Menikmati Seduhan Kopi di Mari Ngopi Jogja yang Biarkan Pelanggan Bayar ‘Suka-Suka’

Sebagai salah satu minuman favorit banyak orang, kopi memang memiliki cita rasa khas dari setiap daerahnya, tak terkecuali Jogja. Kedai-kedai kopi di kota ini banyak bertebaran dan menawarkan sensasi yang berbeda pada pelangganya, termasuk Mari Ngopi Jogja. Salah satu hal unik dari tempat ini adalah sang pemilik membiarkan pelanggannya untuk bayar secara suka-suka. Penasaran seperti apa? Kepoin bareng-bareng yuk!

Berawal dari Hobi

Berawal dari Hobi
Berawal dari Hobi via Instagram/faridnurhidayat

Berlokasi di Jl. Ngadisuryan No. 12, Patehan, Kraton, Mari Ngopi Jogja milik Akrom Setiawan telah berdiri sejak tahun 2014 silam. Akrom memiliki keinginan untuk membuat kopi racikan yang dapat mendekatkan masyarakat. Dulunya, ia merupakan seorang peramu kopi dan sang istri membantunya untuk melayani pelanggan. Lalu setelah empat bulan berjalan, ia merekrut seorang barista. Seiring dengan bertambahnya waktu, Akrom telah memiliki jumlah sebanyak 5 orang barista karena pelanggan yang datang semakin banyak.

Konsep Bayar Seikhlasnya

Konsep Bayar Seikhlasnya
Konsep Bayar Seikhlasnya via Instagram/nongkringyk

Di Mari Ngopi Jogja, Teman Traveler bisa menyantap secangkir kopi single origin dengan bayar seikhlasnya. Di bagian meja bar untuk memesan, pengunjung akan menemukan sebuah kotak yang bertuliskan “Hanya Tuhan dan kamu yang Tau”. Hal ini menjadi sebuah bentuk apresiasi terhadap kopi. Ia juga memiliki selogan “Pilih Kopimu Mbayaro Sak Ikhlasmu” (pilih kopimu dan bayar seikhlasmu).

Dengan membayar berapapun akan menumbuhkan ketertarikan bagi orang yang dulunya ragu untuk mencicipi sebuah kopi karena harganya yang mahal. Tak heran, banyak juga yang memberi tips tambahan. Tak hanya sekedar bisnis, ia pun memiliki niat untuk berbagi dengan sesama lewat kopi.

Jenis Kopi Indonesia

Jenis kopi Indonesia
Jenis kopi Indonesia via Instagram/dn_prstyo

Setiap minggunya, Mari Ngopi Jogja menyediakan menu yang berbeda-beda. Akrom menggunakan biji kopi dari hasil perkebunan para petani lokal di pulau Jawa. Dimulai dari robusta dan arabica dari Sindoro, kebun kopi dari daerah Suroloyo di Kulonprogo, Sumbing, dan lain-lain. Penggunaan biji-biji kopi lokal menjadi salah satu cara untuk mengenalkan bahwa daerah di sekitar Jogja juga berkualitas dan menciptakan rasa yang khas.

Secara tidak langsung, dengan adanya kedai-kedai seperti ini dapat membantu perekonomian para petani kopi. Paling sedikit, Akrom mampu menjual sebanyak 50 cangkir kopi single origin dalam sehari. 

Beragam Pilihan

Beragam Pilihan Menu
Beragam Pilihan Menu via Instagram/achasadis

Selain single origin yang dibuat dengan metode V60, yang menjadi sajian favorit para pengunjung adalah tubruk, matcha, latte, susu, hingga coklat. Setelah berjalan selama 4 tahun, ia pun kini memiliki pelanggan tetap namun paling banyak dikunjungi oleh mahasiswa dikarenakan harganya yang terjangkau yaitu mulai dari Rp.5.000 hingga Rp15.000. Untuk menu makanan ringan, mereka menyediakan roti bakar, kentang goreng, nachos, pisang bakar, pancake, pasta, mie instan, dan lain-lain.

Wah, Mari Ngopi Jogja memiliki konsep yang menarik, nih. Dengan sistem bayar secara suka-suka, apakah Teman Traveler tertarik untuk berkunjung ke tempat ini?

Tags
Indonesia Jogja kuliner kuliner Jogja mari ngopi
Share