Pameran Temanku Lima Benua, Karya Unik Remaja Jenius

Kunjungan saya ke Museum Nasional Indonesia kemarin terasa sedikit berbeda. Di bagian depan Gedung A terpajang sebuah tulisan berhuruf besar yang biasanya tak ada. Begitu pula dengan bagian depan Gedung B, ada tulisan serupa, namun ukurannya lebih kecil. Setelah bertanya pada petugas, barulah saya tahu sedang ada pameran Temanku Lima Benua.

img_20190827_113348_Dmw.jpg
Halaman Gedung B (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang gemar menikmati karya seni, khususnya lukis, boleh banget langsung mampir ke Museum Nasional Indonesia. Kalian bisa saksikan sederet karya seorang gadis remaja asal Klaten, yang konon merupakan speed art dengan kemampuan khusus menggambar sketsa wajah orang. Yuk, simak ulasan lengkap soal pameran Temanku Lima Benua berikut ini.

Berlangsung Selama Enam Hari

img_20190827_113552_Ej0.jpg
Pintu masuk pameran (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Resmi dibuka pada 26 Agustus 2019 pukul 19.00, pameran bertema ‘Rayuan Pulau Kelapa’ ini hanya berlangsung selama enam hari, atau sampai 31 Agustus 2019 saja. Lokasinya ada di hall penghubung Gedung A dan Gedung B Museum Nasional. Teman Traveler tak perlu membayar biaya masuk untuk menikmati pameran ini. Cukup membeli tiket masuk museum saja.

Liben Panggilannya

img_20190827_120509_o2O.jpg
Tempat berlangsungnya pembukaan pameran (c) Intan Benua/Travelingyuk

Memiliki nama unik, Temanku Lima Benua kerap disapa dengan sebutan Liben. Buat Teman Traveler yang belum tahu, ia tercatat pernah membuat sekitar 2.800 sketsa wajah orang pada event Asian Para Games 2018 lalu lho. Dalam setiap pembuatan sketsa wajah, Liben hanya butuh waktu tak lebih dari dua menit. Keren ya? Kepiawaian inilah yang membuat ia akhirnya bisa membuat pameran dengan menampilkan puluhan hasil karyanya.

Melukis di Kertas Kraft Coklat

img_20190827_120542_K2w.jpg
Gunakan kertas kraft coklat (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Uniknya lagi, lukisan Liben tak dibuat di atas kanvas seperti pelukis pada umumnya, melainkan menggunakan media kertas kraft coklat. Dari sudut pandang orang yang awam seperti saya, karya-karya yang dipamerkan seolah menunjukkan sedikit tentang sosok penciptanya. Seorang pelajar SMA yang melukis sekedar untuk hobi, bukan sebagai profesi.

Tidak Ada Keterangan Tertulis

img_20190827_120224_64S.jpg
Teman Traveler paham maknanya? (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Harapan awal saya ketika melongok karya Liben adalah terdapat keterangan tertulis di setiap lukisan yang dipamerkan. Nyatanya tidak ada sama sekali. Hanya ada deretan lukisan polos tanpa informasi apapun. Jadi buat Teman Traveler yang tak banyak tahu tentang seni lukis seperti saya, harus menerka-nerka sendiri makna di balik karya yang ditampilkan.

Pameran dengan Tabungan Sendiri

img_20190827_120801_mY2.jpg
Pengantar kuratorial dan kuitansi pembayaran (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Hal menarik lain yang nampak saat saya berkeliling melihat-lihat karya Liben adalah pemandangan dua lelaki yang sibuk menempelkan puluhan kertas di atas papan coklat. Rupanya kertas-kertas tersebut merupakan kumpulan kuitansi yang Liben bayar untuk bisa menggelar pameran di Museum Nasional. Usut punya usut, gelaran ini ternyata ia modali sendiri lewat tabungan miliknya. Tak tanggung-tanggung, nominalnya mencapai puluhan juta lho.

Tak Bertemu Liben

img_20190827_121129_JU3.jpg
Beberapa kuitansi yang sudah dibayar (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Sayangnya, kunjungan ini menyisakan sedikit kekecewaan karena sang pelukis tidak berada di lokasi. Padahal saya ingin sekali bertemu dan berbincang langsung dengan remaja SMA berprestasi itu. Barangkali ada Teman Traveler yang berencana mampir ke pameran ini, mudah-mudahan bisa berjumpa dengannya ya.

img_20190827_121219_WGK.jpg
Yuk, tengok karya Liben (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Jadi jangan lewatkan berkunjung ke Museum Nasional di Jalan Medan Merdeka Barat No.12 Gambir, Jakarta Pusat. Saksikan sendiri deretan karya unik dari Liben. Apalagi jika Teman Traveler sedang menjelajah wisata Jakarta dan sekitarnya, jangan lupa mampir ke pameran Teman Lima Benua ya.

Tags
Indonesia Jakarta kontributor pameran temanku lima benua Travelingyuk wisata jakarta
Share