Menyusuri Kekayaan Air Terjun yang Dimiliki Kebupaten Lebak, Banten

Belum banyak traveler yang mengetahui bahwa kabupaten Lebak di provinsi Banten punya banyak sekali permata tersembunyi dalam bentuk air terjun. Wilayahnya yang memang mayoritas berupa pegunungan membuat daerah ini dianugerahi segudang kekayaan alam yang sangat berpotensi dikembangkan sebagai sarana rekreasi.

Kabupaten Lebak berada di perbatasan antara provinsi Jawa Barat dengan provinsi Banten. Daerah ini dikenal lantaran mempunyai tempat wisata keren yang ada di desa Sawarna berupa pantai-pantai yang eksotis. Yang belum banyak diketahui traveler tentang daerah ini adalah kawasan di pedalaman Lebak menyimpan banyak air terjun yang indah sekali. Dikumpulkan Travelingyuk, inilah tiga belas di antaranya.

1. Curug Munding, Air Terjun dengan Sejarah yang Unik

Curug Munding adalah satu dari sekian air terjun yang dimiliki kabupaten Lebak dengan kisah yang unik. Air terjun di desa Cicaringin, kecamatan Gunungkencana ini belum banyak diketahui oleh traveler sehingga suasana di sekitar lokasi masih lumayan asri dan alami. Jadilah Curug Munding sebagai tempat yang sangat pas untuk relaksasi di akhir pekan.

Curug Munding, via instagram
Curug Munding, via instagram

Yang menarik dari air terjun ini adalah kisah pemberian namanya. Munding dalam bahasa setempat mempunyai arti kerbau. Menurut warga setempat pada zaman dahulu ada kerbau yang melompat dari atas air terjun. Dari kejadian tersebut kemudian warga menamai air terjun ini dengan nama Curug Munding.

2. Curug Ciporolak, Tujuan Ngadem yang Sempurna

Curug Ciporolak bisa dijadikan tujuan ngadem yang sempurna buat traveler yang lagi sumpek. Air terjun ini cukup tersembunyi dan berada jauh dari pusat kebisingan kota. Istilah adem di tempat ini bukan hanya merujuk pada kondisi alam sekitar yang masih alami namun juga merefleksikan keadaan alam yang sesungguhnya.

Artinya, selain punya alam yang masih terjaga, air curug Ciporolak terkenal sangat segar dan dingin. Suhu airnya saja selalu stabil berada di kisaran suhu 15 derajat celcius. Pemberian nama curug ini tak kalah unik dibanding Curug Munding, Ciporolak berasal dari kata ngaborolak yang berarti berjatuhan atau reruntuhan. Penamaan ini merujuk pada bebatuan kecil yang sering terjatuh terbawa arus dari atas curug dan menghasilkan bunyi “gemlotak”, akhirnya dipilihlah nama Ciporolak. Lokasi air terjun ini berada di desa Hegarmanah atau Lebakpicung, kecamatan Cibeber, kabupaten Lebak.

3. Curug Kumpay, Curug Penuh Misteri yang Bikin Penasaran

Beralih ke kampung Kumpay, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, terdapat air terjun bernama Curug Kumpay yang sarat dengan cerita misteri. Keberadaan curug ini belum begitu banyak terkuak oleh traveler sebab lokasinya berada di dalam hutan. Traveler saja yang mau berkunjung ke curug ini disarankan untuk mencari pemandu dari warga setempat biar tidak tersesat.

Curug Kumpay, via instagram
Curug Kumpay, via instagram

Bagi warga sekitar, Curug Kumpay merupakan lokasi yang sakral dimana pada saat-saat tertentu digunakan sebagai tempat melangsungkan ritual. Yang menarik adalah kesaksian warga yang mengatakan setiap ada traveler atau warga yang membuang sampah di sekitar lokasi curug, keesokan harinya sampah-sampah tersebut hilang dengan sendirinya. Hal ini lah yang membuat Curug Kumpay selalu bersih tanpa orang ada yang membersihkannya. Pun demikian bukan berarti traveler bebas nyampah di lokasi ya!

4. Curug Kanteh, Menikmati Kesegaran Alami di Tempat Ini

Untuk mencumbu keindahan air terjun yang berikutnya ini traveler musti melakukan persiapan matang dan fisik yang prima. Sebab mereka akan menghadapi medan yang berat untuk sekedar melihat indahnya Curug Kanteh yang tingginya mencapai sekitar 80 meter. Pertama-tama traveler harus datang ke daerah dimana curug ini berada.

