Sedih, Orang Utan di Kalimantan Dikurung Bertahun-Tahun Dalam Kotak Pengap

Saat berkunjung ke Taman Nasional, kita biasanya menemukan banyak sekali satwa yang asik bermain di habitatnya. Seperti orang utan yang terlihat bahagia berlarian di atas dahan kayu. Sesekali dari mereka ada yang bergelantungan dan menyapa para traveler yang sedang berjalan di bawahnya.

Sayang, pesona keindahan alam yang ramah terhadap semua makhluk hidup ini mulai luntur. Banyak sekali satwa yang mulai punah. Salah satunya adalah orang utan yang mulai berkurang karena ulah manusia. Seperti yang banyak viral di media, beberapa orang tidak hanya menangkap hewan ini untuk diperjualbelikan tapi juga ada yang membunuh dengan tragis. Sungguh malang nasib mereka.

Orang Utan yang Terjebak di dalam Kotak
Orang Utan yang Terjebak di dalam Kotak [image source]
Dilansir dari Daily Mail, ada satu lagi kasus yang ternyata juga berasal dari negara kita, tepatnya Kalimantan Barat. Seekor orang utan berusia empat tahun ditemukan terkurung dalam sebuah kotak kecil yang sempit dan gelap berukuran sekitar satu meter persegi. Hewan lucu yang diberi nama Kotap tersebut terkunci dalam kandangnya selama dua tahun ini. Beruntungnya, tim dari International Animal Rescue (IAR) dan pejabat dari departemen Kehutanan (BKSDA) Kalimantan Barat berhasil menyelamatkan Kotap. Pulau Kalimantan memang menjadi salah satu habitat orang utan.

Seorang pria bernama Baco sekaligus pemelihara Kotap mengaku bahwa ia mendapatkan orang utan tersebut dari seorang warga di desa sebelah, tepatnya daerah Ketapang, Kalimantan Barat. Saat itu, Kotap masih kecil dan dibawanya pulang menggunakan kardus. Beranjak besar, Baco takut jika hewan peliharaannya tersebut akan mengganggu tetangga. Sejak saat itu pula, ia memasukkan kera kecil ini ke dalam kandangan kayu yang sempit. Selain itu, Baco juga memberikan makan berupa nasi, roti, mie instan hingga minuman manis sachet-an yang tidak sesuai untuk seekor orang utan.

Kotap, Orang Utan yang Terkurung
Kotap, Orang Utan yang Terkurung [image source]
Dengan kondisi terkurung selama separuh hidupnya, wajar jika Kolap ketakutan saat pertama kali kandangnya dibuka. Apalagi banyak cahaya, suara dan juga orang di sekitarnya. Tidak hanya takut, Kolap pun juga sempat agresif hingga perlahan tenang berkat kehangatan dari tim penyelamat. Menurut Chief Executive International Animal Rescue, Alan Knight, saat ini Kotap tengah menjalani masa karantina. Rencananya, ia akan menjalani rehabilitasi untuk kembali ke hutan.

Sebelum diselamatkan, Pejabat BKSDA telah membujuk Baco untuk menyerahkan Kotap. Namun, pria yang tinggal di desa Rabak tersebut menolak. Setelah penjelasan lebar mengenai nasib orang utan di Kalimantan yang hampir punah, Baco akhir merelakan peliharaan untuk pergi. Apalagi ada hukum yang siap menjerat aksi dari Baco ini.

Orang Utan di Kalimantan Barat
Orang Utan di Kalimantan Barat [image source]
Kasus dari Baco ini harunya menjadi salah satu contoh untuk tidak memperlakukan satwa dengan tidak layak. Sudah saatnya kita menyadari dan juga menyadarkan orang lain bahwa menangkap orangutan dan menyimpan atau menjualnya sebagai hewan peliharaan akan membuat spesies tersebut akan segera punah. Apalagi hukum juga siap menjerat siapapun yang melakukan hal tersebut.

Meskipun kita sedang mengunjungi kebun binatang atau taman safari, patuhi juga peraturan di sana ya. Seperti jangan memberi makan hewan sembarangan atau melempar mereka dengan sesuatu untuk menarik perhatian. Traveler yang cerdas akan selalu bijak saat liburan. Setuju?

Tags
Indonesia Kalimantan Barat orang utan Wahana Wisata
Share