Berburu Kuliner Tradisional Pasar Prambanan Jogja, Banyak Jajanan Nostalgia

Siapa tak kenal Candi Prambanan? Candi di wilayah perbatasan Jogja dan Klaten ini termasuk salah satu destinasi populer di kalangan wisatawan. Namun tahukah Teman Traveler bahwa di seberang Prambanan terdapat pasar yang cukup ramai? Setelah mengalami revitalisasi dan bangunannya kian apik, Pasar Prambanan Jogja semakin menarik untuk dijelajahi.

Terlebih bagi Teman Traveler yang hobi berwisata kuliner. Lantas sajian menarik apa saja yang patut dicoba di sini? Yuk, kita simak.

Cenil Lupis

Cenil Lupis (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Salah satu panganan tradisional yang masih bisa ditemui di beberapa sudut Jogja, terutama di pasar, adalah cenil dan lupis. Di Pasar Prambanan Jogja, dua jajanan tersebut dipadukan bersama ketan putih. Teman Traveler bisa menemukannya di lantai dua pasar, lengkap dengan parutan kelapa dan gula pasir.

Lupisnya terasa lembut sedangkan cenilnya begitu kenyal. Semakin sempurna ketika disantap bersama taburan gula dan kelapa. Tak perlu merogoh kantong terlalu dalam, kudapan ini bisa ditebus dengan harga sangat terjangkau. Mau lupis, cenil, atau campur, Teman Traveler cukup membayar Rp5.000 saja.

Jenang

Jenang tiga rasa (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Jenang merupakan salah satu jajanan pasar yang masih jadi favorit, baik bagi anak kecil maupun orang tua. Di Pasar Prambanan, Teman Traveler bisa menemukan beberapa penjual jenang.

Namun salah satu yang paling laris ada di lantai 3, dengan kios menghadap barat. Biasanya pukul 07.00, sang ibu penjual sudah mengemasi beberapa sisa jenang ke dalam cup dan bersiap pulang. 

Seperti jenang pada umumnya, jenang yang ditawarkan terdiri dari jenang sumsum, mutiara, dan jenang gula Jawa. Rasanya dominan gurih dan manis. Terasa makin lengkap dengan kuah gula merah.

Untuk satu cup-nya, Teman Traveler cukup merogoh kocek sebesar Rp2.500. Kalian bebas memilih jenang sesuai selera, bisa satu-dua macam, atau dicampur ketiganya.

Bakmi Capjae

Bakmi capjae ala pasar (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Kuliner Pasar Prambanan Jogja lainnya yang tak kalah menggugah selera adalah bakmi capjae. Capjae di sini berbeda dengan capcay ala masakan Tiongkok. Sama-sama menggunakan sayuran, namun capjae juga memakai banyak tepung dan telur. Hadir dalam potongan kecil, rasanya begitu gurih.

Capjae sering disandingkan bersama bakmi, baik bakmi kuning maupun soun. Bakmi capjae sendiri akan lebih nikmat ketika disantap bersama sambal. Teman Traveler bisa jadikan kuliner satu ini sebagai teman sarapan murah meriah. Cukup bermodal Rp5.000, kalian sudah bisa menikmati masakan ala rumahan tanpa takut kantong bolong.  

Tape Singkong

Tape singkong (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Tape singkong merupakan panganan hasil fermentasi yang tidak kalah menarik dengan jajanan lainnya. Meski terbilang makanan desa, kudapan ini masih sering diburu penikmatnya. Ada yang senang menyantapnya langsung, ada juga yang lebih suka dicampur minuman.

Penjual tape singkong di Pasar Prambanan bisa Teman Traveler temukan di lantai 2. Masuk dalam deretan penjual kue basah. Di sini tape dijual dengan harga mulai Rp3.000 saja. Meski begitu, kalian akan mendapatkan potongan tape melimpah. Rasanya juga sangat nikmat, begitu manis, pulen, dan lembut di mulut.

Jamu Bu Slamet

Meracik jamu tradisional (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Pasar tradisional biasanya memiliki penjual jamu andalan yang jadi favorit pengunjung. Pasar Prambanan pun tak terkecuali. Di sini Teman Traveler bisa menemukan Jamu Bu Slamet yang selalu dipadati antrean pembeli.

Menjajakan jamu asli dan tradisional, di sini Teman Traveler bisa mencicipi racikan beras kencur, kunir asam, dan ramuan mujarab lainnya. Wedang tradisional dengan bermacam khasiat pun tersedia di sini.

Pengunjung bisa meneguknya langsung di tempat atau dibawa pulang dalam kemasan botol. Per botolnya dihargai Rp5.000 saja. Selain ampuh melepas dahaga, menikmati jamu tentu juga akan sangat menyehatkan bagi tubuh.

Pasar Prambanan Sleman (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Setelah lelah berwisata di Candi Prambanan, tak ada salahnya Teman Traveler mampir ke Pasar Prambanan Jogja. Buka dari pagi hingga siang, ada banyak jajanan yang bisa kalian beli sebagai bekal keliling Jogja di pasar ini. Borong kulinernya, lanjut wisatanya!

Tags
Jogja Jogjakarta kontributor kuliner Jogja kuliner jogjakarta Travelingyuk
Share