi, tepat di samping Polsek Senggigi. Mudah ditemukan bukan?

Pedagang di Pasar Seni Senggigi
Pedagang di Pasar Seni Senggigi (c) Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

2. Rancangan Pemerintah

Sebuah patung kepala mini di pasar seni
Sebuah patung kepala mini di pasar seni (c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

Pasar Seni Senggigi merupakan pasar rancangan pemerintah dalam rangka mendukung perkembangan sektor pariwisata di sekitar. Perlu Teman Traveler ketahui, pasar ini sudah ada sejak era mantan Presiden Soeharto dan diresmikan pada tahun 1991 oleh Soesilo Soedarman, Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi kala itu. Dari tahun tersebut, para pedagang berjualan aneka barang-barang seni khas Lombok hingga saat ini.

Sebuah kerajinan terbuat dari kayu
Sebuah kerajinan terbuat dari kayu (c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

3. Aneka Souvenir Menarik

Sebuah sepeda mini dari kayu di pasar seni
Sebuah sepeda mini dari kayu di pasar seni(c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

Kalau Teman Traveler ingin mencari souvenir menarik khas Lombok, di Pasar Seni Senggigi inilah tempatnya. Di sini kamu akan menemukan banyak sekali koleksi souvenir menarik yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Ada kerajinan tangan, lukisan, patung kayu, topeng kayu, pakaian bermotif Lombok, sepeda mini sepeda motor mini dari kayu, mutiara, songket, dan banyak lagi aneka barang seni lainnya.

Banyak barang seni di etalase toko
Banyak barang seni di etalase toko(c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

4. Harga Bisa Ditawar

pengunjung melihat-lihat barang-barang seni di sebuh toko
pengunjung melihat-lihat barang-barang seni di sebuh toko(c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

Nah, di Pasar Seni Senggigi ini terdapat banyak pedagang yang mematok harga berbeda-beda. Pada umumnya mereka mematok harga mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah tergantung ukuran dan jenis barangnya. Jika ingin harga lebih miring, Teman Traveler juga bisa menawar. Tentunya butuh keahlian khusus untuk dapat memperoleh harga lebih murah.

Aneka lukisan di pasar seni Senggigi
Aneka lukisan di pasar seni Senggigi(c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

5. Berbelanja Sambil Menikmati Pantai Senggigi

Aneka kaos motif lombok di pasar seni
Aneka kaos motif lombok di pasar seni(c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

Nah, setelah puas berbelanja, bisa langsung menuju Pantai Senggigi dengan berjalan kaki. Teman Traveler bisa melalui pintu belakang pasar karena langsung terhubung dengan pantai. Apabila datang pada sore hari menjelang malam, Teman Traveler dapat langsung merasakan kesegaran angin pantai dan keindahan sunset yang menakjubkan.

keindahan sunset di pantai Senggigi
keindahan sunset di pantai Senggigi(c)Sidik Al-Anshori/Travelingyuk

Itulah ulasan tentang Pasar Seni Senggigi. Bagi Teman Traveler yang hendak berlibur ke pantai Senggigi, jangan lupa untuk mampir ke pasar di Jl. Raya Senggigi No.16, Senggigi, Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat ini ya! Tentunya ada banyak souvenir yang bisa dibawa pulang.

Wah, seru banget ya kalau bisa borong oleh-oleh di Pasar Seni Senggigi setelah puas main di pantainya. Bagaimana, sudah ada rencana untuk ke Lombok?