Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, Asyik Untuk Rekreasi MURAH MERIAH

Alfri

Alfri

On Alam

Jarang sekali ditemukan suatu tempat wisata yang tidak hanya menawarkan hiburan namun juga memiliki misi edukasi. Tapi bukan berarti tidak ada, cobalah untuk berkunjung ke Kawasan Wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong yang terletak di Kabupaten Trenggalek. Tempat ini merupakan kawasan konservasi pohon bakau yang sekaligus dipadukan untuk kepentingan pariwisata.

Tidak sulit untuk menemukan lokasi Hutan Mangrove Pancer Cengkrong. Dari arah mana saja, traveler hanya perlu mengambil rute menuju kecamatan Watu Limo. Dari sana akan ada banyak petunjuk yang mengarahkan ke Pantai Cengkrongan dan Damas. Ikuti saja petunjuk tersebut dan tempat keren ini akan ditemukan. Lebih lengkap hutan bakau ini beralamat di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur.

Papan pemberitahuan sebelum berkeliling jembatan galau, @ardhaniaji
Papan pemberitahuan sebelum berkeliling jembatan galau, @ardhaniaji

Hutan mangrove bukan satu-satunya suguhan yang dapat dinikmati pengunjung saat berada di sana. Sebelum meniti Jembatan Galau, nama sebuah jembatan yang dibuat untuk mengelilingi hutan bakau, traveler terlebih dahulu dapat mengenal beberapa satwa yang berada di dekat area parkir kendaraan.

Di dalam kandang terdapat beberapa landak dengan ukuran yang besar. Traveler bisa melihatnya di samping kiri dari gepura masuk ke kawasan hutan bakau. Di sebelahnya juga ada musang atau luwak yang terkenal karena digunakan untuk memproduksi kopi luwak. Satwan lainnya adalah ular dan penyu yang ditaruh didalam akuarium.

Binatang Landak salah satu koleksi binatang di kawasan wisata Pancer Cengkrong, foto by Alfri
Binatang Landak salah satu koleksi binatang di kawasan wisata Pancer Cengkrong, foto by Alfri

Selain satwa yang ada di dalam kandang, ada pula yang dilepaskan secara bebas, seperti monyet dan juga burung merpati. Menariknya hewan-hewan ini cukup familiar dengan kehadiran manusia sehingga tidak takut jika berinteraksi dengan pengunjung. Setelah itu barulah traveler bisa berkeliling hutan bakau via Jembatan Galau.

Binatang Luwak juga bisa dilihat di tempat wisata ini, foto by Alfri
Binatang Luwak juga bisa dilihat di tempat wisata ini, foto by Alfri

Ekowisata Mangrove Cengkrong sebetulnya adalah kawasan konservasi pohon bakau. Di sana terdapat beberapa jenis yang dikembangbiakkan seperti pohon bakau dari spesies Xyrocarpus sp, Burguera gimnorhiza dan Ceriops Decandra. Setiap kelompok pohon bakau yang berbeda jenis diberi papan nama yang menunjukkan jenis pohon tersebut.

Berfoto di jembatan galau dengan pemandangan hutan bakau dari spesies Ceriops Decandra di kanan kiri, foto by @antontri
Berfoto di jembatan galau dengan pemandangan hutan bakau dari spesies Ceriops Decandra di kanan kiri, foto by @antontri

Area hutan bakau ini sangat luas, cukup lelah juga jika mengelilinginya sekali jalan. Untuk itu dibangunlah gazebo di sudut-sudut jembatan yang berfungsi sebagai tempat istirahat para pengunjung. Yuk mengunjungi hutan Mangrove Pancer Cengkrong, selain menyenangkan kamu juga bisa belajar mengenai jenis dan ekosistem dari hutan mangrove lho!