Tak Cuma Masjid Raya Baiturrahman, Ini Masjid Bersejarah di Aceh

Advertisement
Advertisement

Aceh adalah satu-satunya provinsi yang menerapkan Hukum Syariat Islam di Indonesia. Jangan heran jika tradisi muslimnya begitu kuat. Provinsi yang sempat dilanda bencana tsunami ini sedang melakukan pemulihan. Beberapa telah berdiri kembali dengan megah. Seperti Masjid Baiturrahman, masjid yang tetap berdiri saat dilanda tsunami tersebur kini telah kembali indah. Bicara soal masjid, Aceh memiliki beragam masjid yang bersejarah. Berikut Travelingyuk akan menyebutkan Masjid bersejarah di Aceh.

Masjid Baiturrahim Ulee Lheue

Dibangun mulai dari abad ke-17 via instagram
Dibangun mulai dari abad ke-17 via instagram/yiyik

Masjid bersejarah ini merupakan peninggalan Sultan Aceh pada abad ke-17. Dulu, bangunan masjid ini terbuat dari kayu. Kemudian pemerintah Hindia Belanda membangun Masjid Baiturrahim Ulee Lheue dengan material permanen berarsitektur Eropa pada tahun 1922. Pada bagian dalam masjid ini juga terdapat kaligrafi ejaan Arab Jawi.

Masjid Teungku Di Anjong

Peninggalan ulama Arab via
Peninggalan ulama Arab via news.okezone.com

Masjid ini didirikan oleh Sayyid Abu Bakar bin Husin Bafaqih, seorang ulama Arab, pada abad ke-18 sekitar tahun 1769 M. Saat tsunami melanda Aceh pada tahun 2004, masjid ini lenyap tersapu ombak. Namun masyarakat membangun kembali masjid ini dengan material beton. Masjid Teungku Di Anjong terletak di desa Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja.

Masjid Tuha Indra Puri

Dibangun di atas reruntuhan candi via
Dibangun di atas reruntuhan candi via bimasislam.kemenag.go.id

Masjid yang diberi nama Masjid Indrapuri oleh Sultan Iskandar Muda sekitar tahun 1607-1636 di atas reruntuhan candi Hindu. Indrapuri sendiri merupakan nama kerajaan Hindu yang pernah ada di Aceh. Masjid beratap tumpang berasa di atas empat lapis tembok berundak yang terbuat dari batu kapur dan tanah liat.

Masjid Tuha Ulee Kareng

Dibangun dengan menggunakan material kayu via
Dibangun dengan menggunakan material kayu via steemit.com

Bentuk masjid ini menyerupai Masjid Tengku di Anjong pelanggahan dan Masjid Tuha Indrapuri. Namun bagian pekarangannya lebih kecil dibanding dengan kedua masjid tersebut. Sayyid Al Mahalli adalah seorang ulama dari Arab yang mendirikan masjid ini.

Menjelajah Aceh, tak hanya mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman atau sisa-sisa bencana tsunami. Terdapat banyak masjid yang bisa kamu kunjungi, apalagi saat bulan ramadan seperti ini. Ngomong-ngomong, apa kegiatanmu saat ramadan tiba?

Advertisement
Tags
Aceh Indonesia masjid Masjid Bersejarah Wisata
Share