Orangutan Dipelihara di Kandang Ayam, Kini Tengah Direhabilitasi

Rani Aisyah

Rani Aisyah

On Indonesia
Ilustrasi Orangutan di Habitatnya Ilustrasi Orangutan di Habitatnya

Orangutan merupakan salah satu hewan endemik asli Indonesia yang habitatnya di Sumatera dan Kalimantan. Sudah mulai langka, beberapa organisasi pun mendirikan penangkaran binatang ini. Biasanya boleh dikunjungi oleh pelancong, asalkan mengikuti aturan yang ada. Jangan sampai membawanya untuk dipelihara secara pribadi. Seperti kasus orangutan yang dipelihara di kandang ayam. Seperti apa?

Dipelihara di Kandang Ayam selama 6 Bulan

Ilustrasi Anak Orangutan Direhabilitasi di Pusat Konservasi via Instagram @socp.official
Ilustrasi Anak Orangutan Direhabilitasi di Pusat Konservasi via Instagram @socp.official

Aceh dihebohkan oleh penemuan orangutan Sumatera atau Pongo abelii, yang dipelihara di rumah salah satu penduduk dalam kandang ayam. Hewan berusia 2 tahun ini telah dipiara selama 6 bulan di tempat yang tidak seharusnya tersebut. Anak orangutan Sumatera ini ditemukan di daerah Gampong Paya, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh.

Hanya Diberi Makanan Manusia

Ilustrasi Orangutan Makan Buah-buahan via Instagram @socp.official
Ilustrasi Orangutan Makan Buah-buahan via Instagram @socp.official

Dilansir dari voaindonesia.com, orangutan yang diberi nama Sapto yang dipelihara secara ilegal tersebut hanya diberi makanan manusia, seperti nasi. Padahal jika menurut laman wwf.or.id, sekitar 60% makanan primata ini terdiri dari buah-buahan. Di antaranya durian, nangka, leci, mangga, dan buah ara. Bisa juga ujung daun muda, serangga, bahkan terkadang hewan vertebrata kecil.

Tim Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) mendatangi kandang tersebut, kondisi Sapto cukup memprihatinkan yaitu malnutrisi. Menyedihkan, ya.

Direhabilitasi untuk Dilepasliarkan

Ilustrasi Orangutan Akan Dilepaskan ke Habitat via Instagram @socp.official
Ilustrasi Orangutan Akan Dilepaskan ke Habitat via Instagram @socp.official

Kru YOSL-OIC akan membawa orangutan yang sempat berada di kandang ayam ini menuju pusat konservasi Sumatran Orangutan Conservation Program (SOCP). Tempat ini berlokasi di Batu Mbelin, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Sapto akan direhabilitasi terlebih dahulu, baru nantinya akan dilepaskan ke habitat aslinya.

Pelestarian Orangutan Perlu Didukung

Ilustrasi Melestarikan Orangutan dengan Ikut Program Pusat Konservasi via Instagram @socp.official
Ilustrasi Melestarikan Orangutan dengan Ikut Program via Instagram @socp.official

Masih menurut voaindonesia.com, pejabat di salah satu instansi pemerintahan Aceh Barat Daya yang memelihara orangutan dalam kandang ayam. Sebelum berhasil diselamatkan, orang tersebut sempat melarang bahkan minta ganti rugi. Sebab dia membelinya di temannya dengan sejumlah uang. Namun setelah dijelaskan oleh kru YOSL-OIC bahwa memelihara orangutan adalah tindakan ilegal, Sapto pun dapat dievakuasi.

Mengunjungi Penangkaran Orangutan via Instagram @socp.official
Mengunjungi Penangkaran Orangutan via Instagram @socp.official

Orangutan Sumatera masih banyak yang diburu untuk diperjualbelikan maupun dipelihara. Dikutip dari situs mongabay.co.id, berdasarkan data Data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, setidaknya terdapat 40 orangutan disita dari tangan penduduk selama tahun 2013-2018.

Teman Traveler juga bisa loh membantu melestarikan orangutan dengan mengikuti program seperti stay di ecolodgesnya. Bisa liburan sekaligus peduli pada keseimbangan alam. Boleh juga mampir ke penangkarannya untuk mengetahui lebih dekat makhluk primata ini.