Pantai Dlodo, Wisata Alam Menawan di Tulungagung Selain Kedung Tumpang

Reezumiku

Reezumiku

On Indonesia
Pantai Dlodo Tulungagung Pantai Dlodo Tulungagung

Tulungagung berada di bagian selatan Pulau Jawa yang dianugerahi puluhan pantai cantik alami. Selain Kedung Tumpang dengan laguna air asinnya, Pantai Dlodo juga yang tak kalah menawan. Penasaran keindahan alam yang ditawarkan destinasi ini? Berikut penuturan dari Kontributor Travelingyuk, Reezumi usai jelajah wisata di Tulungagung tersebut.

Khas dengan Air Payau Uniknya

Air payau pantai Dlodo yang memisahkan dua kecamatan
Air payau pantai Dlodo yang memisahkan dua kecamatan (c) Reezumi/Travelingyuk

Belum genap satu tahun diresmikan Bupati Tulungagung, jalur baru Pantai Dlodo mulai berbenah diri. Dulunya, kunjungan wisatawan diarahkan ke barat sungai, namun kini jalan utama berada di timur sungai. Iya, terdapat aliran air payau yang memisahkan kedua bagian antara kecamatan Kalidawir dan kecamatan Pucanglaban. Airnya jernih dan tidak amis sehingga cocok dijadikan tempat bermain air.

Fasilitas yang Ditawarkan Dlodo

Bermain air sangat seru untuk anak-anak
Bermain air sangat seru untuk anak-anak (c) Reezumi/Travelingyuk

Deretan warung makan yang buka dari pagi hingga senja hari juga tersedia. Untuk harga makanannya masih normal. Seporsi nasi pecel hanya Rp8.000 dan Rp3000 untuk segelas teh. Sementara itu, harga tiket masuk hanya ada di saat weekend saja, yaitu sebesar Rp7.500. Di samping itu, kita juga perlu bayar parkir seharga Rp5.000 per kendaraan.

Banyak penikmat sunset yang pulang selepas Magrib. Biasanya, para pedagang dan petugas parkir akan tutup ketika semua pengunjung sudah pulang. Di sudut lain, ada bilik ganti atau toilet sederhana dengan tarif pemakaian seikhlasnya.

Pepohonan Rindang di Sekitar Pantai

Pepohonan kelapa yang menjulang tinggi
Pepohonan kelapa yang menjulang tinggi (c) Reezumi/Travelingyuk

Tempat wisata ini memiliki pepohonan kelapa yang menjulang tinggi. Kebun yang biasanya ditempati peternak untuk menggembala sapi ini memiliki rerumputan hijau liar yang lebat. Selain itu, Pantai Dlodo memiliki ciri khas lain yang tidak dimiliki pantai Tulungagung lainnya, yaitu padang pasir. Butiran-butiran warna putih tulang dan hitam itu berkilauan terkena sinar mentari siang. Pasir membentuk gundukan-gundukan alami akibat embusan angin dari arah laut.

Ketika air surut, pantai ini akan nampak cekung membentuk seperempat lingkaran. Pengunjung bisa berjalan di tepi hingga ke tengah. Air lautnya sangat jernih hingga terlihat dasar pasir yang tenggelam. Namun, kita tidak diperbolehkan berenang sama sekali karena sangat berbahaya. Jika pun ingin berenang, hanya diperbolehkan di area air payau.

Akses Menuju Pantai

Sudut lain Pantai Dlodo
Sudut lain Pantai Dlodo (c) Reezumi/Travelingyuk

Jelajah wilayah selatan Tulungagung hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi. Tak ada angkutan umum ke arah selatan apalagi daerah jauh pemukiman. Pilihan terbaik adalah dengan sepeda motor atau mobil. Jaraknya sekitar 32 km dari pusat kota Tulungagung dan dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 60 menit.

Tepi pantai dengan pasir bersih dan air laut yang jernih
Tepi pantai dengan pasir bersih dan air laut yang jernih (c) Reezumi/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang tinggal di luar Tulungangung, disarankan untuk berangkat pagi agar dapat berkeliling tanpa dikejar waktu. Timing terbaik adalah menikmati sunset. Namun, kita harus siap-siap dengan perjalanan pulang yang gelap tanpa lampu penerangan.

Bagaimana, makin penasaran keindahan pesisir selatan Kabupaten Tulungagung kan? Yuk segera atur jadwal untuk liburan ke Pantai Dlodo. Selain masih alami, aksesnya mudah mudah. Teman Traveler bisa menikmati liburan seharian bersama dengan teman atau keluarga.