Curug Kanteh, via instagram
Curug Kanteh, via instagram

Curug Kanteh terletak di wilayah desa Cikatomas, kecamatan Cilograng yang berjarak sekitar 149 kilometer dari pusat kabupaten. Untuk mencapai ke desa ini dari pusat kota dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Setelah itu traveler harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki membelah hutan dan menyusuri aliran sungai. Usaha yang penuh dengan tantangan tersebut akan terbayar dengan keindahan Curug Kanteh yang tergambar sempurna.

5. Curug Cihear, Air Terjun Dengan Karakteristik Bebatuan yang Unik

Penyuka olahraga ekstrim arung jeram di kabupaten Lebak bisa berkunjung ke Sungai Ciberang. Setelah puas bersenang-senang di sungai sempatkan pula untuk menyambangi Curug Cihear. Ini adalah spot air terjun setinggi 25 meter dimana pada terjunannya berbentuk batuan terjal yang bikin air terjunnya kelihatan keren.

Curug Cihear, via instagram
Curug Cihear, via instagram

Curug Cihear bisa traveler jumpai di Gunung Leutik, Kawasan Gunung Halimun Salak dimana lokasinya masuk dalam kawasan antara Desa Cigobang dan Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten. Jarak tempah yang harus dilalui traveler dari desa Cigobang menuju ke air terjun ini sekitar 1 jam perjalanan kaki. Tak usah khawatir bosan sebab sepanjang rute trekking traveler akan disuguhi pemandangan alam yang indah serta penampakan aneka flora dan fauna.

6. Curug Kebo, Indah Untuk Difoto

Curug Kebo mempunyai bentuk terjunan yang unik, aliran sungai sebelum jatuh ke bawah akan terpisah oleh batu sehingga membagi air menjadi dua terjunan yang bersebelahan. Traveler bisa menemukan Curug Kebo di desa Sumberwaras, kecamatan Malingping, kabupaten Lebak.

Curug Kebo, via instagram
Curug Kebo, via instagram

Ketinggian Curug Kebo hanya berkisar antara 5-7 meter saja. Keberadaan kolam di bawah curug sering digunakan traveler untuk berenang. Beberapa yang bernyali bahkan nekad melakukan cliff diving dari puncak tebing. Pun demikian melakukan lompatan ke kolam tidak direkomendasikan karena sangat berbahaya. Belum lama ini Curug Kebo juga menelan korban jiwa lantaran melompat dari tebing dan terbentur batu di dalam kolam.

7. Curug Dengdeng Menyimpan Potensi Wisata yang Besar

Satu lagi air terjun yang menampakkan nilai estetika di kabupaten Lebak yaitu Curug Dengdeng. Curug cantik ini bisa traveler jumpai di kampung Cihagaru, desa Kadujajar, kecamatan Malingping. Saat ini air terjun tersebut memang masih dibiarkan alami namun ke depan pihak pemerintah desa telah mempunyai rencana untuk mengembangkannya sebagai salah satu aset tempat wisata yang bisa mendatangkan pendapatan desa.

Curug Dengdeng, via instagram
Curug Dengdeng, via instagram

Jika kamu berkunjung pada waktu dekat,kondisi jalan menuju ke curug setinggi 25 meter ini masih cukup sulit untuk dilalui. Medannya berupa jalanan terjal yang penuh tantangan. Pepohonan rindang tumbuh di kanan-kiri rute sehingga sedikit meredam rasa panas yang berasal dari sengatan cahaya matahari. Curug Dengdeng punya debit air yang sangat deras, berada di dekatnya bisa bikin baju basah akibat hempasan dari percikan air yang jatuh.

8. Curug Cimayang, Keindahannya Tak Akan Terlupakan

Salah satu air terjun di Lebak yang keberadaannya sudah dikenal luas adalah Curug Cimayang. Pun demikian tidak menjamin akses menuju ke lokasi mudah dijangkau. Sedikit informasi dari berbagai sumber, medan menuju ke curug ini masih lumayan terjal, butuh usaha ekstra untuk mencapainya.

Curug Cimayang, via instagram
Curug Cimayang, via instagram

Curug Cimayang berada di wilayah administratif desa Cimayang, kecamatan Bojong Manik. Desa ini bisa traveler akses dari kota Tangerang yang berjarak 110 kilometer selama 4 jam. Kebanyakan pengunjung yang datang berasal dari kalangan mahasiswa pecinta alam. Rute yang menantang serta keindahan yang menunggu di cpot curug menjadikannya pilihan yang tepat sebagai lokasi outbond.

