Panduan Lengkap Jelajah Monas, Seru Kagumi Jakarta dari Ketinggian

Teman Traveler punya agenda mengunjungi Jakarta? Jika demikian, Monumen Nasional wajib masuk dalam itinerary kalian. Dari tugu peringatan setinggi 132 meter di Jakarta Pusat ini pengunjung bisa nikmati indahnya Ibu Kota dari ketinggian. Penasaran seperti apa? Yuk, simak panduan lengkap jelajah Monas berikut ini.

Menuju Kawasan Monas

img_20190731_101814_mpW.jpg
Stasiun Gondangdia (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Berada di pusat kota Jakarta, menuju kawasan Monas bukanlah hal sulit. Saya pribadi lebih senang menggunakan transportasi umum commuter line Jabodetabek alias KRL. Kalian bisa langsung turun di Stasiun Gondangdia dan lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 1,4 kilometer atau sekitar 18 menit ke arah parkiran IRTI.

Kawasan parkiran tersebut merupakan tempat bagi para pengunjung monas untuk menitipkan kendaraan. Area ini sekaligus jadi pintu masuk paling recommended untuk jelajah Monas.

img_20190806_174621_1_uHE.jpg
Pintu masuk parkiran IRTI (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Selain naik KRL, Teman Traveler juga bisa datang ke sini naik busway. Langsung saja turun di Halte Balai Kota untuk mencapai Parkiran IRTI. Dari halte, kalian tinggal menyeberang saja. Lumayan praktis bukan?

Menuju Tugu Monas

img_20190806_163831_pfG.jpg
Naik kereta wisata (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Dari area parkiran, Teman Traveler masih harus berjalan kaki kurang lebih 900 meter sebelum benar-benar bisa sampai di Tugu Monas. Jika ingin praktis, kalian juga bisa manfaatkan fasilitas kereta wisata gratis untuk wisatawan.

Tugu Monas (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Halte kereta wisata ini berada persis di sebelah Pasar Lenggang, area food court yang lokasinya ada di samping kawasan parkir. Teman Traveler tinggal mengantre di tempat yang sudah tersedia. Oh ya, fasilitas ini disediakan hanya untuk mengantar pengunjung ke pintu masuk tugu, bukan mengelilingi kawasan sekitar.

Tiket Masuk Tugu Monas

img_20190806_141129_wM4.jpg
Loket tiket masuk (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Begitu sampai di pintu masuk, Teman Traveler bisa langsung ikuti petunjuk arah menuju loket masuk. Tempatnya ada di bawah tanah. Untuk mendapat akses masuk, kalian wajib memiliki JakCard, semacam kartu pintar prabayar yang dikeluarkan Bank DKI. Kalau belum punya, kalian bisa langsung membeli di loket kok.

img_20190806_141200_nKV.jpg
Lorong menuju lift (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Harga kartu perdana JakCard adalah Rp15.000 dengan saldo sebesar Rp20.000. Saldo ini bisa langsung Teman Traveler gunakan untuk mengunjungi objek kunjungan di Tugu Monas, yaitu area cawan dan puncak.

Tiket mengunjungi cawan adalah Rp2.000 (anak), Rp3.000 (mahasiswa), dan Rp5.000 (dewasa). Sedangkan tiket menuju puncak sebesar Rp4.000 (anak), Rp8.000 (mahasiswa), dan Rp15.000 (dewasa).

Biar nggak rugi, langsung beli tiket menuju puncak saja. Karena Teman Traveler bisa sekaligus mampir ke area cawan setelah dari sana.

Puncak dan Cawan Monas

img_20190806_154253__tvd.jpg

Masjid Istiqlal dari kejauhan (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Setelah tiket di tangan, Teman Traveler perlu menunggu antrean lift untuk naik ke puncak Monas. Saat akhir pekan, kunjungan ke destinasi ini biasanya bakal lebih padat. Artinya kalian harus antre lebih lama karena hanya tersedia satu unit lift.

img_20190806_153800__Px8.jpg
Gedung Perpusnas dari puncak Monas (c) Intan Deviana/Travelingyuk
img_20190806_154720_txP.jpg

View di sisi barat (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Sesudah menunggu antrean kurang lebih selama satu jam, akhirnya saya bisa tiba di puncak Monas. Dari atas puncak, pemandangan hutan beton di Jakarta terlihat keren. Teman Traveler bisa gunakan fasilitas teropong yang tersedia untuk melihat gedung dan bangunan lebih dekat.

Puas berada di puncak Monas, saya kembali mengantre untuk turun ke bawah. Dari puncak, para pengunjung diarahkan untuk mengunjungi cawan. Area cawan ini cukup luas. Cocok buat Teman Traveler yang ingin duduk santai sebelum turun ke bawah.

Museum Sejarah Nasional

img_20190806_162648_Poe.jpg
Diorama proklamasi (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Turun dari area cawan, masih ada satu destinasi lagi yang perlu Teman Traveler jelajahi, yaitu Museum Sejarah Nasional. Terletak di bagian bawah cawan, museum ini menampilkan puluhan diorama yang menggambarkan perjalanan sejarah bangsa Indonesia dari sebelum merdeka, berjuang mencapai kemerdekaan, dan peristiwa-peristiwa penting setelahnya. Setiap diorama dilengkapi dengan keterangan singkat tentang peristiwa tersebut. Menarik banget!

Tips Jelajah Monas

img_20190806_142306_BXJ.jpg
Antrean lift (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Supaya tidak antre terlalu lama saat ke puncak, sebaiknya Teman Traveler datang lebih pagi. Pastikan membawa bekal minum dan camilan karena tidak ada penjaja makanan di dalam Tugu Monas.

Nah, sekarang sudah paham kan tentang panduan lengkap jelajah Monas? Ayo, segera bikin rencana liburan ke Jakarta bareng keluarga atau sahabat. Jangan lupa untuk tetap jaga kebersihan lingkungan sekitar ya.

Tags
Jakarta kontributor Travelingyuk wisata jakarta
Share