Pantai Plengkung Banyuwangi, Ombak Terbaik Dunia!

Pantai Plengkung, atau banyak disebut G-Land, sebuah pantai tersembunyi yang letaknya ada di dalam hutan di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi. Pantai Plengkung ini memiliki jenis ombak terbaik di dunia setelah Hawaii, dan sangat terkenal dikalangan surfer profesional kelas dunia. Destinasi yang wajib  dikunjungi bagi para peselancar. Yuk simak lebih lanjut.

Waktu yang pas jika ingin mengunjungi Pantai Plengkung.

Wisatawan mancanegara, (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Pantai Plengkung berada di bagian tenggara Pulau jawa dan dalam garis pantai selatan Pulau jawa yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Memiliki ombak yang besar dengan karakter berbentuk tabung. Bentuknya memanjang, tinggi dan berkecepatan tinggi. Hal ini yang membuat ombak di Pantai Plengkung sangat digilai oleh para peselancar profesional. 

Angin pantai yang berhembus di Pantai Plengkung ini biasanya terjadi di antara bulan April dan September. Para peselancar profesional biasanya mendatangi Pantai Plengkung dan tinggal di penginapan-penginapan sekitar selama berbulan-bulan. Siap untuk menaklukkan ombaknya.

Surfing

Belajar surfing, (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Nama Pantai Plengkung sudah mendunia karena ombak yang dimilikinya. Tentu saja aktifitas surfing atau berselancar merupakan salah satu tujuan utama para wisatawan, terutama turis asing.

Besar ombak bisa mencapai 6 meter dan dengan durasi yang cukup lama sangat disukai para peselancar profesional. Sehingga tidak mengherankan kalau Pantai Plengkung ini pernah menjadi tuan rumah dari kejuaraan surfing internasional sebanyak 5 kali.

Pemandangan Pantai Plengkung, (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Pemandangan Pantai

Menikmati Pantai Plengkung, (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Pantai Plengkung atau yang lebih terkenal dengan nama G-land ini, memiliki pemandangan yang sangat indah. Suasana tenang dan suara deburan ombak sangat pas untuk relaksasi sejenak dari rutinitas pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Bagi yang suka dengan memancing, bisa juga lho. Teman Traveler bisa menggunakan perahu nelayan yang ada, tapi baiknya dilakukan pada saat ombak tidak terlalu besar, biasanya di bulan November sampai bulan Maret. 

Akses Menuju Pantai Plengkung.

Area Pos Jaga Pancur, (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Dari pusat Kota Banyuwangi ke Pantai Plengkung berjarak kurang lebih 86 Km. Teman traveler harus berkendara ke arah Kalipait menuju Pasar Anyar dan dilanjutkan ke Trianggulasi dan kearah Pancur. Aksesnya tidak terlalu bagus, harus melewati jalan yang terpencil dan tidak beraspal. Namun, perjalanan dijamin tetap seru.

Teman Traveler akanmelewati kawasan Taman Nasional Alas Purwo dahulu. Kendaraan harus di titipkan di pos jaga Pancur, karena saat melewati hutan, tidak diperkenankan menggunakan kendaraan pribadi. Teman Traveler bisa membayar kira-kira Rp. 200.000 per rombongan untuk pergi dan kembali ke pos jaga Pancur. 

Akses ke Pantai Plengkung, (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Tips untuk Teman Traveler yang ingin mengunjungi Pantai Plengkung, tetap jaga sikap ya selama di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Hutan ini terkenal dengan cerita-cerita mistisnya.

Jangan bawa apapun pulang dari hutan, jaga kebersihan dan tetap sopan. Setiap daerah yang kita kunjungi pasti memiliki aturan yang harus diikuti oleh para pendatang, sebagai smart traveler harus mematuhi dan menghormatinya. Setuju kan?

Tags
Indonesia kontributor Pantai Plengkung pantai plengkung banyuwangi surfing indonesia surfing pantai plengkung Travelingyuk wisata banyuwangi
Share