9. Curug Cipicung, Lokasi Favorit Untuk Reuni atau Gathering

Dari sekian air terjun di Lebak tersebut satu nama yang paling banyak digunakan untuk acara besar baik reuni ataupun gathering acara-acara tertentu yaitu Curug Cipicung. Curug ini memang mempunyai akses yang jauh lebih bersahabat sehingga anak kecil hingga orang dewasa bisa dengan mudah menuju ke lokasi curug.

Curug Cipicung, via instagram
Curug Cipicung, via instagram

Curug Cipicung berada di desa Sukaresmi dan tepat berada di kawasan Gunung Cipicung. Air terjun ini cukup tinggi tapi debit airnya yang tidak terlalu deras membuat terjunan air nampak seperti air yang mengalir melewati dinding batu. Di bawah air terjun ini terdapat kolam yang sering digunakan untuk bermain air. Pada akhir pekan banyak pengunjung yang datang ke curug ini.

10. Curug Cibangkit, Hidden Paradise di Lebak, Banten

Curug dalam daftar berikutnya ini benar-benar masih tersembunyi dan baru segelintir traveler saja yang pernah berkunjung ke sana. Sebagai buktinya belum ada satupun artikel yang mengulas tentang rute dan kondisi air terjun satu ini.

Curug Cibangkit, via instagram
Curug Cibangkit, via instagram

Informasi yang beredar di internet masih sangat terbatas. Mengenai lokasi, dari keterangan gambar yang didapat Travelingyuk dari salah satu akun instagram traveler menyebutkan bahwa Curug Cibangkit terletak di desa Maja, kecamatan Sobang. Dilihat dari fotonya curug ini terdiri dari beberapa tingkat dengan ketinggian berbeda dan bagian dasarnya dipenuhi bebatuan yang besar.

11. Curug Ngebul, Indahnya Tidak Ngibul

Setali tiga uang dengan Curug Cibangkit, nama Curug Ngebul di Lebak juga belum populer bahkan keberadaannya juga tak banyak yang tahu. Hanya orang-orang yang hobi bertualang dan blusukan saja yang pernah kesini.

Curug Ngebul, via instagram
Curug Ngebul, via instagram

Bagaimana akses menuju lokasi dan kondisi medan belum diketahui pasalnya tidak ada ulasan yang telah dibuat untuk tempat ini. Meskipun ada Curug Ngebul saat Googling, yang keluar adalah curug Ngebul lain yang terletak di Cianjur. Sedangkan air terjun yang satu ini kabarnya berada di kampung Kumpay, kecamatan Sajira, kabupaten Lebak, Banten. Sudah pernah berkunjung?

12. Curug Sata, Masih Jarang Dijamah Wisatawan

Kebanyakan curug atau air terjun yang ada di kabupaten Lebak memang belum dikembangkan sebagai destinasi wisata komersil. Al hasil kebanyakan air terjun tersebut masih dalam kondisi yang alami dan tak banyak sampah. Salah satunya adalah Curug Sata yang letaknya berada di Gunung Kencana.

Curug Sata, via instagram
Curug Sata, via instagram

Curug ini tidak terlalu tinggi tapi punya debit air yang sangat besar dengan air yang jernih. Udara di sekitar curug juga sangat sejuk dikombinasikan dengan alam sekitar yang alami. Yang perlu traveler ingat saat mengunjungi tempat-tempat bertema alam adalah untuk tidak meninggalkan sampah di lokasi biar kelestarian alam selalu terjaga.

13. Curug Cikeris, Sumber Mata Air Warga Sekitar

Curug Cikeris melengkapi ketiga belas air terjun cantik di kabupaten Lebak. Air terjun ini juga belum begitu dikenal, letaknya berada di kecamatan Cipanas yang bertetanggaan dengan kecamatan Sajira. Dari arah Rangkasbitung jaraknya sekitar 10 km.

Curug Cikeris, via instagram
Curug Cikeris, via instagram

Kesehariannya Curug Cikeris digunakan sebagai sumber air warga sekitar. Karena keindahannya pula curug ini layak untuk jadi tempat refreshing di akhir pekan. Apalagi lokasinya jauh dari pusat kota. Suasana damai dengan mudah didapatkan di curug yang punya debit air cukup deras ini.

Itulah ketiga belas curug cantik yang ada di kabupaten Lebak, Banten. Curug mana saja yang sudah pernah kalian kunjungi?

Tags
Air Terjun Air Terjun di Lebak
Share